Bikin Bangga! Kabupaten Trenggalek Kembali Raih Penghargaan Proklim 2024

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin (dua dari kanan)
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin (dua dari kanan)

i

JAKARTA – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin meraih penghargaan ProKlim dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Penghargaan diberikan atas kontribusinya dalam melaksanakan Program Kampung Iklim (Proklim) 2024.

Penghargaan diserahkan oleh Menteri LHK RI Siti Nurbaya pada Festival LIKE 2 di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (9/8/2024). Pada kesempatan ini, diserahkan juga penghargaan Proklim Kategori Utama kepada Dusun Bandung, Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari.

“Terima kasih kita dipercaya sebagai salah satu Pembina Proklim di Indonesia dan sebenarnya saya lebih terima kasih ke pemerintah desa dan juga komunitas,” tutur Arifin dalam keterangannya dikutip Senin (12/8/2024) dari laman resmi PDIP Jatim.

Bupati yang akrab disapa Gus Ipin menceritakan salah satu inovasi yang digagas para petani di daerahnya, yaitu lahan padi hemat air. Metodenya, komunitas petani tersebut menggali tanah dengan kedalaman sekitar 50 cm lalu diberi lapisan semi-permeable, kemudian ditimbun lagi dengan tanah.

Cara ini membuat air dapat bertahan lama di lapisan tanah sehingga padi terhindar dari kekeringan“ Dan itu yang dulu lahan kering, nggak bisa ditanam padi sama sekali, sekarang bisa panen sampai empat kali semusim,” kata bupati muda kelahiran 1990 itu.

Selain itu, ada pula pemerintah desa yang membuat peraturan desa atau perdes yang mengatur tentang kawasan konservasi. “Jadi, inovasi mereka cukup luar biasa,” imbuh politisi PDI Perjuangan tersebut.

Terobosan warga desa itu, menurut Gus Ipin, dapat menjawab pernyataan Menteri LHK Siti Nurbaya yang menyebutkan bahwa krisis iklim yang dihadapi seluruh dunia membawa ancaman krisis pangan.

Sebab, kemampuan tanah untuk menyimpan air itu sekarang semakin turun. Petani jadi kesulitan memprediksi musim tanam maupun musim kering.

“Nah, ini artinya komunitas sekarang sudah mulai semangat, sudah tahu bahwa sekarang musim tanam nggak bisa diprediksi. Cuaca hujan ekstrim, atau sebaliknya kekeringan parah,” tutur Gus Ipin.

Berbagai inovasi itu, memang menjadi perhatiannya sejak memimpin Trenggalek pada 2019. Ia telah menetapkan, salah satu indikator kinerja utama adalah indeks Kota Hijau.

Salah satu program yang ia gagas adalah Adipura Desa, dan sekarang berlanjut ke Adipura di tingkat RT. Adipura Desa merupakan salah satu upaya skema fiskal ke desa dari Pemkab Trenggalek.

“Desa yang mendapatkan juara karena mau melestarikan lingkungan hidupnya, menjaga air, kualitas udara, dan lainnya diberi hadiah hingga Rp 400 juta. Ada pula yang dapat 300 juta, dan Rp 200 juta,” ujarnya.

Berkat program tersebut, sekarang warga semakin giat bergotong-royong membersihkan lingkungan. “Nah, itu kan sebenarnya menghemat anggaran pemerintah. Dengan gotong-royong, kita mendapatkan impact yang lebih besar untuk iklim, tetapi, dengan minim anggaran,” ucapnya.

Kabupaten Trenggalek pada 2023 juga meraih penghargaan yang sama, sebagai Pembina Proklim. Bahkan tahun lalu juga meraih penghargaan untuk kategori ProKlim Utama yang diraih Desa Gading Kecamatan Tugu, serta Proklim Lestari untuk Desa Wonocoyo Kecamatan Panggul. (pdi)

Berita Terbaru

Cegah 3C dan Balap Liar, URC Polda Sulbar Patroli Malam di Mamuju

Cegah 3C dan Balap Liar, URC Polda Sulbar Patroli Malam di Mamuju

Kamis, 03 Sep 2026 12:32 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 12:32 WIB

MAMUJU – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Barat. Tim …

Kapolda Sulbar Lepas Kombes Pol Agus Budi Supriyanto: Jabatan Adalah Amanah Pengabdian

Kapolda Sulbar Lepas Kombes Pol Agus Budi Supriyanto: Jabatan Adalah Amanah Pengabdian

Kamis, 03 Sep 2026 08:52 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 08:52 WIB

POLDA SULBAR- Masa pengabdian Kombes Pol Agus Budi Supriyanto, selaku Direktur Pengamanan Obyek Vital (DirPamobvit) Polda Sulawesi Barat resmi berakhir…

PT Java Fortis vs Nany Widjaja: Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian dan Kerugian Rp83 Miliar

PT Java Fortis vs Nany Widjaja: Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian dan Kerugian Rp83 Miliar

Kamis, 03 Sep 2026 07:01 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 07:01 WIB

SURABAYA — Besarnya nilai kerugian perusahaan belum serta-merta dapat menjadi dasar untuk menyatakan seorang direksi melakukan kesalahan atau kelalaian dalam m…

Buka Akses U-Turn Lebih Aman di Wonokromo, Pemkot Surabaya Relokasi 43 Pedagang Pasar Tumpah

Buka Akses U-Turn Lebih Aman di Wonokromo, Pemkot Surabaya Relokasi 43 Pedagang Pasar Tumpah

Rabu, 02 Sep 2026 20:52 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:52 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Kecamatan Wonokromo merelokasi 43 pedagang pasar tumpah yang selama ini menempati badan jalan dan saluran…

Jaga Keselamatan Berlalu Lintas, Polantas Polda Sulbar Terus Hadir Saat Padatnya Arus Pulang Kerja

Jaga Keselamatan Berlalu Lintas, Polantas Polda Sulbar Terus Hadir Saat Padatnya Arus Pulang Kerja

Rabu, 02 Sep 2026 18:50 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 18:50 WIB

POLDA SULBAR- Keselamatan dan ketertiban di jalan raya terus menjadi prioritas utama Polantas Polda Sulbar, melalui pengaturan lalu lintas pada jam-jam padat…

Peziarah Ampel Resah Diganggu Anjal, Wali Kota Eri Perintahkan Satpol PP Perketat Pengawasan

Peziarah Ampel Resah Diganggu Anjal, Wali Kota Eri Perintahkan Satpol PP Perketat Pengawasan

Rabu, 02 Sep 2026 15:34 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:34 WIB

SURABAYA- Sejumlah peziarah di kawasan wisata religi Makam Sunan Ampel, Kota Surabaya, mengeluhkan gangguan anak jalanan (anjal) dan pengemis yang meminta…