Gawat! Ancaman Perang Dunia III di Depan Mata, Negara-Negara Eropa Mulai Wajib Militer

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi perang. (Foto: Pexels/Chaikong)
Ilustrasi perang. (Foto: Pexels/Chaikong)

i

JAKARTA - Meningkatnya ancaman perang dengan Rusia membuat beberapa negara di Eropa melakukan wajib militer. Hal ini dilakukan untuk memperluas layanan wajib militer untuk memperkuat pertahanan dari ancaman PD III.

"Kami mulai menyadari kita mungkin harus menyesuaikan dengan mobilisasi perang dan memproduksi peralatan militer. Selain itu juga merekrut dan melatih personel," kata Robert Hamilton, kepala peneliti Eurasia di Foreign Policy Research Institute, seperti yang dikutip dari CNN.

Perang dunia ketiga diprediksi akan terjadi di Eropa. Risiko ini muncul setelah Presiden Rusia, Vladimir Putin terlibat dalam konflik di Ukraina.

Jenderal Wesley Clark, mantan Panglima Tertinggi Sekutu NATO di Eropa, mengatakan Putin mengejar tujuannya untuk menciptakan kembali kekaisaran Soviet. Dan, ini adalah peringatan yang sangat mendesak kepada NATO.

"Kami harus membangun kembali pertahanan. Salah satunya adalah dengan wajib militer,” ujarnya.

Sejumlah negara di kawasan Eropa melakukan kembali wajib militer, seperti Skandinavia dan Baltik dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini sebagian besar disebabkan karena ancaman dari Rusia.

Latvia kembali melakukan wajib militer pada 1 Januari tahun ini. Warga pria akan dipanggil saat berusia 18 tahun untuk melakukan wajib militer selama 12 bulan.

Pada April, Norwegia memperkenalkan rencana jangka panjang menggandakan anggaran pertahanannya. Mereka menambah lebih dari 20.000 tentara wajib militer, pegawai, dan cadangan ke angkatan bersenjatanya.

Menteri Pertahanan Jerman, Boris Pistorius telah mengajukan proposal pada bulan Juni lalu untuk layanan militer sukarela yang baru. Ia berkata bahwa sudah seharusnya mempersiapkan perang pada tahun 2029 nanti.

Lithuania memberlakukan wajib militer sejak 2015. Setiap tahun akan ada 3.55 hingga 4.000 warga berusia 18 hingga 26 tahun yang direkrut untuk melakukan wajib militer selama sembilan bulan.

Sean Monaghan, peneliti tamu di Program EropaRusia, dan Eurasia di Center for Strategic and International Studies, mengatakan NATO berusaha memenuhi targetnya memiliki 300 ribu personel siap aktif. Dibutuhkan setengah juta orang lagi yang tersedia dalam waktu enam bulan.

"Walaupun NATO menyatakan mereka sudah memenuhi tujuan itu, Uni Eropa mengatakan anggotanya akan kesulitan. NATO mengandalkan pasukan Amerika Serikat untuk mencapai targetnya," ujarnya. (RRI.co.id)

Tag :

Berita Terbaru

Dukung Digitalisasi Pasar Keputran, BRI Regional Office Surabaya Hadirkan Fasilitas WiFi untuk Permudah Transaksi QRIS

Dukung Digitalisasi Pasar Keputran, BRI Regional Office Surabaya Hadirkan Fasilitas WiFi untuk Permudah Transaksi QRIS

Sabtu, 10 Okt 2026 21:14 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 21:14 WIB

SURABAYA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Regional Office Surabaya terus memperkuat komitmennya dalam mendukung transformasi digital sektor …

Kasus Anak Dibawa Pergi di Mamuju Tengah Sudah Ditangani, Kabid Humas: Proses Hukum Terus Berjalan

Kasus Anak Dibawa Pergi di Mamuju Tengah Sudah Ditangani, Kabid Humas: Proses Hukum Terus Berjalan

Sabtu, 10 Okt 2026 17:57 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 17:57 WIB

MAMUJU — Polda Sulawesi Barat memastikan kasus dugaan membawa pergi seorang anak perempuan di bawah umur dari Kabupaten Mamuju Tengah, yang menjadi perhatian m…

Reses Lutfiyah di Surabaya Utara: Warga Pertanyakan Paving dan Saluran Mangkrak

Reses Lutfiyah di Surabaya Utara: Warga Pertanyakan Paving dan Saluran Mangkrak

Sabtu, 10 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYA – Persoalan infrastruktur lingkungan, keterbatasan fasilitas pendidikan dan kesehatan, hingga bantuan bagi warga kurang mampu menjadi aspirasi yang m…

Pemkot Surabaya Segel 64 Unit Rusunawa Tanah Merah, Ini Alasannya

Pemkot Surabaya Segel 64 Unit Rusunawa Tanah Merah, Ini Alasannya

Sabtu, 10 Okt 2026 16:14 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 16:14 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyegel 64 unit Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Tanah Merah II Blok A, Rabu (7/10/2026). Penertiban ini…

Polisi Tahan Tersangka Kasus Anak Dibawa Pergi di Mateng, Korban Mendapat Pendampingan Psikologis

Polisi Tahan Tersangka Kasus Anak Dibawa Pergi di Mateng, Korban Mendapat Pendampingan Psikologis

Sabtu, 10 Okt 2026 16:08 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 16:08 WIB

MAMUJU TENGAH — Kepolisian terus menindaklanjuti kasus seorang anak perempuan yang diduga dibawa pergi oleh seorang pria berinisial S dari Kabupaten Mamuju T…

Korban Arisan Meow Resmi Lapor Polda Jatim, Pertanyakan Dugaan Transfer Dana ke Perusahaan Spa

Korban Arisan Meow Resmi Lapor Polda Jatim, Pertanyakan Dugaan Transfer Dana ke Perusahaan Spa

Sabtu, 10 Okt 2026 12:11 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 12:11 WIB

SURABAYA, – Polemik arisan Meow yang menyeret nama MCL kembali memanas. Setelah sempat menjadi perhatian publik, delapan korban akhirnya menempuh jalur hukum d…