Tim Gabungan Polda Riau dan Polres Pelalawan Tangkap Pembunuh Gajah Sumatera

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tim gabungan Polda Riau dan Polres Pelalawan menangkap pembunuh gajah Sumatra di wilayah Kabupaten Pelalawan
Tim gabungan Polda Riau dan Polres Pelalawan menangkap pembunuh gajah Sumatra di wilayah Kabupaten Pelalawan

i

BATAM- Tim gabungan Polda Riau dan Polres Pelalawan menangkap pembunuh gajah Sumatra di wilayah Kabupaten Pelalawan.

Dalam operasi ini, petugas mengamankan sejumlah tersangka beserta barang bukti berupa Gading Gajah dan senjata api.

Penangkapan bermula dari penyelidikan intensif tim setelah temuan Gajah Sumatera yang mati dibunuh di Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau, Sabtu (7/2/2026).

Melalui penelusuran jejak digital dan keterangan saksi, petugas berhasil mengidentifikasi para pelaku.

Selain menangkap pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti.

Mulai dari Gading Gajah yang telah dipotong, hingga senjata api laras panjang modifikasi yang diduga digunakan untuk melumpuhkan Gajah.

Kapolda Riau, Herry Heryawan, membuka tabir kasus pembunuhan Gajah yang terjadi pada awal Februari 2026 lalu. 

Sedikit demi sedikit, fakta di balik kematian satwa dilindungi tersebut diungkap ke publik.

Gajah jantan berusia sekitar 40 tahun itu ditembak oleh pemburu liar di kawasan hutan tanaman industri (HTI), Kabupaten Pelalawan, Riau. 

Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus perburuan satwa dilindungi di Bumi Lancang Kuning dan bila kita lihat senjata dan peralatannya, ini bukan pemburu amatir, pelaku profesional.

Dalam video Instagram resminya, Irjen Herry mengungkap dua nama yang diduga kuat terlibat dalam jaringan perdagangan Gading tersebut.

Tersangka pertama adalah AB alias Al, yang berperan sebagai pengirim paket berisi Gading Gajah ke wilayah Jakarta Barat. Dari aksinya itu, AB disebut menerima upah dari tersangka lainnya.

Selain itu, proyektil peluru yang ditemukan juga telah menjadi bagian penting dari barang bukti. 

Hasil uji balistik disebut-sebut mulai mengerucut pada dugaan kuat jenis senjata yang digunakan untuk melumpuhkan Gajah malang tersebut. 

Polisi perlu mengembangkan dan melacak hingga penadah Gading Gajah tersebut, karena mereka sindikat profesional.

Aliansi Pecinta Satwa Liar Indonesia (APECSI) memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan dan jajarannya. (*)

Berita Terbaru

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

SURABAYA- Pemkot Surabaya terus melanjutkan program normalisasi Ruang Sungai Kalianak yang kini memasuki tahap ketiga, Senin (20/7/2026). Program ini merupakan…

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

BATAM— Mobil pikap bernomor polisi BP 8640 DM yang melansir belasan jeriken BBM jenis Pertalite di SPBU 13.294.704 Kodim, Batam, tercatat atas nama PT Latitude …

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

JAKARTA- DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menjadi undang-undang dalam agenda Rapat…

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

JAKARTA– KPK mengisyaratkan peluang mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di Kementerian Kehutanan (…

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Oleh: Lujeng Lutvia, S.Pd, Gr  Di tengah berbagai tantangan penyelenggaraan pendidikan inklusif di Indonesia, SMP Negeri 3 Probolinggo menunjukkan bahwa …

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

SURABAYA- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan bahwa penarikan iuran atau …