DPRD Soroti Program Dandan Omah, Kuota Rutilahu Naik Dinilai Belum Sentuh Akar Masalah

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Program Dandan Omah di Surabaya dinilai masih belum optimal
Program Dandan Omah di Surabaya dinilai masih belum optimal

i

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menaikkan kuota renovasi rumah tidak layak huni (rutilahu) melalui program Dandan Omah menjadi 2.240 unit pada tahun anggaran 2026. Namun, peningkatan tersebut dinilai belum sepenuhnya menjawab kebutuhan warga di tingkat akar rumput.

Sorotan tersebut disampaikan Ketua Panitia Khusus (Pansus) Hunian Layak DPRD Kota Surabaya, Muhammad Saifuddin. Ia menilai, meski secara kuantitas mengalami peningkatan, pelaksanaan program rutilahu masih menghadapi berbagai hambatan struktural dan prosedural.

“Memang tahun ini naik menjadi 2.240 unit, tetapi efektivitas rutilahu belum maksimal karena belum semua warga yang membutuhkan bisa terjangkau,” ujar Saifuddin, Senin (5/1/2026).

Menurut politisi Partai Demokrat itu, persoalan utama terletak pada status legalitas lahan. Banyak rumah warga dengan kondisi sangat tidak layak huni tidak dapat diintervensi karena berdiri di atas tanah milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) atau bekas tanah PJKA.

“Ada banyak rumah yang seharusnya bisa mendapat bantuan karena kondisinya sangat memprihatinkan, tetapi terbentur prosedur. Misalnya rumah di atas tanah PJKA atau KAI, itu tidak bisa dibangun, padahal kebutuhan warga sangat mendesak,” jelasnya.

Saifuddin mencontohkan kondisi di RW 11 Kelurahan Wonokosumo, Kecamatan Semampir. Di kawasan tersebut, masih banyak rumah warga yang tidak layak huni, namun belum tersentuh program rutilahu karena terkendala persoalan lahan.

“Di sana banyak rumah yang wajib mendapat sentuhan program ini, tetapi mekanisme yang ada saat ini belum bisa menjangkau,” ungkapnya.

Ia menegaskan, jika Pemkot Surabaya ingin benar-benar mewujudkan hunian layak bagi seluruh warga, diperlukan terobosan hukum yang mampu menjembatani kepentingan kemanusiaan dan kepatuhan terhadap regulasi.

“Solusinya harus ada terobosan hukum supaya rasa keadilan bisa dirasakan oleh seluruh warga Surabaya, termasuk mereka yang tinggal di atas tanah PJKA atau KAI,” tegas Saifuddin.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa persoalan tersebut masih menjadi diskursus serius dalam pembahasan Pansus Hunian Layak DPRD Surabaya. DPRD, kata dia, mendorong lahirnya formulasi kebijakan yang lebih adaptif dan berkeadilan sosial.

“Bagaimana pemerintah hadir memberikan hunian layak, tetapi tetap tidak menabrak aturan. Di situlah tantangan besarnya,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Pemkot Surabaya pada tahun 2026 mengalokasikan anggaran rutilahu sebesar Rp35 juta per unit, dengan total anggaran sekitar Rp78,4 miliar. Program Dandan Omah ini diperuntukkan bagi keluarga miskin (gamis) dan pra-miskin (pramis) sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas hunian warga Kota Pahlawan. (dims)

Berita Terbaru

Granat Kuno Ditemukan di Keraton Surakarta, Diduga Masih Aktif, Simak Kronologi dan Penanganannya

Granat Kuno Ditemukan di Keraton Surakarta, Diduga Masih Aktif, Simak Kronologi dan Penanganannya

Selasa, 20 Okt 2026 17:44 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 17:44 WIB

Sebuah granat kuno diduga aktif ditemukan saat pembersihan Panti Pidana Karaton Surakarta Hadiningrat. LDA langsung berkoordinasi dengan Tim Jihandak Polri.…

Kunjungan ke Kantor DPRD, Kapolda Sulbar Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Sebagai Sarana Penyampaian Pendapat

Kunjungan ke Kantor DPRD, Kapolda Sulbar Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Sebagai Sarana Penyampaian Pendapat

Selasa, 20 Okt 2026 17:41 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 17:41 WIB

POLDA SULBAR - Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendengarkan suara rakyat, Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol Totok Suharyanto…

Kawal Agenda Presiden dan Prioritas Kapolri, Polda Sulbar–Korem 142/Tatag Perkuat Sinergi untuk Masyarakat

Kawal Agenda Presiden dan Prioritas Kapolri, Polda Sulbar–Korem 142/Tatag Perkuat Sinergi untuk Masyarakat

Selasa, 20 Okt 2026 15:40 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 15:40 WIB

MAMUJU — Polda Sulawesi Barat dan Korem 142/Tatag memperkuat sinergi untuk menjaga keamanan daerah, mendukung agenda pembangunan Presiden, serta menghadirkan m…

Selaraskan Program Prioritas Kapolri, Kapolda Sulbar Perkuat Sinergi dengan Pemprov untuk Hadirkan Pelayanan yang Dirasa

Selaraskan Program Prioritas Kapolri, Kapolda Sulbar Perkuat Sinergi dengan Pemprov untuk Hadirkan Pelayanan yang Dirasa

Selasa, 20 Okt 2026 15:36 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 15:36 WIB

MAMUJU — Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol Totok Suharyanto memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk menyelaraskan pelaksanaan Program …

Semarak HUT Humas Polri ke-75, Bid Humas Polda Sulbar Salurkan Bantuan ke Rumah Tahfiz Qur’an Manakarra

Semarak HUT Humas Polri ke-75, Bid Humas Polda Sulbar Salurkan Bantuan ke Rumah Tahfiz Qur’an Manakarra

Selasa, 20 Okt 2026 13:05 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 13:05 WIB

POLDA SULBAR- Semarak peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 Humas Polri diwujudkan dalam aksi sosial yang tulus dan sederhana namun penuh makna yang digelar oleh…

Gandeng Pendamping PKH, Dinsos PPPA Kota Probolinggo Cegah Kekerasan dan Bullying Anak dalam Keluarga 

Gandeng Pendamping PKH, Dinsos PPPA Kota Probolinggo Cegah Kekerasan dan Bullying Anak dalam Keluarga 

Selasa, 20 Okt 2026 11:24 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 11:24 WIB

PROBOLINGGO — Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kota Probolinggo memperkuat edukasi keluarga untuk mencegah kekerasan t…