Keracunan Massal Buka Puasa di Jombang, Wabup: Masih Diselidiki Polisi

bacasaja.id
Wabup Jombang Sumrambah mendatangi RSK Mojowarno untuk menjenguk korban keracunan.

BACASAJA.ID - Karyawan pabrik sepatu PT. Venezia Foot Weer keracunan saat berbuka puasa, hingga kini masih dalam penyelidikan polisi. Sebanyak 55 kayawan yang menjadi korban dirawat ke Rumah Sakit Kristen (RSK) Mojowarno, Jombang.

"Korban keracunan kebanyakan merasa pusing dan mual-mual setelah menyantap makanan berupa nasi bungkus. Demi keselamatan, pihak pabrik langsung membawa korban ke rumah sakit untuk menjalani perawatan," tutur Wabup Jombang Sumrambah dikutip Minggu (2/5/2021).

Baca juga: Giliran 256 Pelajar SMPN 1 Kabuh Jombang Keracunan MBG, Dinkes Buka Suara

Untuk diketahui, makanan untuk karyawan itu disediakan oleh pihak pabrik untuk berbuka puasa. Menurut Wabup korban sudah membaik. Ada beberapa karyawan yang dinyatakan sehat dan sudah diperbolehkan pulang. Namun juga ada yang masih dirawat.

Baca juga: Terungkap! KPRI Sejahtera Jombang Utang ke Bank Jatim Rp2,64 Miliar

"Untuk sementara pihak rumah sakit belum bisa menyimpulkan penyebabnya. Karena sample makanan masih dibawa pihak Kepolisian untuk dilakukan uji lab," ungkap Wabup

Sumrambah menambahkan ada korban yang harus diberi perawatan khusus, karena dalam keadaan hamil. "Mudah-mudahan besok semua terselesaikan, agar para korban bisa bekerja kembali seperti semula," tambahnya.

Baca juga: KPRI Sejahtera Jombang Bergolak Lagi, Anggota Pertanyakan Pembelian Tanah Rp124 Miliar Tanpa Persetujuan

Sementara itu, Kepala RSK Mojowarno Cintya Galuh Sukanti menjelaskan semua korban keracunan karyawati pabrik sepatu. "Sample makanan sudah dibawa pihak kepolisian guna mengetahui dari apa mereka keracunan, melalui hasil laboratorium kita bisa mengetahuinya," pungkas Cintya. (ftr)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru