Digelar Satu Bulan Penuh, Catat Tanggal dan Rangkaian Kegiatan Surabaya Heroic Days 2024

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar berbagai kegiatan dalam menyambut Hari Pahlawan, pada November 2024 mendatang. Rangkaian acara tersebut dikemas dalam tajuk Surabaya Heroic Days 2024. Nantinya, pemkot akan menghadirkan pemeran, pertunjukan seni, video mapping, Parade Surabaya Juang, hingga Cross Musea yang menampilkan koleksi dari berbagai museum di Indonesia.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Hidayat Syah mengatakan, Surabaya Heroic Days 2024 dimulai pada 1-24 November 2024. Karenanya, dalam merayakan dan memperingati Hari Pahlawan, lokasi yang dipilih pun merupakan kawasan bersejarah di Kota Surabaya.

Surabaya Heroic Days 2024 akan dibuka dengan gelaran Visual Exhibition Surabaya Heroes Virtue 2.0, di Basement Alun-Alun Surabaya. Pameran ini akan berlangsung pada 1-15 November 2024, dengan menghadirkan visual Perang 10 November Surabaya.

“Pemeran ini menampilkan visual arena pertempuran, arsip, artefak, dan diskusi berseri. Pameran ini memberikan ruang pada figur-figur pejuang yang berperan penting dalam peristiwa 10 November 2024,” kata Hidayat, Selasa (29/10/2024).

Selanjutnya, Pemkot Surabaya akan menampilkan Herock Mob di Alun-Alun Surabaya, dan Video Mapping di Balai Kota Surabaya. Keduanya akan digelar pada 2 November 2024. Herock Mob akan menampilkan kesenian musik yang menghadirkan 100 musisi rock dengan membawakan lagu-lagu kepahlawanan.

“Musisi rock juga akan berkolaborasi dengan atraksi teatrikal, serta musikalisasi puisi. Sedangkan, pertunjukan Virtual Video Mapping akan menampilkan sejarah Kota Surabaya dari era VOC hingga Kemerdekaan Indonesia,” ujar dia.

Selanjutnya, Pemkot Surabaya menggelar Tjangkroekan Djoeang di Halaman Tugu Pahlawan. Kegiatan ini digelar pada 2-3 November 2024, mulai pukul 15.00-21.00 WIB. Tjangkroekan Djoengan merupakan bazar yang melibatkan UMKM Surabaya dengan tema Soerabaia Tempoe Doeloe.

“Susana kegiatan Tjangkroekan Djoengan akan diiringi lagu-lagu keroncong dari musisi Kota Surabaya, serta akan ada pemutaran film sejarah Kota Surabaya,” terangnya.

Tak kalah menarik, Parade Surabaya Juang yang merupakan event utama dalam rangkaian Surabaya Heroic Days 2024, akan digelar pada 3 November 2024. Bahkan, Parade Surabaya Juang telah masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2024 yang dinaungi langsung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia.

Kegiatan ini akan dimulai pukul 07.00 WIB dari Tugu Pahlawan hingga Alun-Alun Surabaya. Parade Surabaya Juang akan diikuti oleh Veteran, TNI, Polri, seniman, sejarawan, Reenactor, komunitas, Pemkot Surabaya, dan masyarakat.

“Parade Surabaya Juang merupakan event utama yang menampilkan kolaborasi teatrikal pertempuran Kota Surabaya dan menggambarkan era-era proses Kemerdekaan Indonesia, serta Alutsista modern milik TNI,” bebernya.

Terakhir, Pemkot Surabaya menggelar Pameran Cross Musea pada 21-24 November 2024, di Tugu Pahlawan. Pameran bersama Cross Musea kali ini bertemakan Merajut Pluralisme Membingkai Kebhinekaan dengan mengundang museum-museum dari berbagai daerah di Indonesia.

Di tahun ini, ada 12 museum yang akan ikut berperan bersama. Di antaranya, Museum Manusia Purba Ngawi, Museum Geopark Pacitan, Museum Provinsi Nusa Tenggara Barat, Museum Perjuangan Yogyakarta, Museum Provinsi Sulawesi Selatan Lagaligo, Museum Asmat TMII, Museum Mpu Tantular, Museum Nasional Indonesia, Museum History of Java, Museum Keris Brojobuwono Kabupaten Karanganyar, Museum Satwa Jatim Park Kota Batu, dan Museum Tosan Aji Purwokerto.

“Sebanyak 12 museum itu akan memamerkan benda-benda masterpiecenya di Museum Sepuluh November Surabaya. Karenanya masyarakat jangan sampai melewatkan rangkaian Surabaya Heroic Days 2024, monggo (silahkah) hadir dan menikmati rangkaian acara dalam memperingati Hari Pahlawan,” pungkasnya. (*)

Berita Terbaru

Gempa NTT Berdampak ke Mahasiswa di Surabaya, PDI Perjuangan Turun Tangan

Gempa NTT Berdampak ke Mahasiswa di Surabaya, PDI Perjuangan Turun Tangan

Sabtu, 22 Agu 2026 20:41 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 20:41 WIB

SURABAYA – Kepedulian terhadap mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tengah menempuh pendidikan di Kota Surabaya ditunjukkan DPC PDI Perjuangan Kota S…

Geger! Tangisan Bayi dari Kamar Kos Gubeng Bongkar Kematian Tragis

Geger! Tangisan Bayi dari Kamar Kos Gubeng Bongkar Kematian Tragis

Sabtu, 22 Agu 2026 20:37 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 20:37 WIB

SURABAYA – Tangisan bayi dari sebuah kamar kos di kawasan Gubeng Kertajaya, Surabaya, pada Rabu (5/8/2026), mengungkap kasus kematian bayi yang baru d…

Sulbar Kondusif, Polda dan Jajaran Perkuat Respons Karhutla serta Pelayanan Masyarakat

Sulbar Kondusif, Polda dan Jajaran Perkuat Respons Karhutla serta Pelayanan Masyarakat

Sabtu, 22 Agu 2026 15:13 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 15:13 WIB

MAMUJU— Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Sulawesi Barat dalam sepekan terakhir secara umum aman dan kondusif. Polda Sulbar b…

Persempit Ruang Gerak Kejahatan, Tim URC Polda Sulbar Intensifkan Patroli Malam

Persempit Ruang Gerak Kejahatan, Tim URC Polda Sulbar Intensifkan Patroli Malam

Sabtu, 22 Agu 2026 13:20 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 13:20 WIB

POLDA SULBAR - Memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif serta meminimalkan potensi gangguan kriminalitas saat malam hari, Tim Unit…

Musancab PKB Surabaya, Gus Thoriq Turut Perkuat Konsolidasi

Musancab PKB Surabaya, Gus Thoriq Turut Perkuat Konsolidasi

Sabtu, 22 Agu 2026 13:13 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 13:13 WIB

SURABAYA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Surabaya menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di Kantor DPC PKB Surabaya, S…

DPRD Surabaya Soroti 109 Bozem, Sistem Pengendali Banjir Diminta Terintegrasi

DPRD Surabaya Soroti 109 Bozem, Sistem Pengendali Banjir Diminta Terintegrasi

Sabtu, 22 Agu 2026 07:10 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 07:10 WIB

SURABAYA – Sebanyak 109 bozem eksisting di Kota Surabaya dinilai menjadi modal penting dalam mengendalikan banjir. Namun, DPRD Surabaya menilai keberadaan b…