Eks Dirut KBS Jadi Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Pengawasan BUMD Lemah

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
mantan Direktur Utama Kebun Binatang Surabaya (KBS), Choirul Anwar ditahan Kejaksaan
mantan Direktur Utama Kebun Binatang Surabaya (KBS), Choirul Anwar ditahan Kejaksaan

i

SURABAYA– Penetapan mantan Direktur Utama Kebun Binatang Surabaya (KBS), Choirul Anwar, sebagai tersangka dugaan korupsi oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur memicu sorotan terhadap sistem pengawasan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kota Surabaya.

DPRD Kota Surabaya menilai kasus tersebut menjadi sinyal bahwa mekanisme pengawasan terhadap BUMD perlu dievaluasi secara menyeluruh agar penyimpangan serupa tidak terjadi di perusahaan milik daerah lainnya.

Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Muhammad Saifuddin, mengatakan dugaan korupsi di tubuh KBS tidak boleh dipandang sebagai persoalan yang berdiri sendiri. Menurutnya, kasus tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat sistem kontrol dan tata kelola seluruh BUMD.

"Jangan sampai muncul persepsi, pakannya hewan saja dikorupsi, apalagi pakannya manusia. Ini menjadi tamparan bagi kita semuanya sehingga hal seperti ini tidak terulang kembali," ujar Saifuddin, Kamis (23/7/2026).

Politisi Partai Demokrat itu menilai lemahnya pengawasan berpotensi membuka ruang terjadinya penyalahgunaan kewenangan. Karena itu, ia meminta Pemerintah Kota Surabaya memperkuat sistem pengawasan internal maupun eksternal terhadap seluruh BUMD.

Menurutnya, fungsi pengawasan tidak boleh hanya bersifat administratif, tetapi harus dilakukan secara berkala dan mampu mendeteksi potensi penyimpangan sejak dini.

"BUMD ini salah satu pemasok Pendapatan Asli Daerah (PAD). Karena itu kontrolnya harus lebih ketat dan lebih jelas," katanya.

Selain pengawasan, Saifuddin juga menekankan pentingnya menempatkan figur profesional dan berintegritas dalam jajaran direksi BUMD.

Ia mengingatkan bahwa proses pengisian jabatan strategis harus mengedepankan kompetensi agar perusahaan daerah dapat dikelola secara sehat dan akuntabel.

"BUMD harus dipimpin orang yang profesional di bidangnya. Kalau tidak, bukan hanya berpotensi menimbulkan persoalan hukum, tetapi juga menghambat pengelolaan usaha dan berdampak pada PAD," tegasnya.

Ia juga meminta Pemerintah Kota Surabaya sebagai pemegang saham BUMD melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola perusahaan daerah, termasuk memperkuat prinsip transparansi kepada masyarakat.

Menurut Saifuddin, keterbukaan informasi mengenai kinerja, capaian, hingga persoalan yang dihadapi BUMD menjadi bagian penting dalam membangun akuntabilitas publik sekaligus memperkuat fungsi pengawasan masyarakat.

"Masyarakat juga perlu tahu capaian, persoalan, dan progres BUMD sehingga ikut mengontrol," pungkasnya. (*)

Berita Terbaru

Bareskrim Polri Bongkar Judi Online Situs Boxkia.com, 4 Orang Ditangkap

Bareskrim Polri Bongkar Judi Online Situs Boxkia.com, 4 Orang Ditangkap

Kamis, 22 Okt 2026 22:48 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 22:48 WIB

JAKARTA- Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri mengungkap praktik perjudian online (judol) yang beroperasi melalui situs Boxkia.com.…

Diskotek Stasiun dan Club Deluxe Dirazia, Polisi Amankan Puluhan Pengunjung Positif Narkoba

Diskotek Stasiun dan Club Deluxe Dirazia, Polisi Amankan Puluhan Pengunjung Positif Narkoba

Kamis, 22 Okt 2026 22:39 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 22:39 WIB

SURABAYA —  Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Timur menggelar razia besar-besaran di sejumlah tempat hiburan malam di Kota Surabaya pada Ra…

Peringatan Satu Tahun Wafat PB XIII, PB XIV Pimpin Doa Bersama 350 Abdi Dalem di Keraton Surakarta

Peringatan Satu Tahun Wafat PB XIII, PB XIV Pimpin Doa Bersama 350 Abdi Dalem di Keraton Surakarta

Kamis, 22 Okt 2026 19:41 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 19:41 WIB

Sinuhun Pakubuwono XIV memimpin peringatan satu tahun wafatnya PB XIII di Siti Hinggil Utara, dihadiri sekitar 350 Abdi Dalem.…

Pagar Pengaman Dipasang, Revitalisasi Keraton Surakarta Prioritaskan Pelindungan Cagar Budaya

Pagar Pengaman Dipasang, Revitalisasi Keraton Surakarta Prioritaskan Pelindungan Cagar Budaya

Kamis, 22 Okt 2026 19:29 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 19:29 WIB

Jamin keselamatan dan perlindungan cagar budaya, Tim Pelaksana mulai pasang pagar pengaman revitalisasi Keraton Surakarta…

Dengar Persoalan Lahan Warga Pasangkayu, Kapolda Sulbar Kedepankan Dialog dan Kepastian Hukum

Dengar Persoalan Lahan Warga Pasangkayu, Kapolda Sulbar Kedepankan Dialog dan Kepastian Hukum

Kamis, 22 Okt 2026 18:47 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 18:47 WIB

MAMUJU – Persoalan lahan dan keamanan masyarakat Pasangkayu menjadi perhatian dalam audiensi Kapolda Sulawesi Barat bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) T…

Perkuat Lini Terdepan Pelayanan, Polda Sulbar Mutasi 223 Personel ke 6 Polres Jajaran

Perkuat Lini Terdepan Pelayanan, Polda Sulbar Mutasi 223 Personel ke 6 Polres Jajaran

Kamis, 22 Okt 2026 14:24 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 14:24 WIB

POLDA SULBAR – Polda Sulbar secara resmi menerbitkan mutasi 223 personel bintara untuk memperkuat jajaran kepolisian di tingkat wilayah. Langkah strategis ini t…