Pengamat Politik: PDI Perjuangan Tetap Jadi Partai Besar di 2029

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Logo PDIP
Logo PDIP

i

SURABAYA – Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno meyakini PDI Perjuangan (PDIP) masih menjadi partai besar yang harus diperhitungkan di 2029.

Hal tersebut dia sampaikan saat menjadi pembicara pada Seminar HUT PDI Perjuangan: Refleksi 52 Tahun PadI Perjuangan “Perjalanan Panjang Serta Berliku Merawat dan Mengawal Demokrasi” di Grand Mercure Surabaya, Sabtu (11/1/2025).

“Basis PDI untuk pemilihan legislatif antara 14-16 persen, perolehan tetap di situ walaupun sempat babak belur. Ini hebat di tengah perang terbuka PDI melawan Jokowi. Ini menjelaskan kerja politik solid dan signifikan,” kata Adi dikutip dari laman resmi PDIP Jatim.

Sayangnya, kata Adi, hal tersebut dinilai belum maksimal jika PDI Perjuangan masih mepertahankan citra partai yang keras dan cenderung menyerang.

Adi menjelaskan, di pandangan publik, citra PDI Perjuangan terbagi dua. Ada tokoh yang menampilkan citra keras dan menyerang. Namun ada pula yang menunjukkan citra bersahabat yang berhasil menampilkan pemilu sekadar kompetisi tanpa memengaruhi hubungan ke depan.

Menurutnya, citra inilah yang perlu evaluasi. Mengingat jumlah pemilih berusia 17-40 tahun berkisar 56 persen dan mendominasi Pemilu mendatang, maka perlu pendekatan berbeda.

“Per hari ini publik melihat PDI Perjuangan wajahnya terbelah dua. Kalau melihat Hasto dan kawan kawannya adalah wajah yang cukup marah, menyerang habis-habisan dan membabi buta. Ini jadi pertaruhan politik yang tidak mudah,” sebut Adi.

“Selama ini ada dugaan kalau galak dan agresif suaranya akan naik itu gak terkonfirmasi juga,” lanjutnya.

Pandangan politik pun telah berubah. Generasi muda tak lagi menyukai komunikasi politik yang agresif. Mereka lebih menyukai narasi edukatif yang menyenangkan.

“Membangun citra politik adalah syarat penting bagi partai karena pertarungan antara wajah PDI Perjuangan yang lunak dan keras itu perlu dipikirkan,” tambah dia.

Untuk itu tantangannya adalah mengkolaborasikan pandangan ideologis khas PDI Perjuangan dengan pembawaan yang lebih fleksibel.

“Untuk pemilih muda yang mereka tahu adalah politik penuh kesantaian tanpa huru hara. Harus mengawinkan ideologi itu dengan basis massa yang lebih fleksibel,” tuturnya.

Selain itu, peluang lainnya juga ada di ceruk pemilih kritis. Namun hal itu juga perlu sangat cermat dan penuh pertimbangan.

“Ceruk pemilih kritis dan orang yang kecewa pada pemerintah saat ini masih bisa menjadi peluang PDI Perjuangan,” ujar Adi. (*)

Berita Terbaru

Siapkan Wilayah Anda, Lomba Kampung Pancasila Siap Digelar September 2026

Siapkan Wilayah Anda, Lomba Kampung Pancasila Siap Digelar September 2026

Selasa, 18 Agu 2026 22:29 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 22:29 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersiap menggelar Lomba Kampung Pancasila mulai September hingga Desember 2026. Kompetisi ini akan melibatkan…

Polres Gresik Gencarkan Cooling System, Warga Diingatkan Bahaya Judol dan Pinjol Ilegal

Polres Gresik Gencarkan Cooling System, Warga Diingatkan Bahaya Judol dan Pinjol Ilegal

Selasa, 18 Agu 2026 21:53 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 21:53 WIB

Gresik - Polres Gresik menggencarkan kegiatan cooling system untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Dalam kegiatan yang digelar…

Ada Dalang Cilik di Panggung Wayang Petrokimia Gresik, Upaya Jaga Budaya di Era Modern

Ada Dalang Cilik di Panggung Wayang Petrokimia Gresik, Upaya Jaga Budaya di Era Modern

Selasa, 18 Agu 2026 21:30 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 21:30 WIB

Gresik - Upaya melestarikan seni dan budaya Indonesia terus dilakukan PT Petrokimia Gresik (Persero), perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding PT Pupuk…

Semarak HUT ke-81 RI, Warga Binaan Rutan Gresik Adu Sportivitas di Lomba 

Semarak HUT ke-81 RI, Warga Binaan Rutan Gresik Adu Sportivitas di Lomba 

Selasa, 18 Agu 2026 21:11 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 21:11 WIB

Gresik - Semangat kemerdekaan turut dirasakan warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik. Beragam lomba khas peringatan 17 Agustus digelar…

Tindak Cepat URC Polres Pasangkayu, Dua Pelaku Penganiayaan Sajam Diamankan

Tindak Cepat URC Polres Pasangkayu, Dua Pelaku Penganiayaan Sajam Diamankan

Selasa, 18 Agu 2026 18:53 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 18:53 WIB

PASANGKAYU - Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Pasangkayu berhasil mengamankan dua orang tersangka pelaku tindak pidana penganiayaan yang menggunakan senjata …

Dukung Swasembada Bawang Putih, Polda Sulbar Gelar Bakti Kesehatan

Dukung Swasembada Bawang Putih, Polda Sulbar Gelar Bakti Kesehatan

Selasa, 18 Agu 2026 11:22 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 11:22 WIB

Kegiatan ini menyasar masyarakat di Kecamatan Simboro dan Kepulauan, Kabupaten Mamuju.…