Tarif Impor 32% Amerika Ancam Ekonomi Jawa Timur, Kadin Jatim Ingatkan soal PHK

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Umum Kadin Jawa Timur, Adik Dwi Putranto.
Ketua Umum Kadin Jawa Timur, Adik Dwi Putranto.

i

SURABAYA - Ketua Umum Kadin Jawa Timur, Adik Dwi Putranto, menilai kebijakan Presiden AS Donald J. Trump yang menaikkan tarif impor 32% melalui "The Fair and Reciprocal Plan" akan memukul ekonomi Jawa Timur.

“Ada dampak langsung dan tidak langsung. Dampak langsung di antaranya penurunan ekspor,” ujar Adik dikutip Senin (7/5/2025).

Adik menjelaskan, AS merupakan salah satu tujuan utama ekspor nonmigas Jawa Timur. Pada Januari 2025, nilai ekspor nonmigas ke AS mencapai US$ 281,96 juta atau 14,50�ri total ekspor. Produk unggulan seperti perhiasan, logam, tekstil, alas kaki, elektronik, serta kayu dan produk turunannya berisiko turun tajam, mengurangi devisa.

“Dampak tak langsungnya adalah terganggunya rantai pasok,” lanjutnya.

Penurunan ekspor membuat industri pendukung seperti pemasok bahan baku lokal dan UMKM komponen kehilangan pesanan. Akibatnya, arus kas terganggu, investasi tertunda, dan seluruh ekosistem industri terdampak.

“Dampak selanjutnya adalah ancaman PHK,” kata Adik.

Industri padat karya berpotensi melakukan pemutusan hubungan kerja, terutama di sektor garmen, sepatu, elektronik, dan produk kayu. Ribuan pekerja terancam kehilangan pekerjaan.

Ia menambahkan, penurunan ekspor dan produksi industri akan mengurangi pendapatan daerah dari pajak dan retribusi. Dampaknya merembet ke sektor jasa, transportasi, logistik, hingga melemahkan daya beli masyarakat.

“Pertumbuhan ekonomi bisa melambat atau stagnan,” ujarnya.

Menurutnya, PHK massal berisiko memicu ketimpangan, lonjakan kemiskinan, putus sekolah, hingga instabilitas sosial. “Dampak sosial seperti demonstrasi dan ketegangan di kawasan industri menjadi risiko nyata,” tegas Adik.

Untuk mengantisipasi, Adik mendorong penguatan pasar domestik, diversifikasi tujuan ekspor, serta peningkatan investasi, khususnya di sektor pangan dan energi terbarukan.

“Yang tak kalah penting adalah memulihkan kepercayaan pelaku ekonomi dengan komunikasi yang baik dan kebijakan konkret,” ujarnya.

Ia juga menyoroti turunnya tingkat kepercayaan terhadap kebijakan pemerintah.

“Dari info yang kami dapat, tingkat kepercayaan kepada Pak Prabowo masih di atas 80%. Tapi setelah masuk pemerintahan turun 20%, dan begitu masuk ke kebijakan turun lagi 20%,” ungkapnya.

Ia menilai, kepercayaan terhadap kebijakan pemerintah kini hampir di bawah 50%.

“Ini harus jadi koreksi. Kita harus inovatif, adaptif, dan kolaboratif. Tiga hal ini wajib dilakukan semua pihak, baik pemerintah maupun pelaku ekonomi,” pungkas dia. (*)

Berita Terbaru

Perkuat Lini Terdepan Pelayanan, Polda Sulbar Mutasi 223 Personel ke 6 Polres Jajaran

Perkuat Lini Terdepan Pelayanan, Polda Sulbar Mutasi 223 Personel ke 6 Polres Jajaran

Kamis, 22 Okt 2026 14:24 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 14:24 WIB

POLDA SULBAR – Polda Sulbar secara resmi menerbitkan mutasi 223 personel bintara untuk memperkuat jajaran kepolisian di tingkat wilayah. Langkah strategis ini t…

Polda Sulbar Perkuat Pondasi Iman Lewat Binrohtal, Perkokoh Pelayanan yang Profesional

Polda Sulbar Perkuat Pondasi Iman Lewat Binrohtal, Perkokoh Pelayanan yang Profesional

Kamis, 22 Okt 2026 10:39 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 10:39 WIB

Polda Sulbar – Keimanan dan profesionalisme menjadi dua pilar penting dalam tugas kepolisian khususnya di Sulbar. Hal ini ditegaskan dalam kegiatan Bimbingan R…

Polantas Sulbar, Samsat dan Jasa Raharja Edukasi Kepatuhan Pajak Kendaraan, Taat Pajak Dapat Coklat dari Petugas

Polantas Sulbar, Samsat dan Jasa Raharja Edukasi Kepatuhan Pajak Kendaraan, Taat Pajak Dapat Coklat dari Petugas

Kamis, 22 Okt 2026 09:26 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 09:26 WIB

POLDA SULBAR- Terlihat pemandangan berbeda dari kegiatan operasi pemeriksaan kendaraan yang dilakukan Polantas Polda Sulbar bersama Samsat dan Jasa Raharja…

Tanah Diklaim BBWS, Air Bersih Terkendala, Anggota DPRD Josiah Michael Soroti Nasib Warga Warugunung

Tanah Diklaim BBWS, Air Bersih Terkendala, Anggota DPRD Josiah Michael Soroti Nasib Warga Warugunung

Kamis, 22 Okt 2026 09:22 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 09:22 WIB

SURABAYA – Persoalan status tanah dan sulitnya akses air bersih menjadi keluhan warga Warugunung, Kota Surabaya. Selain mempertanyakan lahan yang diklaim masuk …

Dua Tahun Prabowo, Politisi Gerindra Ini Dorong Birokrasi Surabaya Lebih Responsif dan Berintegritas

Dua Tahun Prabowo, Politisi Gerindra Ini Dorong Birokrasi Surabaya Lebih Responsif dan Berintegritas

Rabu, 21 Okt 2026 14:43 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:43 WIB

SURABAYA – Dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dinilai menjadi momentum untuk memperkuat kepastian hukum sekaligus mendorong reformasi birokrasi d…

Pastikan Kesiapan Sarana Dinas, Biro Logistik Polda Sulbar Supervisi ke Polres Majene

Pastikan Kesiapan Sarana Dinas, Biro Logistik Polda Sulbar Supervisi ke Polres Majene

Rabu, 21 Okt 2026 14:24 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:24 WIB

MAJENE – Memastikan pengelolaan perlengkapan dinas berjalan tertib, aman, dan sesuai ketentuan menjadi fokus Tim Bidang Logistik Tahun Anggaran 2026 dari Biro L…