Diduga Libatkan Partai Nasdem Dan Preman, Konfercab GMNI Surabaya Ricuh

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Konferensi Cabang DPC GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) Surabaya yang ke-XXII di Wisma Marinda (Markas GMNI Surabaya, red) Jl. Semolowaru, Rabu 16 November 2022 berlangsung ricuh
Konferensi Cabang DPC GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) Surabaya yang ke-XXII di Wisma Marinda (Markas GMNI Surabaya, red) Jl. Semolowaru, Rabu 16 November 2022 berlangsung ricuh

i

SURABAYA - Gelaran Konferensi Cabang DPC GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) Surabaya yang ke-XXII di Wisma Marinda (Markas GMNI Surabaya, red) Jl. Semolowaru, Rabu 16 November 2022 berlangsung ricuh.

Kericuhan di duga dipengaruhi Atmosfer panas pesta pemilu serentak yang masih akan diadakan tahun 2024 nanti. Apalagi ada dugaan indikasi adanya sponsor oleh partai politik tertentu.

Adanya rapat tahunan Gerakan mahasiswa berlambang banteng menciptakan ada dua kubu sama kuat, yakni kubu yang masih mengakui kepemimpinan ketua Ravi Havids Maheswara dan kubu yang dipimpin sekretaris jenderal Ahmad Yusril.

Kubu Ravi mencium kecurigaan bahwa agenda konferensi ke-XXII GMNI cabang Surabaya diboncengi oleh partai politik yaitu nasdem. Dengan tujuan untuk memuluskan langkah dukungan ke capres yang didukung nasdem anies baswedan.

Padahal seharusnya Organisasi mahasiswa bergerak independen dengan prinsip kebebasan berpikir. Tapi sekarang seolah tereduksi ketika suatu kepentingan partai politik masuk dalam ranah perjuangan GMNI.

“Kalau GMNI Surabaya sudah diinfiltrasi oleh partai NASDEM, jelas ini sudah keluar dari jalur perjuangan kaum marhaen. Saya sangat kecewa dengan sikap beberapa oknum yang cenderung memaksakan konferensi ini berjalan, karena sudah mengkhianati prinsip independensi kaum marhaenis dan ideologi marhaenisme itu sendiri”. Ujar Amir salah satu kader GMNI.

Kata Amir, komunikasi tentang adanya konferensi tersebut cenderung bisa dikatakan tergesa-gesa dan tidak transparan. Beberapa perwakilan komisariat merasa dikhianati atau tidak dianggap ada oleh pengurus cabang mereka sendiri.

Sejak awal, menurut beberapa peserta, panitia pelaksana cenderung tidak transparan dalam menginformasikan tentang agenda konferensi tersebut. Sehingga beberapa komisariat dari sejumlah kampus di Surabaya belum bisa mempersiapkannya secara matang.

Konferensi yang diharapkan bisa menjadi wadah suara-suara akar rumput, malah tidak diwadahi. Akibat dari situasi ini adalah lahirnya beberapa barisan sakit hati yang merasa gagasannya dimarjinalkan.

“Konferensi ini sudah tidak layak, kami merasa dipotong oleh beberapa oknum. Bahkan ketika di dalam, ketua (Ravi Hafidz Maheswara, red) sudah skorsing forum tersebut karena cacat formil.” Ujar Muhammad Iqbal, salah satu peserta kepada awak media.

Ketokan palu oleh Ketua GMNI Surabaya juga tidak diindahkan oleh panitia. Beberapa di antara mereka malah membuka forum itu lagi. Padahal, sebagaimana layaknya dalam sebuah berorganisasi, tentu ini tidak dibenarkan. “Sebuah forum yang sudah diskorsing baru dinyatakan sah apabila forum dibuka oleh pihak yang menyekorsing,” Sambung Iqbal.

Ketegangan juga bertambah dengan kehadiran beberapa orang yang diduga preman sedang asyik menenggak minuman keras di depan pintu gerbang Gedung Marinda.

“Keterlibatan para preman dalam agenda-agenda partai politik merupakan praktik yang wajar. Tetapi tidak menjadi wajar apabila preman-preman dilibatkan demi mengamankan agenda politik organisasi kemahasiwaan,” Ungkap salah satu peserta dari Universitas Airlangga yang enggan disebutkan namanya.

“Saya melihat sendiri adanya beberapa orang melingkar sembari meminum minuman keras di depan pintu gerbang Gedung Marinda. Preman yang berkedok mahasiswa itu mencegah perwakilan-perwakilan yang bukan dari kelompok yang dikehendaki untuk masuk dalam konferensi.” paparnya.

Karena situasi yang tidak kondusif tersebut, beberapa komisariat dari sejumlah kampus memutuskan hengkang dari forum konferensi. Mereka menilai, forum itu sudah tidak sah, apalagi forum itu dibuka kembali tanpa sepengetahuan Ketua GMNI Surabaya.

“Gini lo mas, forum itu kan sudah diskorsing sekitar pukul 23.30 (WIB), lalu pak ketua (Ravi Hafidz Maheswara, red) memutuskan pergi dari forum, lha kok tiba-tiba forum itu dibuka kembali oleh panitia pukul 01.30 (WIB), ini kan tidak sah? Sama saja forum itu menganggap mas Ravi itu bukan siapa-siapa.” terang Sulthoni.

Diketahui konferensi ini melahirkan kepemimpinan baru yaitu ketua Prima Dwi Zaldi dan sekretaris Irsyad Miftha, Sementara itu kubu ravi akan mengadakan konfercab sesegera mungkin. (*)

Tag :

Berita Terbaru

Semarak HUT Humas Polri ke-75, Bid Humas Polda Sulbar Salurkan Bantuan ke Rumah Tahfiz Qur’an Manakarra

Semarak HUT Humas Polri ke-75, Bid Humas Polda Sulbar Salurkan Bantuan ke Rumah Tahfiz Qur’an Manakarra

Selasa, 20 Okt 2026 13:05 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 13:05 WIB

POLDA SULBAR- Semarak peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 Humas Polri diwujudkan dalam aksi sosial yang tulus dan sederhana namun penuh makna yang digelar oleh…

Gandeng Pendamping PKH, Dinsos PPPA Kota Probolinggo Cegah Kekerasan dan Bullying Anak dalam Keluarga 

Gandeng Pendamping PKH, Dinsos PPPA Kota Probolinggo Cegah Kekerasan dan Bullying Anak dalam Keluarga 

Selasa, 20 Okt 2026 11:24 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 11:24 WIB

PROBOLINGGO — Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kota Probolinggo memperkuat edukasi keluarga untuk mencegah kekerasan t…

Anggota DPD RI: Perundungan Anak Tak Bisa Dianggap Kenakalan Biasa, Deteksi Dini Harus Diperkuat

Anggota DPD RI: Perundungan Anak Tak Bisa Dianggap Kenakalan Biasa, Deteksi Dini Harus Diperkuat

Selasa, 20 Okt 2026 11:21 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 11:21 WIB

SURABAYA – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mengajak keluarga, sekolah, dan pemerintah memperkuat upaya pencegahan perundungan terhadap anak. S…

Berikan Rasa Aman, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Turun Langsung Pengaturan Lalu Lintas Pagi

Berikan Rasa Aman, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Turun Langsung Pengaturan Lalu Lintas Pagi

Selasa, 20 Okt 2026 10:34 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 10:34 WIB

SURABAYA - Dalam upaya memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas), Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggelar…

Kapolda Sulbar Sidak SPBU di Mamuju: Penyalahgunaan BBM Subsidi Akan Ditindak, Termasuk Jika Melibatkan Polisi

Kapolda Sulbar Sidak SPBU di Mamuju: Penyalahgunaan BBM Subsidi Akan Ditindak, Termasuk Jika Melibatkan Polisi

Selasa, 20 Okt 2026 07:45 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 07:45 WIB

MAMUJU — Kapolda Sulawesi Barat turun langsung melakukan inspeksi mendadak di SPBU Pertamina di Mamuju untuk mencari akar persoalan penyaluran bahan bakar m…

Pertama Kali Mendalang, PB XIV Hidupkan Kembali Pusaka Wayang Pakubuwono IV di Karaton Surakarta

Pertama Kali Mendalang, PB XIV Hidupkan Kembali Pusaka Wayang Pakubuwono IV di Karaton Surakarta

Selasa, 20 Okt 2026 06:19 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 06:19 WIB

SOLO - Sebuah momen istimewa mewarnai pagelaran Ringgitan Anggara Kasih di Karaton Surakarta Hadiningrat, Senin malam (19/10/2026). Sri Susuhunan Pakubuwana…