Banyak BUMD Minim PAD, Wakil Ketua DPRD: Jangan Hanya untuk Hidupi Orang itu-itu Saja

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD Jatim Deni Wicaksono
Wakil Ketua DPRD Jatim Deni Wicaksono

i

 

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Deni Wicaksono, menegaskan pentingnya profesionalisme dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar tidak menjadi tempat penampungan sumber daya manusia (SDM) yang tidak kompeten.

Dia menyebut masih banyak BUMD yang minim kontribusinya terhadap pendapatan asli daerah (PAD), namun tetap mengandalkan suntikan modal dari pemerintah provinsi.

“Sebenarnya terkait dengan BUMD ini, evaluasi kemarin juga sudah kita munculkan ketika DPRD Provinsi Jatim membuat Pansus LKPJ, terkait dengan beberapa BUMD yang kita anggap sebenarnya tidak produktif,” ungkap Deni Wicaksono di Surabaya, Kamis (29/5/2025), seperti dilansir laman resmi PDIP Jawa Timur.

Penasihat Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim itu menyebut, hanya sektor perbankan seperti Bank Jatim dan BPR yang memberikan kontribusi signifikan. Sementara sebagian besar BUMD lain, kontribusinya terhadap PAD masih sangat minim.

“BUMD-BUMD yang lain ini menyumbang PAD atau dividen bagi Pemerintah Provinsi Jawa Timur masih sangat minim,” sebutnya.

Deni pun mendorong adanya langkah berani, termasuk opsi merger atau pembubaran BUMD yang stagnan. Dia mengingatkan, orientasi BUMD bukan sekadar menampung pegawai, tapi menjalankan fungsi bisnis yang sehat dan profesional.

“Kalau memang perlu ya BUMD-BUMD yang tidak produktif dimerger atau digabung. Kita melihat itu menjadi salah satu usulan kita nanti ke depan agar bagaimana BUMD tidak menjadi perusahaan atau badan usaha yang hanya menghidupi orang-orang tertentu,” tegas Deni.

DPRD Jatim, tambah dia, juga tengah mendorong revisi Peraturan Daerah (Perda) tentang BUMD untuk memperkuat fungsi pengawasan. Pemetaan aset dan transparansi penyertaan modal akan menjadi bagian dari agenda penting dewan ke depan.

“Kita akan mendetailkan ini terkait dengan Perda BUMD juga, dan juga mendorong agar pemerintah provinsi terkait dengan aset benar-benar bisa inventarisasi aset,” katanya.

Tak hanya itu, DPRD juga akan memperketat pengawasan terhadap proses rekrutmen jajaran direksi dan komisaris BUMD agar tidak sekadar diisi berdasarkan afiliasi, melainkan melalui seleksi profesional.

Deni menegaskan, wacana restrukturisasi BUMD, termasuk penggabungan dan pembubaran, sudah lama dibahas namun belum terealisasi maksimal. Dengan pembahasan ulang Perda, ia berharap pengawasan terhadap BUMD bisa dilakukan lebih efektif.

“Rekomendasi dan masukan-masukan ini memang menjadi koreksi kita, di periode ini akan lebih detail lagi, lebih dalam lagi karena Perdanya juga akan kita bahas ulang,” ujarnya.

Landasan hukum dalam Perda, imbuh Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim itu, sangat krusial agar pengawasan DPRD dan pemerintah provinsi bisa berjalan lebih kuat dan terarah.

“Legalitas ada di Perda kemudian ruang dan peran pemerintah Provinsi Jawa Timur dan controlling dari DPRD Jawa Timur bisa lebih maksimal,” kata Deni.

“Kami juga tidak akan membiarkan, dalam tanda kutip, pembiaran atau penghamburan penyertaan modal yang tidak produktif dan tidak menghasilkan PAD bagi Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” pungkasnya. (pdip)

Berita Terbaru

Siap Mengawal Aspirasi dan Tangani Karhutla, Kapolda Sulbar Cek Langsung Kesiapan Personel dan Sarpras

Siap Mengawal Aspirasi dan Tangani Karhutla, Kapolda Sulbar Cek Langsung Kesiapan Personel dan Sarpras

Senin, 19 Okt 2026 20:57 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:57 WIB

POLDA SULBAR- Kesiapan melindungi masyarakat dimulai dari personel yang terlatih dan peralatan yang siap digunakan. Semangat tersebut mendasari pengecekan…

Hadir Saat Warga Membutuhkan, Kapolda Sulbar Pastikan Kesiapan Pelayanan di Polresta Mamuju

Hadir Saat Warga Membutuhkan, Kapolda Sulbar Pastikan Kesiapan Pelayanan di Polresta Mamuju

Senin, 19 Okt 2026 20:55 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:55 WIB

MAMUJU – Setiap warga yang datang ke kantor polisi membawa harapan untuk didengar, dibantu, dan mendapatkan perlindungan. Harapan itulah yang menjadi semangat k…

Kapolda Sulbar dan Jajaran Pejabat Utama Turun Langsung Atur Lalu Lintas dan Sapa Masyarakat

Kapolda Sulbar dan Jajaran Pejabat Utama Turun Langsung Atur Lalu Lintas dan Sapa Masyarakat

Senin, 19 Okt 2026 15:02 WIB

Senin, 19 Okt 2026 15:02 WIB

POLDA SULBAR- Ada yang berbeda dari keramaian lalu lintas pagi di Kota Mamuju, Senin (19/10/26). Jika biasanya di setiap persimpangan jalan hanya terlihat…

Dispendik Surabaya Imbau SD-SMP Manfaatkan Destinasi Lokal untuk Outing Class

Dispendik Surabaya Imbau SD-SMP Manfaatkan Destinasi Lokal untuk Outing Class

Senin, 19 Okt 2026 14:58 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:58 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengimbau sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) mengoptimalkan destinasi wisata edukasi dan ruang…

KPK: Pejabat BNPB Diduga Terima Suap Rp2,38 Miliar dan Emas 325 Gram

KPK: Pejabat BNPB Diduga Terima Suap Rp2,38 Miliar dan Emas 325 Gram

Senin, 19 Okt 2026 14:55 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:55 WIB

JAKARTA- KPK mengungkap dugaan penerimaan suap oleh pejabat BNPB terkait pengadaan yang menggunakan DSP kebencanaan. Suap tersebut diduga diterima dalam bentuk …

Hari Santri 2026, PKB Kota Surabaya Ajak Santri dan Santriwati Jaga Tradisi Pesantren dan Keutuhan Negeri

Hari Santri 2026, PKB Kota Surabaya Ajak Santri dan Santriwati Jaga Tradisi Pesantren dan Keutuhan Negeri

Senin, 19 Okt 2026 14:04 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:04 WIB

SURABAYA – Menjelang peringatan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2026, Ketua DPC PKB Kota Surabaya Muhammad Faridz Afif atau Gus Afif mengajak seluruh s…