Ridwan Kamil di Pusaran Dugaan Korupsi BJB, KPK: Perannya di Belakang

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ridwan Kamil
Ridwan Kamil

i

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap peran eks Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK)di kasus bank BJB. Apalagi, KPK telah menggeledah rumah Ridwan Kamil terkait dugaan korupsi dana iklan di bank daerah tersebut.

Direktur penyidikan KPK Asep Guntur mengatakan bahwa penyidik memerlukan waktu untuk memanggil RK. Menurut Asep, penyidik akan memeriksa banyak saksi yang selanjutnya dikonfirmasi kepada RK.

"Karena ini ada bukan perannya di depan, perannya ada di belakang. Sehingga kita perlu informasi yang banyak dulu dari para saksi, setelah kita memperoleh informasi, kita akan melakukan pemanggilan," kata Asep di gedung Merah Putih KPK dikutip dari laman resmi RRI, Sabtu (12/4/2025).

Asep menjelaskan, penyidik sedang menganalisa barang elektronik yang diamankan dari rumah RK. "Saat ini untuk barang bukti elektroniknya yang sedang di laboratorium kita dan kita olah dulu," kata Asep.

Asep menegaskan, bahwa penyidik sedang mendalami keterangan saksi lain untuk mencari dugaan keterlibatan RK. Serta, menganalisa barang bukti yang diamankan dari rumah RK.

"Jadi ada dua hal, kita cari informasi dari para saksi yang lain. Kemudian kita juga sedang mengekstrak informasi yang ada di barang bukti elektroniknya," kata Asep.

KPK tidak mau terburu-buru untuk memeriksa mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. "Terkait hal itu (pemanggilan RK) saya harus mencari tahu dulu kepada tim penyidik yg menangani kasusnya," kata Tessa saat dikonfirmasi, Rabu (9/4/2025).

Dalam kasus ini, KPK resmi menetapkan lima orang tersangka terkait dugaan korupsi pengadaan iklan di bank BJB. Kelima tersangka yaitu, Yuddy Renaldi (YR) Mantan Dirut bank BJB, Widi Hartoto (WH) Pemimpin Divisi Corporate Sekretary BJB..

Serta tiga pihak swasta, Ikin Asikin Dulmanan (IAD), Suhendrik (SUH) dan R. Sophan Jaya Kusuma (RSJK). "KPK per tanggal 27 Februari 2025 telah menerbitkan 5 buah Sprindik, nomor 13-17 untuk 5 orang tersangka," kata plh Direktur Penyidikan KPK, Budi Sokmo digedung Merah Putih, Kamis (13/3/2025).

Budi menjelaskan bahwa dugaan korupsi ini berlangsung selama periode 2021 sampai dengan pertengahan 2023. Pada saat itu, Divisi Corsec BJB merealisasikan anggaran untuk promosi umum dan produk bank senilai Rp409 miliar. (RRI)

Berita Terbaru

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

JAKARTA- Kejaksaan Agung menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, Rabu, 3 Juni 2026. Selain Dadan, dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony…

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

SURABAYA- Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) anak di bawah umur kembali mencuat. Praktik ini diduga melibatkan seorang pria bernama FR alias FRA,…

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

SURABAYA- Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat dua orang…

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

SURABAYA – Pelayanan publik yang berkualitas tidak selalu diukur dari seberapa cepat sebuah persoalan terselesaikan. Bagi masyarakat, perhatian dan komunikasi y…

Ir Sudarmadji : Lelang Calon Pengelolah Bandug Zoo Tidak Bermanfaat

Ir Sudarmadji : Lelang Calon Pengelolah Bandug Zoo Tidak Bermanfaat

Rabu, 03 Jun 2026 15:19 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 15:19 WIB

BANDUNG- Pembentukan Tim Pengelolah Sementara (TPS) Bandung Zoo yang digaungkan APECSI harus segera direalisasikan oleh Kementerian Kehutanan, bukan justru…

Urai Polemik Lahan Kebun Binatang Bandung, Pihak Ahli Waris Minta Perlindungan Hukum ke DPR RI

Urai Polemik Lahan Kebun Binatang Bandung, Pihak Ahli Waris Minta Perlindungan Hukum ke DPR RI

Selasa, 02 Jun 2026 21:23 WIB

Selasa, 02 Jun 2026 21:23 WIB

BANDUNG - Sengketa kepemilikan lahan Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) terus berguir.Konflik yang melibatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan pihak yang…