DPRD Surabaya Desak Sanksi Tegas Oknum Satpol PP Diduga Pungli PKL

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tangkapan layar video oknum Satpol PP Surabaya yang diduga main pungli
Tangkapan layar video oknum Satpol PP Surabaya yang diduga main pungli

i

SURABAYA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya menyoroti serius dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang melibatkan oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terhadap pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Jalan Kenjeran. DPRD menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran berat yang mencoreng marwah institusi penegak peraturan daerah serta Pemerintah Kota Surabaya.

Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Muhammad Saifuddin, menegaskan bahwa kasus ini tidak bisa diselesaikan dengan sanksi ringan. Menurutnya, tindakan pungli merupakan bentuk penyalahgunaan kewenangan yang berdampak langsung pada kepercayaan publik.

“Ini bukan pelanggaran biasa, tetapi pelanggaran yang sangat serius. Karena itu, sanksinya tidak boleh hanya berupa peringatan, harus tegas, terukur, dan memberikan efek jera,” ujar Saifuddin, Sabtu (13/12/2025).

Politisi Partai Demokrat tersebut menilai beredarnya video dugaan pungli itu menjadi tamparan keras bagi Pemerintah Kota Surabaya yang selama ini gencar mengampanyekan gerakan anti pungli dan penguatan integritas aparatur.

“Video ini menampar wajah Pemkot Surabaya. Selama ini kampanye anti pungli terus digaungkan, tapi di lapangan justru muncul praktik seperti ini,” tegasnya.

Saifuddin juga mengingatkan agar kejadian serupa tidak kembali terulang, karena dapat semakin merusak citra dan kredibilitas aparat penegak peraturan daerah di mata masyarakat, khususnya para PKL.

“Saya meminta Satpol PP melakukan evaluasi besar-besaran di internal organisasi. Kembalilah pada tugas dan fungsi utama sebagai penegak perda, bukan malah menjadi perompak PKL,” tandasnya.

Sebagai tindak lanjut, DPRD Surabaya, khususnya Komisi A, memastikan akan memanggil jajaran Satpol PP Kota Surabaya untuk dimintai keterangan sekaligus melakukan evaluasi menyeluruh terkait sistem pengawasan dan pembinaan anggota.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Achmad Zaini, menyatakan pihaknya telah memproses oknum anggota yang diduga terlibat dalam kasus tersebut dan berkomitmen menjatuhkan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan sementara, peristiwa dalam video tersebut terjadi pada rentang waktu Juli hingga Oktober 2024. Meski demikian, Satpol PP menegaskan bahwa praktik pungli, baik video lama maupun baru, tetap merupakan pelanggaran berat.

“Kami akan memperkuat pengawasan internal melalui monitoring dan evaluasi rutin agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya. (dims)

Berita Terbaru

Rangkaian Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, Ini Makna Filosofi Tari Bedhaya Ketawang

Rangkaian Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, Ini Makna Filosofi Tari Bedhaya Ketawang

Sabtu, 05 Sep 2026 17:39 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:39 WIB

SURAKARTA — Karaton Surakarta Hadiningrat melaksanakan salah satu rangkaian penting menuju Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, yakni latihan p…

Karhutla Mengintai, Kapolres Mateng Minta Warga Tak Bakar Lahan

Karhutla Mengintai, Kapolres Mateng Minta Warga Tak Bakar Lahan

Sabtu, 05 Sep 2026 17:23 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:23 WIB

MAMUJU TENGAH – Menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kapolres Mamuju Tengah (Mateng) AKBP Ari P…

Antisipasi El Nino, Kapolres Mamasa Imbau Warga Waspada Karhutla

Antisipasi El Nino, Kapolres Mamasa Imbau Warga Waspada Karhutla

Sabtu, 05 Sep 2026 16:39 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 16:39 WIB

MAMASA – Menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kapolres Mamasa AKBP Ariantony Utama Bangalino, S…

Di SMAN 2 Mamuju, Polantas Hadir Melayani dan Tanamkan Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas Sejak Dini

Di SMAN 2 Mamuju, Polantas Hadir Melayani dan Tanamkan Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas Sejak Dini

Sabtu, 05 Sep 2026 13:25 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 13:25 WIB

POLDA SULBAR  - Komitmen Polantas Polda Sulbar hadir melayani masyarakat terus dilakukan. Kali ini, perhatian tertuju pada generasi pelajar di SMAN 2 Mamuju, …

Bidik Tersangka Baru dari DPR? Korupsi Kuota Haji, KPK Telaah Dugaan Permintaan Uang Panja Komisi VIII

Bidik Tersangka Baru dari DPR? Korupsi Kuota Haji, KPK Telaah Dugaan Permintaan Uang Panja Komisi VIII

Sabtu, 05 Sep 2026 11:47 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 11:47 WIB

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan seluruh fakta dalam persidangan dugaan korupsi kuota haji tambahan 2023-2024 akan ditelaah. Salah satu…

Kejaksaan Negeri Magetan Sita Uang Rp1,1 Miliar dari 3 Tersangka Kasus Pokir DPRD

Kejaksaan Negeri Magetan Sita Uang Rp1,1 Miliar dari 3 Tersangka Kasus Pokir DPRD

Sabtu, 05 Sep 2026 11:40 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 11:40 WIB

MAGETAN- Penyidikan dugaan korupsi anggaran Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Magetan tahun anggaran 2020-2024 memasuki tahap akhir. Kejaksaan Negeri (Kejari)…