4 WNA Nyolong Emas Perhiasan, Ditangkap Satreskrim Polrestabes Surabaya

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kasat Reskrim Polrestabes AKBP Edy Herwiyanto
Kasat Reskrim Polrestabes AKBP Edy Herwiyanto

i

SURABAYA - Satreskrim Polrestabes Surabaya gelar konferensi pers pengungkapan kasus pencurian emas oleh empat warga negara asing (WNA) pada hari Jumat 30 Januari 2026. 

Empat WNA berinisial FR, YS, MR dan ZR, yang ditangkap pada tanggal 24 Desember 2025 lalu di sebuah hotel kawasan Jakarta Pusat. Pencurian dilakukan di toko emas kawasan Pacar Keling Surabaya, dan merupakan WNA yang masing-masing berasal dari Pakistan dan Jordania.

Kasat Reskrim Polrestabes AKBP Edy Herwiyanto saat konferensi pers mengatakan keempat WNA tersebut sudah berada di Indonesia sejak tahun 2023. “Para pelaku sudah berada di Indonesia sejak 2023, dan mereka hidup secara nomaden,” ujar AKBP Edy.

Selain itu AKBP Edy juga menyampaikan bahwa salah satu dari WNA tersebut juga ditetapkan residivis karena pernah melakukan tindak kejahatan serupa di negara Thailand. “Satu dari WNA tersebut dari hasil koordinasi penyidik merupakan residivis, pernah melakukan kejahatan yang sama di Thailand,” ungkapnya.

Usai di amankan keempat pelaku WNA diketahui sudah menjual emas hasil curian dan kepolisian berhasil mengamankan uang hasil penjualan senilai Rp. 180 juta. “Emas sudah berhasil dijual, dan dari hasil penjualan tersebut telah berhasil disita total 180 juta,” ucapnya.

AKBP Edy juga menyampaikan bahwa saat ini para pelaku sedang dalam proses penyidikan dan berkas perkara sudah di serahkan ke Kejaksaan serta sudah ditetapkan P-21. “Insyaallah minggu depan akan dilakukan ke tahap penuntutan (tahap II), di mana tersangka dan barang bukti diserahkan ke Kejaksaan,” ujarnya. (RRI)

 

Berita Terbaru

Polda Sulbar Intensifkan Operasi Antik Marano 2026, 24 Kasus Narkotika Terungkap

Polda Sulbar Intensifkan Operasi Antik Marano 2026, 24 Kasus Narkotika Terungkap

Selasa, 25 Agu 2026 14:08 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 14:08 WIB

MAMUJU — Polda Sulawesi Barat bersama jajaran terus mengintensifkan pelaksanaan Operasi Antik Marano 2026 sebagai langkah tegas dalam memberantas peredaran dan …

Momen Maulid Nabi, Kapolda Sulbar Ajak Generasi Penerus Wujudkan Kamtibmas Berlandaskan Teladan Rasulullah

Momen Maulid Nabi, Kapolda Sulbar Ajak Generasi Penerus Wujudkan Kamtibmas Berlandaskan Teladan Rasulullah

Selasa, 25 Agu 2026 12:19 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 12:19 WIB

POLDA SULBAR- Dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 H, Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta mengajak seluruh…

Anak Buah Menhut Raja Juli Mangkir dari Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Kuansing

Anak Buah Menhut Raja Juli Mangkir dari Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Kuansing

Selasa, 25 Agu 2026 09:43 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 09:43 WIB

JAKARTA- Staf Khusus Menteri Kehutanan, Andi Saiful Haq, tidak menghadiri pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Seharusnya, anak buah Menhut Raja…

Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri, Ada Apa?

Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri, Ada Apa?

Selasa, 25 Agu 2026 09:37 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 09:37 WIB

JAKARTA — Ada pemandangan istimewa dalam Peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026 di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta, Jumat (21/8/2026). Para mantan K…

Pemkot Surabaya Tegur Kontraktor Catut Nama DSDABM di Truk Proyek

Pemkot Surabaya Tegur Kontraktor Catut Nama DSDABM di Truk Proyek

Selasa, 25 Agu 2026 09:34 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 09:34 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegur kontraktor proyek yang menggunakan nama pemkot pada kendaraan proyek di Jalan Dr Moestopo, Surabaya. …

ICMI Dorong Pemkot Surabaya Bangun Ekosistem Kesehatan Berbasis RW: Dari CKG jadi RS Smart

ICMI Dorong Pemkot Surabaya Bangun Ekosistem Kesehatan Berbasis RW: Dari CKG jadi RS Smart

Selasa, 25 Agu 2026 09:32 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 09:32 WIB

SURABAYA- Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang gencar digulirkan Pemkot Surabaya dinilai menyimpan potensi besar sebagai pijakan awal membangun ekosistem…