Covid-19 Meningkat, Ini Skenario Sekolah Tatap Muka di Surabaya

bacasaja.id
Simulasi sekolah tatap muka di Surabaya

BACASAJA.ID - Pemerintah Kota Surabaya meminta berbagai masukan dan saran dari berbagai pihak, tentang sistem pembelajaran sekolah di masa pandemi Covid-19.

Menurut Plt Walikota Surabaya, Whisnu Sakti Buana sistem pembelajaran sekolah saat ini akan dibuat beberapa skema. Khususnya dengan sistem tatap muka (offline). Diantaranya, dikatakan Whisnu para siswa akan tetap masuk sekolah namun dibagi beberapa gelombang.

Baca juga: Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

"Nanti dijadwal, ada yang masuk pagi dan siang berdasarkan kelas yang ada," katanya, Senin (4/1/2020).

Masing-masing kelas juga akan ditata untuk tempat duduk, agar memenuhi standar protokol kesehatan. Pihak sekolah juga membagi jadwal para Guru.

Baca juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

"Kami nanti akan berkoordinasi dengan IDI (Ikatan Dokter Indonesia), tentang sistem ini. Apakah bisa diterapkan atau tidak. Kalau masih belum ya dengan sangat terpaksa diundur dulu," terangnya.

WS (Whisnu Sakti) menyatakan, Pemkot Surabaya juga memperhatikan pola belajar mengajar yang ada disekolah. "Evaluasi juga dilakukan. Selama ini apakah efektif dengan online atau tidak untuk para siswa. Tentunya jika skema ini tidak ada kendala, persetujuan Orang Tua Wali murid juga diminta," jelasnya.

Baca juga: Wali Kota Eri Cahyadi Cari Langsung Umik Terduga Pelaku Pungli PKL di Taman Bungkul Surabaya

Hingga saat ini, Dinas Pendidikan Kota Surabaya masih mempertimbangkan soal sekolah tatap muka.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Supomo menjelaskan untuk menggelar sekolah tatap muka ada beberapa parameter. Yakni, dari para Kepala Sekolah, Komite, dan Persetujuan Wali Murid dan Pemkot. (Byta)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru