Bawa Jargon Resik-resik Jatim, Risma: Banyak Orang Tua di Jatim Tidak Bisa Bayar Sekolah

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tri Rismaharini saat disambut warga Surabaya
Tri Rismaharini saat disambut warga Surabaya

i

SURABAYA – PDI Perjuangan menjatuhkan pilihannya pada Tri Rismaharini-Gus Hans sebagai cagub dan cawagub penantang Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024.

Tri Rismaharini mengaku siap menjalankan amanah. Meski sempat tak yakin, Risma, sapaan akrabnya, akhirnya setuju karena banyak hak warga Jatim yang harus diperjuangkan.

“Bahkan sampai tadi malam itu, saya belum yakin karena saya yakin ini berat. Perkara nasib 41 juta warga Jatim akan melimpah ke saya,” ucap Risma dilansir dari laman resmi PDIP Jatim, Jumat 30 Agustus 2024.

Risma pun bercerita, ketika dirinya menjadi menteri sosial, ternyata ditemukan banyak persoalan-persoalan gunung es di Jawa Timur. Mulai dari pendidikan, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal, hingga masalah kesehatan yang angkanya cukup tinggi.

Hal tersebut juga diperparah dengan banyaknya laporan terkait sulitnya akses pendidikan ke kalangan bawah yang langsung menggerakkan hatinya untuk maju menjadi calon gubernur (cagub).

“Saya sampai sekarang di mensos itu banyak ortu kirim surat, di Jatim tidak bisa bayar sekolah. Infrastruktur beberapa wilayah banjir. Di Gresik begitu banjir, semua habis, lalu masalah kesejahteraan,” sebutnya.

Untuk itu, dengan jargon “Resik Jatim”, Mak e Arek Suroboyo itu akan maju bersama Gus Hans, membawa kebijakan yang pro rakyat dan membersihkan segala persoalan yang menyengsarakan warga Jawa Timur.

“Jadi, berat saya katakan, memang berat, tapi saya kalau diberikan amanah akan saya kerjakan karena harus saya pertanggungjawabkan di kehidupan berikutnya,” ungkapnya.

“Saat saya jadi wali kota, saya jungkir balik kerja. Itu karena saya tahu saat disumpah ada Al-Quran. Nanti, saya bukan hanya bertanggungjawab pada penduduk Jatim, tapi juga ke Allah,” pungkasnya. (*)

Berita Terbaru

Jelang Bertahta, SISKS Pakoe Boewono XIV Jalani Ruwatan, Gusti Moeng Ungkap Maknanya

Jelang Bertahta, SISKS Pakoe Boewono XIV Jalani Ruwatan, Gusti Moeng Ungkap Maknanya

Jumat, 04 Sep 2026 20:52 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 20:52 WIB

SURAKARTA— Rangkaian upacara bertahtanya Sahandhap Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kangjeng Susuhunan (SISKS) Pakoe Boewono XIV di Keraton Surakarta Hadiningrat …

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

SURABAYA – Pimpinan Daerah Angkatan Muda Partai Golkar (PD AMPG) Jawa Timur kembali membuat gebrakan dengan menggelar Pendidikan dan Pelatihan Daerah (…

Anggota DPRD Surabaya : Sistem Boleh Modern, Tapi Jangan Bikin Warga Makin Ribet

Anggota DPRD Surabaya : Sistem Boleh Modern, Tapi Jangan Bikin Warga Makin Ribet

Jumat, 04 Sep 2026 18:03 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:03 WIB

SURABAYA – Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 harus menjadi momentum yang benar-benar dirasakan masyarakat Kota Surabaya. Bukan sekadar seremoni, tetapi m…

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

BACASAJA.ID — Kemarau panjang hingga krisis air bersih yang dialami masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akhirnya mendapatkan b…

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

POLDA SULBAR- Komitmen untuk senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan oleh Subdit Regident Ditlantas Polda Sulbar. Lewat…

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

SURABAYA- DPRD Surabaya mendorong Pemerintah Kota Surabaya tidak menjadikan klasifikasi desil sebagai satu-satunya batas dalam menentukan warga yang berhak…