BACASAJA.ID - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memastikan jika setiap kegiatan yang dilakukan jajarannya diawali dengan Yatiman dan Solawat Nabi.
"Kegiatan di Grahadi atau di tempat lain pasti kami awali dengan Yatiman dan Sholawat Nabi bahkan saat kegiatan di tengah hutan," kata gubernur dikutip Senin (15/11/2021).
Baca juga: Kabar Baik! Pemprov Jatim Bagi-bagi Bansos Rp 27 Miliar, Ini Target Gubernur Khofifah
Dikatakan gubernur, banyak manfaat yang didapat ketika kita selalu melakukan yatiman, mendekatkan diri dengan duafa, dan bersholawat nabi salah satunya lanjut gubernur adalah keberhasilan Jawa Timur dalam penanganan pandemi Covid-19, dimana seluruh daerah di Jawa Timur menjadi menjadi level 1.
"Kita semua berharap turunnya barokah dan syafaat Rosulullah saat pandemi, ini yang membedakan kita dengan daerah lain, Karena itulah kita bisa di level 1 seperti saat ini," ungkapnya.
Baca juga: Gubernur Khofifah : Rp33,2 Triliun untuk Kesejahteraan Masyarakat Jawa Timur
Selain itu, keberhasilan Jawa Timur juga tidak lepas dari doa seluruh masyarakat khususnya Muslimat NU dimama doanya terus menerus dan nyambung hingga saat ini.
"Doa yang tidak pernah putus dari kampung-kampung untuk Jawa Timur dilakukan oleh Muslimat mengiringi ikhtiar kita dalam pembangun Jawa Timur," imbuhnya.
Baca juga: Gubernur Khofifah : Pilar Sosial Ikut Turunkan Kemiskinan Ekstrem di Jatim
Dalam kesempatan tersebut gubernur menceritakan ketika Sufi Muslim Lebanon-Amerika, Syaikh Muhammad Hisham al-Kabbani berkunjung ke Indonesia, dan mengatakan bahwa sangat mudah menemukan surga karena di Indonesia mudah mengumpulkan jamaiyah untuk bersholawat dan Istiqomah dengan jumlah jamaah yang luar biasa. (JNR/RG4)
Editor : Redaksi