Gelar Pelatihan Creator Lab dengan Gandeng Tokopedia, Ini yang Diharapkan Pemkot Surabaya

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemkot Surabaya bersama ShopTokopedia dan Surabaya Next Leader (SNL) menggelar pelatihan untuk kreator muda Kota Surabaya
Pemkot Surabaya bersama ShopTokopedia dan Surabaya Next Leader (SNL) menggelar pelatihan untuk kreator muda Kota Surabaya

i

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama ShopTokopedia dan Surabaya Next Leader (SNL), menggelar pelatihan untuk kreator muda Kota Surabaya, di Jalan Cimanuk No.27, Selasa (9/7/2024). Pelatihan bertajuk ‘Creator Lab’ ini, bertujuan untuk mengembangkan skil kreator muda Surabaya dalam memasarkan produk UMKM.

Pelatihan kreator muda ini, dibuka secara langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Surabaya, Ikhsan. Dalam kesempatan ini, Ikhsan mengatakan, pelatihan yang digelar selama dua hari ini tidak hanya dihadiri oleh kreator muda saja. Akan tetapi, juga diikuti oleh pelaku UMKM binaan Pemkot Surabaya.

“Nah, nanti mereka bisa menjadi affiliator, kemudian nanti mereka bisa ikut memasarkan produk-produk UMKM Surabaya. Selain dilatih menjadi kreator yang handal, kami juga meminta agar mereka tidak asal dalam penyampaiannya tidak sesuai itu (produk),” kata Ikhsan.

Agar penyampaian produk tersebut UMKM tersebut sesuai, pemkot melalui Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kota Surabaya juga ikut melakukan pendampingan terhadap kreator-kreator muda tersebut. “Kita siapkan dahulu produk UMKM-nya, packagingnya, dan segala macamnya sudah bagus, baru nanti dibantu oleh teman-teman kita yang kita latih hari ini untuk kemudian bisa memasarkan produk-produk UMKM tadi,” ujar Ikhsan.

Iksan menyampaikan, pelatihan kreator muda kali ini diikuti oleh 80 orang peserta. Nantinya, setelah pelatihan ini selesai, pemkot akan melakukan evaluasi untuk dilakukan pengambangan lebih lanjut.

Mantan Inspektur Kota Surabaya itu berharap, para pelaku UMKM Surabaya nantinya dapat mempromosikan produknya secara luas melalui media sosial atau platform jual beli lainnya. Selain itu, ia juga berharap, para kreator muda yang hari dilatih bisa meningkatkan industri kreatif di Kota Surabaya.

“Dengan banyaknya penjualan, mereka juga akan mendapatkan penghasilan dari komisi dan mendapatkan penghasilan. Jadi mereka juga akan menjadi pengusaha baru yang mandiri, yang tidak bergantung mencari pekerjaan,” harapnya.

elain itu, ia menambahkan, adanya pelatihan ini akan memberikan dampak baik bagi pertumbuhan ekonomi di Kota Surabaya. “Sehingga roda perekonomiannya akan berputar, dan berdampak baik,” tambahnya.

Di samping itu, Wakil Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah, Tokopedia dan ShopTokopedia, Hilmi Adrianto mengatakan, ‘Creator Lab’ ini diluncurkan di Surabaya untuk melatih komunitas anak muda untuk menjadi affiliator ulung dan konten kreator handal. Melalui skil tersebut, nantinya para konten kreator ini dapat membantu UMKM sekaligus ekspansi pasar UMKM di Surabaya.

“Dengan begitu, maka UMKM di Kota Surabaya akan semakin lebih dikenal lagi ke depannya,” kata Hilmi.

Hilmi menjelaskan, dalam pelatihan ‘Creator Lab’ ini, para peserta akan diajarkan kiat-kiat mudah secara mendasar, menyesuaikan kreatifitas masing-masing. Tidak hanya mengajarkan caranya saja, akan tetapi Tokopedia dan TokopediaShop juga melakukan simulasi menjadi affiliator dan konten kreator yang baik.

“Nah, di kesempatan ini kita ajarkan dasar-dasarnya. Mereka akan diajarkan untuk bagaimana cara afiliasi dan personal brandingnya, membuat skrip yang benar, hingga evaluasi kontennya itu sendiri,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, Pemkot Surabaya bersama SNL dan Tokopedia membuka pelatihan ini secara umum selama dua hari ke depan. “Kita mengundang secara umum, bagi yang ingin bisa menjadi affiliator dan konten kreator itu kita fasilitasi melalui Pemkot Surabaya dan SNL,” pungkasnya. (*)

Berita Terbaru

Gempa NTT Berdampak ke Mahasiswa di Surabaya, PDI Perjuangan Turun Tangan

Gempa NTT Berdampak ke Mahasiswa di Surabaya, PDI Perjuangan Turun Tangan

Sabtu, 22 Agu 2026 20:41 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 20:41 WIB

SURABAYA – Kepedulian terhadap mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tengah menempuh pendidikan di Kota Surabaya ditunjukkan DPC PDI Perjuangan Kota S…

Geger! Tangisan Bayi dari Kamar Kos Gubeng Bongkar Kematian Tragis

Geger! Tangisan Bayi dari Kamar Kos Gubeng Bongkar Kematian Tragis

Sabtu, 22 Agu 2026 20:37 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 20:37 WIB

SURABAYA – Tangisan bayi dari sebuah kamar kos di kawasan Gubeng Kertajaya, Surabaya, pada Rabu (5/8/2026), mengungkap kasus kematian bayi yang baru d…

Sulbar Kondusif, Polda dan Jajaran Perkuat Respons Karhutla serta Pelayanan Masyarakat

Sulbar Kondusif, Polda dan Jajaran Perkuat Respons Karhutla serta Pelayanan Masyarakat

Sabtu, 22 Agu 2026 15:13 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 15:13 WIB

MAMUJU— Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Sulawesi Barat dalam sepekan terakhir secara umum aman dan kondusif. Polda Sulbar b…

Persempit Ruang Gerak Kejahatan, Tim URC Polda Sulbar Intensifkan Patroli Malam

Persempit Ruang Gerak Kejahatan, Tim URC Polda Sulbar Intensifkan Patroli Malam

Sabtu, 22 Agu 2026 13:20 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 13:20 WIB

POLDA SULBAR - Memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif serta meminimalkan potensi gangguan kriminalitas saat malam hari, Tim Unit…

Musancab PKB Surabaya, Gus Thoriq Turut Perkuat Konsolidasi

Musancab PKB Surabaya, Gus Thoriq Turut Perkuat Konsolidasi

Sabtu, 22 Agu 2026 13:13 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 13:13 WIB

SURABAYA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Surabaya menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di Kantor DPC PKB Surabaya, S…

DPRD Surabaya Soroti 109 Bozem, Sistem Pengendali Banjir Diminta Terintegrasi

DPRD Surabaya Soroti 109 Bozem, Sistem Pengendali Banjir Diminta Terintegrasi

Sabtu, 22 Agu 2026 07:10 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 07:10 WIB

SURABAYA – Sebanyak 109 bozem eksisting di Kota Surabaya dinilai menjadi modal penting dalam mengendalikan banjir. Namun, DPRD Surabaya menilai keberadaan b…