BACASAJA.ID - Banjir bandang menerjang kota Batu, Kamis (4/11/2021) pukul 14.00 akibat dipicu curah hujan dengan intensitas tinggi. Total ada 5 titik lokasi yang mengalami kejadian ini, yaitu Ds. Sumber Brantas, Ds. Bulu Kerto, Ds. Tulung Rejo, Ds. Padang Rejo dan Ds.Sidomulyo.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam akun IG nya mengatakan, malam ini akan bertolak ke kota Batu untuk memantau langsung proses evakuasi termasuk memastikan situasi di kantong-kantong pegungsian.
Baca juga: WFH ASN Jatim Berlanjut, Kini Digelar Setiap Jumat
Gubernur Khofifah juga berpesan kepada seluruh masyarakat Jawa Timur, untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiap-siagaan terhadap fenomena La Nina yang di prakirakan mencapai puncaknya di penghujung tahun 2021.
Baca juga: Pemprov Jawa Timur Raih Penghargaan Bergengsi di National Governance Awards 2026
Gubernur Khofifah menambahkan, BMKG mewanti-wanti terhadap potensi bencana hidrometeorologi (banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dsb) akibat meningkatnya curah hujan yang diprediksi mencapai 20-70 persen.
"Ayo, bersihkan saluran-saluran air di lingkungan rumah masing-masing, pangkas pohon yang rawan tumbang/roboh, pastikan selokan tidak mampet, dan stop buang sampah ke suangai apapun itu jenisnya. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi Jawa Timur dari mara bahaya bencana alam," ujar Gubernur Khofifah.
Baca juga: Pemprov Jatim Mulai Bahas Pajak Baru untuk Mobil Listrik
Sementara Pusdalops Tagana Kota Batu bersama tim masih melakukan pendataan korban dan dampak yang ditimbulkan akibat kejadian tersebut. Selain itu tim gabungan BPBD dan tagana Kota Batu beserta relawan membersihkan lumpur dan melakukan pencarian korban serta menyiapkan lokasi pengungsian. (JNR/RG4)
Editor : Redaksi