Sebuah Candi Ditemukan di Desa Menganto Mojowarno Jombang

bacasaja.id
Sebuah sItus Candi Pandegong ditemukan di Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang.

BACASAJA.ID - Penggalian situs peninggalan jaman kuno menemukan sebuah Candi Pandegong yang berada di Dusun Kwasen, Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa Timur

Pada penggalian yang dilakukan selama 9 hari dari tanggal 12-21 November 2021 tersebut ditemukan struktur candi dan dua patung batu oleh tim ekskavasi Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Jombang bersama BPCB Mojokerto Jawa Timur.

Baca juga: Dahulu Lahan Mati Dan Tandus Seluas 10 Hektare, Sekarang Menjadi Tempat Wisata Batas Kampung

"Pandegong ini sudah lama menjadi tempat yang dikeramatkan oleh warga sekitar dan dianggap sebuah punden. Setelah dilakukan penggalian ternyata ada sebuah bangunan kuno diperkirakan peninggalan pada masa kerajaan Mojopahit sekitar abad ke 8," ucap Kepala Desa Menganto Yunus Ardiansyah, Senin (22/11/2021).

"Saat penggalian ada dua patung ditemukan yaitu Arca yaitu Mukakala dan Nandiswara, juga struktur candi sudah terlihat," tambah Yunus.

Situs Candi Pandegong ini masih dilakukan pengkajian oleh tim Arkeolog Jawa Timur untuk menentukan situs ini dibangun. Diperkirakan abad ke 8 dilihat dari ornamen dan batu bata, mirip yang ditemukan di daerah Mojokerto dan Jombang lainnya.

Baca juga: Keseriusan Pemerintah Kembangkan Labuan Bajo Sebagai Destinasi Super Prioritas

"Setelah penggalian selesai nantinya situs Pandegong ini akan saya jadikan tempat wisata, sehingga bisa membawa manfaat bagi warga setempat dalam meningkatkan perekonomian," tutup Yunus Ardiansyah.

Anggota Tim Ikatan arkeologi Indonesia Komda Jatim Ismail Lutfi menerangkan, di Candi ditemukan Yoni dan dua arca yang mengapit pintu masuk candi.

Baca juga: 4500 Stand Sudah Beroperasi, Wakil Walikota Surabaya Armuji Dukung Kembalikan Kejayaan Pasar Turi

"Kalau sudah ada Mukakala dan Nandiswara candi tersebut dulu seluruh bangunannya bahannya utuh dari batu bata dan juga atapnya dari batu bata, tapi kita belum menemukan sisa sisa badannya," terang Ismail Lutfi.

"Dengan ditemukannya dua arca berarti candi ini mempunyai ruangan yang luas dan Yoni berada ditengah tengah ruangan itu, namun kita kehilangan benda yang ada diatas Yoni, apakah pasangannya lingga atau arca yang lain," ucap Lutfi. (Ftr/RG4)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru