Aning Rahmawati Tegaskan Dandan Omah Harus Jadi Prioritas, Bukan Sekadar Angka di APBD

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Aning Rahmawati
Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Aning Rahmawati

i

SURABAYA, Bacasaja.id – Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Aning Rahmawati, menegaskan bahwa program Dandan Omah bukan sekadar kegiatan fisik membedah rumah warga, melainkan bentuk tanggung jawab pemerintah untuk memenuhi hak dasar warga atas hunian yang layak dan manusiawi.

Tahun 2026 mendatang, Pemerintah Kota Surabaya menargetkan 2.420 rumah tidak layak huni (Rutilahu) untuk diperbaiki. Jumlah ini meningkat dari tahun 2025 yang menuntaskan 2.069 rumah. Bagi Aning, peningkatan itu merupakan hasil pengawalan serius DPRD, khususnya Komisi C.

“Sejak awal kami tegaskan, jangan sampai program Dandan Omah dikurangi dengan alasan efisiensi. Ini menyangkut martabat manusia. Warga Surabaya berhak atas tempat tinggal yang aman dan sehat,” ujar Aning, Rabu (12/11/2025).

Ia menambahkan, kondisi di lapangan masih banyak rumah warga yang jauh dari layak huni. Bahkan ada yang atapnya nyaris roboh dan membahayakan penghuni.

“Bayangkan ketika musim hujan, banyak rumah bocor, lembab, bahkan temboknya rapuh. Mereka juga warga Surabaya, dan pemerintah wajib hadir,” tegas politisi perempuan asal Fraksi PKS ini.

Komitmen DPRD dalam Pembahasan APBD 2026

Menurut Aning, peningkatan kuota program Dandan Omah di tahun 2026 tidak terjadi begitu saja. Selama pembahasan RAPBD 2026, Komisi C terus mengawal agar anggaran untuk perbaikan rumah warga tidak mengalami rasionalisasi.

“Alhamdulillah, hasil pembahasan bersama Pemkot sejalan dengan semangat kita. Kuotanya naik menjadi 2.420 rumah. Ini bukti bahwa perhatian pada kebutuhan dasar warga masih menjadi prioritas,” jelasnya.

Aning menegaskan, Dandan Omah adalah bentuk keberpihakan nyata pemerintah terhadap warga berpenghasilan rendah. Menurutnya, pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur besar, tetapi juga dari bagaimana negara memastikan rakyatnya tinggal di rumah yang layak.

“Pembangunan tidak boleh meninggalkan rakyat kecil. Rumah layak bukan kemewahan, tapi kebutuhan dasar,” tandasnya.

Ribuan Warga Masih Antre, Aning Dorong Percepatan Digitalisasi Pengajuan

Saat ini, terdapat 7.789 warga Surabaya yang masih masuk antrean penerima program Dandan Omah. Mereka mengajukan permohonan melalui Musrenbang Kelurahan dan aplikasi e-Rutilahu milik Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP).

“Kami mendorong agar sistem digital ini makin diperkuat supaya warga tidak perlu menunggu terlalu lama. Transparansi dan percepatan pelayanan itu penting,” kata Aning.

Jika target tahun 2025 dan 2026 berjalan sesuai rencana, antrean akan berkurang lebih dari separuh. Namun Aning menegaskan, penyelesaian masalah hunian tidak bisa hanya mengandalkan satu program.

Dorong Pembangunan Rusunawa dan Sinergi dengan Pemerintah Pusat

Selain mengawal Dandan Omah, Aning juga aktif memperjuangkan pembangunan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) baru. Ia menilai, masih ada sekitar 10.000 warga yang membutuhkan hunian sementara, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan keluarga muda.

“Kami sudah komunikasi dengan kementerian terkait agar Surabaya mendapat dukungan lewat APBN, termasuk dalam program nasional tiga juta rumah,” ujarnya.

Bagi Aning, keberpihakan terhadap warga harus terus diwujudkan dalam setiap kebijakan anggaran.

“Saya ingin memastikan, setiap rupiah dalam APBD benar-benar kembali ke rakyat. Program Dandan Omah adalah cermin nyata bahwa pembangunan harus berpihak dan berdampak langsung,” pungkasnya. (dims)

Berita Terbaru

Gempar Pos Polisi di Surabaya Dimolotiv, Satu Terduga Pelaku Ditangkap

Gempar Pos Polisi di Surabaya Dimolotiv, Satu Terduga Pelaku Ditangkap

Minggu, 16 Agu 2026 21:00 WIB

Minggu, 16 Agu 2026 21:00 WIB

SURABAYA– Aksi melempar molotov yang menyasar fasilitas kepolisian menggemparkan Kota Surabaya, Jawa Timur. Dua pos polisi lalu lintas (pos lantas) di kawasan B…

Kapolda Sulbar Beri Semangat Putra-Putri Terpilih Pengibar Bendera Pusaka HUT ke-81 RI

Kapolda Sulbar Beri Semangat Putra-Putri Terpilih Pengibar Bendera Pusaka HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agu 2026 15:42 WIB

Minggu, 16 Agu 2026 15:42 WIB

POLDA SULBAR- Kebanggaan dan harapan besar menyelimuti Ballroom Andi Depu Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Minggu (16/8/26), saat dilaksanakan acara Pengukuhan…

Kapolda Sulbar Meriahkan CFD di Arteri Mamuju, Kobarkan Semangat Kemerdekaan

Kapolda Sulbar Meriahkan CFD di Arteri Mamuju, Kobarkan Semangat Kemerdekaan

Minggu, 16 Agu 2026 15:38 WIB

Minggu, 16 Agu 2026 15:38 WIB

POLDA SULBAR- Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta turut meramaikan kegiatan Car Free Day (CFD) yang dibalut dengan semangat Kemerdekaan di Jalan…

Hadiri Syukuran HUT ke-1 Kodam XXIII/Palakawira, Wakapolda Sulbar Tegaskan Sinergi Kokoh TNI-Polri Se-Sulawesi

Hadiri Syukuran HUT ke-1 Kodam XXIII/Palakawira, Wakapolda Sulbar Tegaskan Sinergi Kokoh TNI-Polri Se-Sulawesi

Minggu, 16 Agu 2026 15:35 WIB

Minggu, 16 Agu 2026 15:35 WIB

POLDA SULBAR- Kekuatan persaudaraan dan sinergitas yang kokoh antara TNI dan Polri kembali ditunjukkan Wakapolda Sulawesi Barat Brigjen Pol Hari Santoso, yang …

Belanja Negara Tembus Rp4.000 Triliun, Apa Kata Anggota DPR RI?

Belanja Negara Tembus Rp4.000 Triliun, Apa Kata Anggota DPR RI?

Minggu, 16 Agu 2026 15:30 WIB

Minggu, 16 Agu 2026 15:30 WIB

JAKARTA- Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menilai postur Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027 menunjukkan…

Raja Juli Belum Aman? KPK Telusuri Pemberian dan Pengembalian Uang ke Pihak Kemenhut

Raja Juli Belum Aman? KPK Telusuri Pemberian dan Pengembalian Uang ke Pihak Kemenhut

Minggu, 16 Agu 2026 10:29 WIB

Minggu, 16 Agu 2026 10:29 WIB

JAKARTA- KPK mendalami dugaan pemberian uang kepada pihak Kementerian Kehutanan serta proses pengembaliannya dalam pengembangan perkara dugaan korupsi di…