Terindikasi Judi Merpati, Satpol PP Surabaya Tertibkan Bekupon di TPU Rangkah

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Satpol PP Surabaya menertibkan bekupon yang terindikasi digunakan judi merpati
Satpol PP Surabaya menertibkan bekupon yang terindikasi digunakan judi merpati

i

SURABAYA - Satpol PP Kota Surabaya bersama TNI dan Polri, kembali mengambil tindakan tegas dengan menertibkan sejumlah bekupon atau rumah burung merpati di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Rangkah Surabaya, Kamis (29/5/2025).

Penertiban ini merupakan langkah konkret Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk memberantas indikasi perjudian yang kerap dikaitkan dengan bekupon. Aksi ini didasari aduan masyarakat terkait maraknya bekupon di lahan makam, sekaligus sejalan dengan program Wali Kota Eri Cahyadi dalam menjaga ketertiban umum dan mencegah kegiatan ilegal.

Kasie Trantibum Kecamatan Simokerto, Bagoes Hanindyo Retno menjelaskan, selain bekupon, pihaknya juga menertibkan lapak-lapak kayu Pedagang Kaki Lima (PKL), kandang hewan ternak, dan tempat penimbunan barang rongsokan di sepanjang sisi depan dan belakang makam.

"Kami menyisir sisi depan maupun sisi belakang makam. Pada giat ini kami juga turut menertibkan tempat penimbunan barang rongsokan," kata Bagoes.

Sebelum penertiban, Bagoes menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi dan melayangkan surat peringatan kepada para pemilik bekupon dan lapak. “Hari Jumat (23/5/2025) minggu kemarin, sudah kami lakukan sosialisasi. Lalu kami lanjutkan dengan pemberian surat peringatan pada Sabtu (24/5/2025). Kami imbau untuk membongkar sendiri, kami beri waktu hingga hari Selasa (27/5/2025) kemarin. Selanjutnya kami lakukan penertiban di hari ini," jelasnya.

Dalam giat tersebut, petugas berhasil menertibkan dua bekupon, sementara bekupon lainnya telah dibongkar secara mandiri oleh pemiliknya. Hasil penertiban diangkut menggunakan motor roda tiga dan dipindahkan ke tiga dump truck Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya.

“Untuk mengantisipasi berdirinya kembali bekupon, petugas Satpol PP dan DLH langsung memotong kayu-kayu hasil penertiban agar tidak dapat digunakan lagi,” terangnya.

Bagoes menambahkan, proses penertiban berjalan kondusif tanpa adanya penolakan dari warga setempat. "Penertiban berjalan kondusif, karena kami melakukan penertiban secara humanis," imbuhnya.

Di tempat yang sama, Kapolsek Simokerto, Kompol Didik Tri Wahyudi menyatakan dukungannya terhadap penertiban yang dilakukan Pemkot Surabaya. "Kami berharap kegiatan penertiban ini bisa dilaksanakan di tempat-tempat yang lain, untuk bisa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Kota Surabaya," ujar Kapolsek Simokerto.

Senada dengan itu, Danramil 07 Simokerto, Mayor Arm Imam Subandi menegaskan komitmennya untuk mendukung dan bersinergi dalam menegakkan keamanan serta kenyamanan di Kota Surabaya. "Kami selalu bersinergi serta akan memantau di wilayah ini (Simokerto), apabila masih kami temukan adanya kegiatan melanggar hukum, maka kami akan menindak," pungkasnya.

Sebagai tindak lanjut, personel Satpol PP, TNI, Polri, dan tokoh masyarakat berencana melakukan patroli rutin di lokasi penertiban. Ini untuk memastikan area tersebut bebas dari praktik ilegal.

Penertiban bekupon ini melibatkan personel Satpol PP dari Kecamatan Bubutan, Genteng, Simokerto, Tambaksari, dan Tegalsari. Tak hanya itu, kegiatan ini turut didampingi oleh unsur TNI-Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perangkat wilayah setempat, menunjukkan sinergi antarlembaga dalam menjaga keamanan dan ketertiban. (*)

Berita Terbaru

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

JOMBANG- Kecelakaan maut terjadi di depan pabrik sepatu PT Pei Hai, Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Selasa (22/7/2026) sekitar pukul 06.30…

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Event kali ini menargetkan peserta 4.500 orang.…