BACASAJA.ID – Wacana pembangunan Light Rail Train (LRT) di Kota Surabaya kembali mencuat. Nantinya moda transportasi massal ini tak hanya menjadi penghubung antar wilayah di Kota Surabaya saja. Tapi juga dengan Kabupaten Sidoarjo dan Gresik.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan gagasan pembangunan LRT telah disiapkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur. Eri menyebut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menawarkan konsep LRT yang akan menghubungkan Surabaya, Gresik dan Sidoarjo yang merupakan daerah ekonomi terbesar di Jawa Timur.
Baca juga: Pemkot Surabaya Salurkan BLT DBHCHT 2026 ke 3.850 Penerima
"Bu Gubernur pernah menjelaskan, 'Mas, ini ada LRT yang menghubungkan Surabaya-Gresik Sidoarjo,' langsung saya iyakan. Saya langsung sepakat, nggak pakai lama," cetus Eri Cahyadi dikutip Kamis (1/4/2021).
Pihaknya juga akan mempertimbangkan kondisi daerah satelit Surabaya, yakni Sidoarjo dan Gresik.Ia mencotohkan sejumlah proyek yang seharusnya terintegrasi. Seperti pembangunan Jalur Lingkar Luar Barat (JLLB) yang seharusnya terhubung dengan Gresik dan Jalur Lingkar Luar Timur (JLLT) yang seharusnya terhubung dengan Sidoarjo.
Baca juga: Piala Wali Kota R/C Adventure Offroad Sukses Sedot Animo Ratusan Peserta Dari Luar Kota
"Tapi, saat ini Gresik dan Sidoarjo belum bisa nyambung. Surabaya harus bisa mengimbangi kanan dan kiri. Surabaya harus bisa membantu daerah yang lainnya. Sinergi ke depan membangun bersama sehingga bisa tumbuh bersama," papar mantan Kepala Bappeko Surabaya itu.
Selain program Pemprov, Eri juga pernah menyebut rencana membangun LRT pada masa kampanye dulu. Ia menyebut Surabaya juga akan memiliki LRT dan MRT di jalan protokol Surabaya. "Kami buat koridor yang menyusuri park and ride. Masyarakat bisa menggunakan motor atau mobil yang menjangkau bus, dan bisa memarkir kendaraan pribadi mereka di park and ride yang disediakan," janjinya.
Baca juga: Ungkap Hasil Investigasi Insiden Margorejo, Pemkot Surabaya Evaluasi Menyeluruh Proyek Box Culvert
"Nanti juga akan kita gunakan bagaimana MRT atau LRT di jalan utama, kita akan buat koridor, inilah yang nanti ada park and ride, dari rumah ke jalan utama," sambungnya.
Sebelumnya, wacana pembangunan LRT di Surabaya pernah muncul sejak Wali Kota dijabat Tri Rismaharini. Saat itu, Eri Cahyadi yang masih menjadi Kepala Bappeko Surabaya menyebut pembangunan MRT atau LRT tersebut bukanlah proyek yang bisa dikebut dalam waktu singkat. (byta/L1)
Editor : Redaksi