Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
William Wirakusuma
William Wirakusuma

i

SURABAYA– Persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 menjadi perhatian serius Komisi D DPRD Surabaya. Dalam rapat bersama Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, sejumlah aspek teknis hingga pemerataan akses pendidikan dibahas untuk memastikan proses penerimaan siswa baru berjalan lancar dan adil bagi seluruh warga.

Anggota Komisi D DPRD Surabaya dari Fraksi PSI, William Wirakusuma, meminta masyarakat tidak perlu khawatir terkait ketersediaan kursi di sekolah negeri. Menurutnya, berdasarkan pemaparan Dinas Pendidikan, kuota yang disiapkan telah diperhitungkan untuk mengakomodasi kebutuhan lulusan sekolah dasar yang akan melanjutkan ke jenjang SMP.

"Kami ingin memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa kuota yang tersedia cukup. Warga tidak perlu khawatir karena pemerintah telah melakukan perencanaan daya tampung sekolah," kata William usai rapat bersama Dispendik.

Selain memastikan daya tampung, William juga menyoroti pentingnya mengubah pola pikir masyarakat yang masih menganggap ada sekolah favorit dan nonfavorit. Ia menilai seluruh sekolah negeri di Surabaya memiliki standar kualitas pendidikan yang terus ditingkatkan oleh pemerintah kota.

Karena itu, ia mendorong orang tua dan calon peserta didik untuk memilih sekolah yang lokasinya paling dekat dengan tempat tinggal guna memudahkan aktivitas belajar sekaligus mendukung kebijakan pemerataan pendidikan.

"Sudah saatnya stigma sekolah favorit dihilangkan. Kualitas sekolah negeri di Surabaya pada dasarnya sama dan terus ditingkatkan. Pilihlah sekolah yang terdekat dengan rumah," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, William juga mengingatkan masyarakat agar tidak tergesa-gesa saat melakukan pendaftaran secara daring. Ia meminta orang tua memastikan titik koordinat atau lokasi rumah telah terdeteksi dengan benar oleh sistem sebelum menyelesaikan proses pendaftaran.

Menurutnya, ketelitian dalam tahap awal akan menghindarkan calon peserta didik dari persoalan administrasi yang berpotensi memengaruhi proses seleksi.

"Jangan terburu-buru menekan tombol pendaftaran. Pastikan dulu titik rumah sudah terdeteksi dengan tepat sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari," ujarnya.

Politisi PSI itu menambahkan, Dinas Pendidikan telah menyiapkan layanan bantuan bagi masyarakat yang mengalami kendala selama proses pendaftaran. Karena itu, warga diminta tidak ragu mendatangi kantor Dispendik Surabaya untuk berkonsultasi langsung dengan petugas helpdesk.

"Kalau masih bingung terkait mekanisme maupun tahapan pendaftaran, datang saja ke helpdesk Dinas Pendidikan. Manfaatkan fasilitas yang sudah disediakan agar proses pendaftaran berjalan lancar," pungkas William.

Rapat Komisi D bersama Dispendik Surabaya tersebut menjadi bagian dari pengawasan DPRD terhadap pelaksanaan SPMB 2026, terutama untuk memastikan seluruh anak usia sekolah mendapatkan akses pendidikan yang merata tanpa terkendala persoalan kuota maupun teknis pendaftaran. (dim)

Berita Terbaru

Siap Mengawal Aspirasi dan Tangani Karhutla, Kapolda Sulbar Cek Langsung Kesiapan Personel dan Sarpras

Siap Mengawal Aspirasi dan Tangani Karhutla, Kapolda Sulbar Cek Langsung Kesiapan Personel dan Sarpras

Senin, 19 Okt 2026 20:57 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:57 WIB

POLDA SULBAR- Kesiapan melindungi masyarakat dimulai dari personel yang terlatih dan peralatan yang siap digunakan. Semangat tersebut mendasari pengecekan…

Hadir Saat Warga Membutuhkan, Kapolda Sulbar Pastikan Kesiapan Pelayanan di Polresta Mamuju

Hadir Saat Warga Membutuhkan, Kapolda Sulbar Pastikan Kesiapan Pelayanan di Polresta Mamuju

Senin, 19 Okt 2026 20:55 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:55 WIB

MAMUJU – Setiap warga yang datang ke kantor polisi membawa harapan untuk didengar, dibantu, dan mendapatkan perlindungan. Harapan itulah yang menjadi semangat k…

Kapolda Sulbar dan Jajaran Pejabat Utama Turun Langsung Atur Lalu Lintas dan Sapa Masyarakat

Kapolda Sulbar dan Jajaran Pejabat Utama Turun Langsung Atur Lalu Lintas dan Sapa Masyarakat

Senin, 19 Okt 2026 15:02 WIB

Senin, 19 Okt 2026 15:02 WIB

POLDA SULBAR- Ada yang berbeda dari keramaian lalu lintas pagi di Kota Mamuju, Senin (19/10/26). Jika biasanya di setiap persimpangan jalan hanya terlihat…

Dispendik Surabaya Imbau SD-SMP Manfaatkan Destinasi Lokal untuk Outing Class

Dispendik Surabaya Imbau SD-SMP Manfaatkan Destinasi Lokal untuk Outing Class

Senin, 19 Okt 2026 14:58 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:58 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengimbau sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) mengoptimalkan destinasi wisata edukasi dan ruang…

KPK: Pejabat BNPB Diduga Terima Suap Rp2,38 Miliar dan Emas 325 Gram

KPK: Pejabat BNPB Diduga Terima Suap Rp2,38 Miliar dan Emas 325 Gram

Senin, 19 Okt 2026 14:55 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:55 WIB

JAKARTA- KPK mengungkap dugaan penerimaan suap oleh pejabat BNPB terkait pengadaan yang menggunakan DSP kebencanaan. Suap tersebut diduga diterima dalam bentuk …

Hari Santri 2026, PKB Kota Surabaya Ajak Santri dan Santriwati Jaga Tradisi Pesantren dan Keutuhan Negeri

Hari Santri 2026, PKB Kota Surabaya Ajak Santri dan Santriwati Jaga Tradisi Pesantren dan Keutuhan Negeri

Senin, 19 Okt 2026 14:04 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:04 WIB

SURABAYA – Menjelang peringatan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2026, Ketua DPC PKB Kota Surabaya Muhammad Faridz Afif atau Gus Afif mengajak seluruh s…