Arus Balik, Warga Surabaya Diimbau Sertakan Hasil Swab

bacasaja.id
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

BACASAJA.ID - Meksi larangan mudik telah dibuat oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, tapi masih banyak warga Surabaya yang bepergian keluar kota untuk mudik.

Saat ini, Pemkot mengimbau untuk setiap pemudik yang ingin kembali ke Kota Surabaya, membawa hasil tes swab, PCR, maupun antigen.

Baca juga: PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

"Kan aturannya sudah ketat. Setelah tanggal 17, yang mau masuk Surabaya harus membawa hasil swab, PCR, atau antigen yang berlaku satu hari," ungkap Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat mengunjungi gedung Humas Pemkot Surabaya, Senin (17/5/2021).

Eri mengungkapkan, setelah membawa hasil tes para pemudik diimbau untuk tidak langsung berinteraksi dengan warga, namun melakukan isolasi mandiri di rumah selama 4 hingga 5 hari. Setelah isolas mandiri, pemudik diharuskan untuk melakukan kembali tes swab.

Baca juga: Pemkot Surabaya Buka Cross Musea Pertiwi 2026, Suguhkan AI, Wayang, dan Perjalanan Hidup Manusia dari Lahir hingga Akhir

"Jadi setelah isolasi mandiri, mereka harus swab lagi baru bisa berinteraksi dengan masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, hal ini merupakan salah satu langkah pencegahan. Sebab, apabila pemudik tidak membawa hasil tes swab maka mereka akan diinstruksikan untuk putar balik, sampai membawa hasil swab.

Baca juga: Wisata Sambil Belajar, Cross Musea Pertiwi Siap Sapa Pengunjung di Museum Dr. Soetomo Surabaya

"Sebetulnya kan ini juga untuk menanggulangi Covid-19 di Surabaya. Karena memang pemudik memang tidak bisa dibatasi karena mereka juga banyak yang pulang pada tanggal 6 kemarin," tandas Eri. (byta)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru