Kritisi Pilpres 2024, Gerakan Mahasiswa Peduli Demokrasi Serukan Lawan Intimidasi Politik

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mahasiswa sikapi Pilpres 2024
Mahasiswa sikapi Pilpres 2024

i

SURABAYA- Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (Capres dan Cawapres) nomor 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka (Prabowo-Gibran) terus menjadi sorotan. Kali ini dari Gerakan Mahasiswa Peduli Demokrasi (GMPD) mengambil sikap terkait proses demokrasi dalam tahapan Pemilu 2024.

Mereka secara khusus menyoroti Prabowo-Gibran Suara politik mereka pun bergema di seminar bertajuk "Menyusuri Tantangan Demokrasi Indonesia" yang digelar di Guest House Universitas Brawijaya Malang.

Di seminar itu, mereka menghadirkan sejumlah tokoh. Diantaranya Prof. Maruarar Siahaan, S.H, M.H (Hakim Mahkamah Konstitusi Periode 2003-2008). Kemudian dosen Fisip Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Airlangga Pribadi. Akademisi ini juga dikenal sebagai penulis Buku Merahnya Ajaran Bung Karno.

Nara sumber lainnya adalah Dr. Demas Brian Wicaksono, S.H, M.H, pakar hukum tata negara yang juga Direktur PRESISI (Penstudi Reformasi untuk Demokrasi dan Anti-korupsi).

Dalam seminar itu, Prof. Maruarar menyambaikan demokrasi akan jauh dari keadilan apabila kondisi kebebasan berekspresi dibiarkan diberangus seperti saat ini terutama pada isu-isu krusial perihal tindakan anti-demokrasi.

Dalam seminar itu, Demas Brian memaparkan analisis hukumnya terkait dugaan penyelundupan hukum pada proses tahapan Pemilu 2024. Ia mencontohkan putusan perkara batas usia capres-cawapres yang memberi peluang putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, maju di Pilpres 2024.

"Putusan 90 Mahkamah Konstitusi yang mengalami cacat hukum pada akhirnya menjadi jalan masuk Gibran menjadi cawapres," ungkap Demas dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 9 Desember 2023.

Selain itu, Demas juga menyoroti Komisi Pemilihan Umum (KPU). Menurutnya, KPU berkali-kali melakukan pemaksaan hukum dari penerimaan pendaftaran Prabowo-Gibran sampai upaya perubahan format debat Capres-Cawapres.

"Apakah ini memang bukti nyata atas statemen presiden akan cawe-cawe dalam Pemilu," cetus demas.

Ia menegaskan bahwa cita-cita reformasi dalam penyelenggaraan negara adalah bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

"Namun kondisi hari ini sepertinya jauh dari cita-cita reformasi," tutur Demas.

Di akhir acara forum menyepakati pembentukan langkah-langkah aksi kongkrit yang diambil oleh Gerakan Mahasiswa Peduli Demokrasi (GMPD) dalam menyusuri tantangan demokrasi Indonesia.

Berikut ini pernyataan sikap dari Gerakan Mahasiswa Peduli Demokrasi (GMPD) berisi "Deklarasi Selamatkan Demokrasi"

Kami dari lintas generasi, khususnya Generasi Muda Indonesia yang pro demokrasi

Dengan ini kami menyatakan menolak praktik-praktik intimidasi, kolusi dan nepotisme dalam persoalan politik dan hukum tahapan Pemilu 2024.

Kami berkomitmen untuk menjaga integritas sistem demokrasi dan cita-cita reformasi serta melawan segala bentuk ancaman terhadap prinsip-prinsip demokrasi. (*)

Tag :

Berita Terbaru

Rangkaian Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, Ini Makna Filosofi Tari Bedhaya Ketawang

Rangkaian Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, Ini Makna Filosofi Tari Bedhaya Ketawang

Sabtu, 05 Sep 2026 17:39 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:39 WIB

SURAKARTA — Karaton Surakarta Hadiningrat melaksanakan salah satu rangkaian penting menuju Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, yakni latihan p…

Karhutla Mengintai, Kapolres Mateng Minta Warga Tak Bakar Lahan

Karhutla Mengintai, Kapolres Mateng Minta Warga Tak Bakar Lahan

Sabtu, 05 Sep 2026 17:23 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:23 WIB

MAMUJU TENGAH – Menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kapolres Mamuju Tengah (Mateng) AKBP Ari P…

Antisipasi El Nino, Kapolres Mamasa Imbau Warga Waspada Karhutla

Antisipasi El Nino, Kapolres Mamasa Imbau Warga Waspada Karhutla

Sabtu, 05 Sep 2026 16:39 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 16:39 WIB

MAMASA – Menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kapolres Mamasa AKBP Ariantony Utama Bangalino, S…

Di SMAN 2 Mamuju, Polantas Hadir Melayani dan Tanamkan Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas Sejak Dini

Di SMAN 2 Mamuju, Polantas Hadir Melayani dan Tanamkan Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas Sejak Dini

Sabtu, 05 Sep 2026 13:25 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 13:25 WIB

POLDA SULBAR  - Komitmen Polantas Polda Sulbar hadir melayani masyarakat terus dilakukan. Kali ini, perhatian tertuju pada generasi pelajar di SMAN 2 Mamuju, …

Bidik Tersangka Baru dari DPR? Korupsi Kuota Haji, KPK Telaah Dugaan Permintaan Uang Panja Komisi VIII

Bidik Tersangka Baru dari DPR? Korupsi Kuota Haji, KPK Telaah Dugaan Permintaan Uang Panja Komisi VIII

Sabtu, 05 Sep 2026 11:47 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 11:47 WIB

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan seluruh fakta dalam persidangan dugaan korupsi kuota haji tambahan 2023-2024 akan ditelaah. Salah satu…

Kejaksaan Negeri Magetan Sita Uang Rp1,1 Miliar dari 3 Tersangka Kasus Pokir DPRD

Kejaksaan Negeri Magetan Sita Uang Rp1,1 Miliar dari 3 Tersangka Kasus Pokir DPRD

Sabtu, 05 Sep 2026 11:40 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 11:40 WIB

MAGETAN- Penyidikan dugaan korupsi anggaran Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Magetan tahun anggaran 2020-2024 memasuki tahap akhir. Kejaksaan Negeri (Kejari)…