Titik Banjir Tak Kunjung Tuntas, DPRD Surabaya Desak SOP Penanganan Tanggul

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto
Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto

i

SURABAYA – Komisi C DPRD Surabaya menyoroti serius persoalan banjir yang kembali terjadi di sejumlah titik rawan setiap kali hujan lebat mengguyur Kota Pahlawan. Salah satu kejadian yang menjadi perhatian adalah jebolnya tanggul di wilayah Pakis.

Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto, menilai banjir yang terus berulang di lokasi yang sama menunjukkan masih lemahnya penanganan teknis di lapangan. Ia menegaskan instruksi Wali Kota Surabaya terkait penanganan banjir harus diterjemahkan secara konkret oleh organisasi perangkat daerah (OPD) teknis, khususnya Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM).

“Perlu tindakan nyata dan terobosan dari kepala dinas untuk menerjemahkan instruksi wali kota. Faktanya, banjir masih terjadi di titik yang sama setiap kali hujan lebat,” ujar Achmad, Senin (5/1/2026).

Politisi Partai Golkar itu menilai, mitigasi banjir yang dilakukan seharusnya mampu meminimalkan risiko kejadian, termasuk mencegah kondisi tanggul berada pada situasi kritis atau nyaris jebol.

“Kalau mitigasinya tepat, kejadian tidak sampai separah itu. Artinya masih ada yang perlu dievaluasi, baik dari sisi perencanaan maupun pelaksanaan di lapangan,” tegasnya.

Selain itu, Achmad mendorong penguatan kerja sama lintas OPD serta pemerintah kecamatan. Menurutnya, pengawasan dan pemeliharaan drainase tidak bisa dibebankan hanya kepada satu instansi.

“Perlu kerja sama lintas OPD dan kecamatan untuk saling memelihara serta mengawasi fungsi drainase agar benar-benar berfungsi maksimal,” katanya.

DPRD Surabaya juga mendesak Pemerintah Kota Surabaya segera menyusun standar operasional prosedur (SOP) penanganan banjir secara terpadu.

SOP tersebut dinilai penting agar seluruh pihak memiliki panduan yang sama dan bergerak sejalan dengan visi Wali Kota Surabaya menuju kota bebas banjir.

“Harus ada SOP bersama, supaya penanganan banjir sejalan dengan visi wali kota, yakni Surabaya bebas banjir,” pungkas Achmad. (dims)

Berita Terbaru

Siap Mengawal Aspirasi dan Tangani Karhutla, Kapolda Sulbar Cek Langsung Kesiapan Personel dan Sarpras

Siap Mengawal Aspirasi dan Tangani Karhutla, Kapolda Sulbar Cek Langsung Kesiapan Personel dan Sarpras

Senin, 19 Okt 2026 20:57 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:57 WIB

POLDA SULBAR- Kesiapan melindungi masyarakat dimulai dari personel yang terlatih dan peralatan yang siap digunakan. Semangat tersebut mendasari pengecekan…

Hadir Saat Warga Membutuhkan, Kapolda Sulbar Pastikan Kesiapan Pelayanan di Polresta Mamuju

Hadir Saat Warga Membutuhkan, Kapolda Sulbar Pastikan Kesiapan Pelayanan di Polresta Mamuju

Senin, 19 Okt 2026 20:55 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:55 WIB

MAMUJU – Setiap warga yang datang ke kantor polisi membawa harapan untuk didengar, dibantu, dan mendapatkan perlindungan. Harapan itulah yang menjadi semangat k…

Kapolda Sulbar dan Jajaran Pejabat Utama Turun Langsung Atur Lalu Lintas dan Sapa Masyarakat

Kapolda Sulbar dan Jajaran Pejabat Utama Turun Langsung Atur Lalu Lintas dan Sapa Masyarakat

Senin, 19 Okt 2026 15:02 WIB

Senin, 19 Okt 2026 15:02 WIB

POLDA SULBAR- Ada yang berbeda dari keramaian lalu lintas pagi di Kota Mamuju, Senin (19/10/26). Jika biasanya di setiap persimpangan jalan hanya terlihat…

Dispendik Surabaya Imbau SD-SMP Manfaatkan Destinasi Lokal untuk Outing Class

Dispendik Surabaya Imbau SD-SMP Manfaatkan Destinasi Lokal untuk Outing Class

Senin, 19 Okt 2026 14:58 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:58 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengimbau sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) mengoptimalkan destinasi wisata edukasi dan ruang…

KPK: Pejabat BNPB Diduga Terima Suap Rp2,38 Miliar dan Emas 325 Gram

KPK: Pejabat BNPB Diduga Terima Suap Rp2,38 Miliar dan Emas 325 Gram

Senin, 19 Okt 2026 14:55 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:55 WIB

JAKARTA- KPK mengungkap dugaan penerimaan suap oleh pejabat BNPB terkait pengadaan yang menggunakan DSP kebencanaan. Suap tersebut diduga diterima dalam bentuk …

Hari Santri 2026, PKB Kota Surabaya Ajak Santri dan Santriwati Jaga Tradisi Pesantren dan Keutuhan Negeri

Hari Santri 2026, PKB Kota Surabaya Ajak Santri dan Santriwati Jaga Tradisi Pesantren dan Keutuhan Negeri

Senin, 19 Okt 2026 14:04 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:04 WIB

SURABAYA – Menjelang peringatan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2026, Ketua DPC PKB Kota Surabaya Muhammad Faridz Afif atau Gus Afif mengajak seluruh s…