BACASAJA.ID – Opor ayam menjadu hidangan khas saat Hari Raya Idul Fitri. Namun tahukah anda jika opor ayam ini warisan Presiden Pertama Republik Indonesia, Sukarno.
Resep opor ayam ini terdapat dalam buku: Mustika Rasa, Resep Masakan Indonesia, Warisan Sukarno. Buku ini ada atas gagasan Sukarno. Menurut Sukarno, makanan adalah persoalan penting bangsa dan negara.
Baca juga: Surat Edaran untuk Pejabat Negara, agar 'Open House' Lebaran Tidak Berlebihan
Atas gagasan Pemimpin Besar Revolusi Indonesia itu, maka dibentuklah sebuah tim yang bekerja dari tahun 1960 sampai 1966. Tim menelusuri dan mendokumentasikan resep masakan dari berbagai daerah di Indonesia.
Hasilnya 1600 lebih resep terjilid termasuk resep opor ayam. Berikut resepnya:
Bahan:
Ayam 1 ekor, kelapa 1 butir
Bumbu:
Baca juga: Pasca Lebaran, Harga Emas Dipredikni Naik Tinggi, Rupiah Melemah
Bawang merah 10 buah, awang putih 3 siung, kemiri 5 butir, ketumbar 1 ½ sendok makan, jinten ½ sendok teh, lada 1 sendok, laos 1 potong, salam 2 lembar, sereh 1 batang, gula merah ½ sendok makan, garam ½ sendok makan
Cara pembuatan:
- Ayam dibersihkan, dikeluarkan isinya, dipotong-potong
Baca juga: Mau Bukber Sambil Belanja Murah? Kunjungi Bank Jatim QRIS Ramadan Vaganza di Balai Kota Surabaya
- Kelapa diparut, dibuat santan kental dan cair
- Bumbu-bumbu dihaluskan, dimasukkan dalam santan kental, direbus sampai mendidih
-Masukkan daging ayam, dituangkan santan cair, direbus terus sampai empuk dagingnya. (*)
Editor : Redaksi