BI Sebut Utang Luar Negeri Indonesia Capai Rp6.374 Triliun, Dipakai Apa?

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Utang Luar Negeri Indonesia Capai Rp6.374 Triliun
Utang Luar Negeri Indonesia Capai Rp6.374 Triliun

i

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) melaporkan utang luar negeri Indonesia pada triwulan II 2024 mencapai USD408,6 miliar. Ini setara dengan Rp6.374,16 triliun jika dihitung dengan kurs Rp15.600 per dolar Amerika Serikat (AS).

BI juga menyebutkan posisi utang luar negeri tersebut tumbuh 2,7 persen per tahun (year-on-year/yoy). Lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan 0,2 persen (year-on-year/yoy) pada triwulan I 2024.

“Peningkatan pertumbuhan itu bersumber dari utang luar negeri sektor publik maupun swasta,” kata Asisten Gubernur Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono dilansir RRI, Jumat (16/8/2024).  

Posisi utang luar negeri pemerintah pada triwulan II 2024 tercatat sebesar USD191,0 miliar (Rp2.979,60 triliun). Ini berarti mencatat kontraksi pertumbuhan 0,8 persen per tahun berlanjut dari kontraksi triwulan sebelumnya sebesar 0,9 persen (yoy).

Menurut Erwin, perkembangan tersebut dipengaruhi penyesuaian penempatan dana investor nonresiden pada Surat Berharga Negara (SBN) domestik. Hal itu disebabkan masih tingginya ketidakpastian pasar keuangan global.

Meski begitu, pemerintah tetap berkomitmen memenuhi kewajiban pembayaran pokok dan bunga utang secara tepat waktu. Pengelolaan utang luar negeri dilakukan secara pruden, terukur, oportunistik dan fleksibel untuk mendapatkan pembiayaan paling efisien dan optimal.

Pemanfaatan utang luar negeri terus diarahkan untuk mendukung pembiayaan sektor produktif serta belanja prioritas. “Posisi utang luar negeri pemerintah tetap terkendali karena 99,99 persen bertenor jangka panjang,” ujar Erwin.

Sementara itu, utang luar negeri swasta pada triwulan II 2024 mencapai USD196,5 miliar (Rp3.065,40 triliun). Posisi tersebut tumbuh 0,3 persen (yoy) setelah mengalami kontraksi pertumbuhan 1,2 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya.

“Perkembangan tersebut didorong utang perusahaan non-lembaga keuangan yang tumbuh 0,6 persen per tahun,” ujarnya. Utang swasta terbesar berasal dari industri pengolahan, jasa keuangan dan asuransi, pengadaan listrik dan gas, serta pertambangan dan penggalian.

Erwin menegaskan struktur utang luar negeri Indonesia tetap sehat, didukung penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya. Ini tercermin dari rasionya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 29,9 persen.

Selain itu juga didominasi utang luar negeri yang bersifat jangka panjang dengan pangsa mencapai 85,7 persen dari keseluruhan. “Intinya, BI dan Pemerintah akan terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan utang luar negeri,” katanya.

Peran utang luar negeri juga terus dioptimalkan untuk menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan. “Upaya tersebut dilakukan dengan tetap meminimalkan risiko yang dapat mempengaruhi stabilitas perekonomian,” ujar Erwin. (*)

Berita Terbaru

Jamin Perjalanan Aman dan Selamat, Satgas Operasi Patuh Marano 2026 Cek Menyeluruh Kendaraan dan Kesehatan Supir

Jamin Perjalanan Aman dan Selamat, Satgas Operasi Patuh Marano 2026 Cek Menyeluruh Kendaraan dan Kesehatan Supir

Sabtu, 31 Okt 2026 21:05 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 21:05 WIB

POLDA SULBAR - Memastikan setiap penumpang berangkat dengan aman dan pulang dengan selamat, Polda Sulbar bersama Dinas Perhubungan dan Jasa Raharja…

Deni Wicaksono Desak Keberpihakan Anggaran Riset Jatim, Perda Ditargetkan Rampung 2026

Deni Wicaksono Desak Keberpihakan Anggaran Riset Jatim, Perda Ditargetkan Rampung 2026

Sabtu, 31 Okt 2026 20:35 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 20:35 WIB

SURABAYA – Pengembangan riset dan inovasi di Jawa Timur dinilai belum mendapat perhatian maksimal dari pemerintah provinsi. Minimnya dukungan anggaran menjadi s…

Stay.vie Dinoyo Prime Hadirkan Konsep Pernikahan Praktis, Tiga Venue dan Paket Lengkap dalam Satu Lokasi

Stay.vie Dinoyo Prime Hadirkan Konsep Pernikahan Praktis, Tiga Venue dan Paket Lengkap dalam Satu Lokasi

Sabtu, 31 Okt 2026 15:33 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 15:33 WIB

SURABAYA, BacaSaja.id – Mempersiapkan pernikahan bukan perkara sederhana. Selain menentukan konsep acara, calon pengantin juga harus mengatur berbagai k…

Resmob Polda Sulbar Sisir Tiga TKP Curanmor di Mamuju, Penyelidikan Ditingkatkan

Resmob Polda Sulbar Sisir Tiga TKP Curanmor di Mamuju, Penyelidikan Ditingkatkan

Sabtu, 31 Okt 2026 15:10 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 15:10 WIB

MAMUJU – Tim Opsnal Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Barat bergerak melakukan penyelidikan kasus pencurian kendaraan bermotor (…

Subuh Keliling, Polda Sulbar Merawat Kedekatan dengan Rakyat

Subuh Keliling, Polda Sulbar Merawat Kedekatan dengan Rakyat

Sabtu, 31 Okt 2026 10:31 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 10:31 WIB

POLDA SULBAR - Kapolda Sulbar, Irjen Pol Totok Suharyanto, kembali melaksanakan kegiatan Subuh Keliling (Suling), didampingi para Pejabat Utama dan personel…

Polda Sulbar Perkuat Kepercayaan Publik, Penegakan Hukum dan Pelayanan Humanis Berjalan Beriringan

Polda Sulbar Perkuat Kepercayaan Publik, Penegakan Hukum dan Pelayanan Humanis Berjalan Beriringan

Sabtu, 31 Okt 2026 08:34 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 08:34 WIB

POLDA SULBAR– Kinerja Polda Sulawesi Barat beserta jajaran dalam sepekan terakhir menunjukkan upaya penguatan pelaksanaan tugas kepolisian melalui penegakan h…

Operasi Patuh Marano 2026, Ditlantas Polda Sulbar Terobos Pelosok Desa dengan Program Pelayanan SIM

Operasi Patuh Marano 2026, Ditlantas Polda Sulbar Terobos Pelosok Desa dengan Program Pelayanan SIM

Sabtu, 31 Okt 2026 08:26 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 08:26 WIB

POLDA SULBAR– Terobosan humanis dilakukan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Barat dalam gelaran Operasi Patuh Marano 2026. Demi menjangkau m…

KPK Tetapkan Dedi Congor sebagai Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

KPK Tetapkan Dedi Congor sebagai Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Jumat, 30 Okt 2026 20:57 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 20:57 WIB

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Ahmad Dedi alias Dedi Congor, pegawai DJBC, sebagai tersangka baru. Ia ditetapkan dalam pengembangan …

Roadshow Film Piye To Kih? Sampai di Nganjuk, Bersatunya Tawa dan Kesedihan

Roadshow Film Piye To Kih? Sampai di Nganjuk, Bersatunya Tawa dan Kesedihan

Jumat, 30 Okt 2026 19:00 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 19:00 WIB

Sutradara hingga para pemeran film Piye To Kih menyapa penonton di Nganjuk.…

Tertibkan 35 PKL Embong Blimbing, Pemkot Surabaya Siapkan Relokasi agar Pedagang Tetap Berjualan

Tertibkan 35 PKL Embong Blimbing, Pemkot Surabaya Siapkan Relokasi agar Pedagang Tetap Berjualan

Jumat, 30 Okt 2026 14:22 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 14:22 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menertibkan 35 bangunan pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Embong Blimbing, Kelurahan Embong Kaliasin, Kecamatan…