84 Penyanyi Dangdut Jadi Korban Arisan Bodong, Mengadu ke Rumah Aspirasi Armuji

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Puluhan korban arisan bodong mengadu ke Rumah Aspirasi Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji
Puluhan korban arisan bodong mengadu ke Rumah Aspirasi Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji

i

SURABAYA – Sebanyak 84 penyanyi dangdut asal Surabaya dan sejumlah daerah penyangga menjadi korban dugaan arisan bodong dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp 2,2 miliar.

Kasus tersebut menyeret nama Novita Sari alias Novita Amanda yang diduga menjalankan arisan fiktif dengan iming-iming keuntungan besar dalam waktu singkat. Para korban berasal dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, hingga Mojokerto.

Puluhan korban kini mengadu ke Rumah Aspirasi Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, guna mencari keadilan dan meminta pendampingan atas kasus yang mereka alami.

Salah satu korban, Dea Bonita (22), mengaku mengalami kerugian hingga Rp 40 juta setelah mengikuti arisan tersebut sejak Februari 2026.

“Awalnya saya taruh Rp 1 juta dan dijanjikan kembali Rp 1,1 juta sampai Rp 1,2 juta setiap bulan. Lama-lama pencairannya makin cepat, seminggu sampai dua minggu sekali,” ujar Dea kepada awak media, Selasa (12/5/2026).

Menurut Dea, sistem yang dijalankan pelaku menawarkan sejumlah slot investasi dengan nominal berbeda. Dalam satu hari, korban bisa menyetor belasan juta rupiah demi mengejar keuntungan yang dijanjikan.

“Misalnya dia buka slot Rp 1 juta dan Rp 3 juta, saya ambil semua. Jadi sehari bisa masuk sampai Rp 12 juta,” jelasnya.

Ia menyebut total kerugian seluruh korban mencapai sekitar Rp 1,8 miliar untuk uang pokok saja. Jika ditambah keuntungan yang dijanjikan, nilainya diperkirakan menembus Rp 2,2 miliar.

“Rp 1,8 miliar itu pokoknya saja. Kalau sama bunganya bisa sampai Rp 2,2 miliar,” katanya.

Dea mengungkapkan, salah satu korban bahkan berharap hasil arisan tersebut bisa digunakan untuk biaya operasi anggota keluarganya. Namun pencairan yang dijanjikan justru tak pernah terealisasi.

“Dia awalnya cuma menagih pencairan, tapi malah dimanfaatkan untuk jual arisan lagi. Penawarannya terbuka,” ucapnya.

Menurut para korban, Novita sempat menjanjikan pengembalian uang secara bertahap dalam kurun dua minggu ke depan. Bahkan, pelaku disebut telah mengakui bahwa arisan yang dijalankannya bersifat fiktif.

“Sudah ada pengakuan langsung kalau arisan itu memang bodong. Dia mengakui uang korban diputar terus sampai akhirnya jebol,” tegas Dea.

Korban lainnya, Jihan Savita (22), mengaku awalnya tidak menaruh curiga karena mengenal pelaku sebagai sesama penyanyi dangdut.

“Karena sama-sama penyanyi, jadi kami percaya saja,” kata Jihan.

Ia mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 16 juta. Awalnya, pelaku menjanjikan keuntungan hingga 20 persen setiap periode pencairan.

“Februari sampai Maret masih lancar. Misal setor Rp 1 juta, nanti cair Rp 1,1 juta,” jelasnya.

Namun sejak akhir April 2026, pembayaran mulai macet. Pelaku juga disebut terus mengubah aturan pencairan dana.

“Awalnya cair H+1, terus berubah jadi H+2, sampai akhirnya enggak cair sama sekali,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris For Justice, Yudistira Eka Putra, yang mendampingi korban mengatakan mayoritas korban merupakan warga Surabaya.

Ia menegaskan para korban kini berharap ada perhatian dari Pemerintah Kota Surabaya setelah mengadu ke Rumah Aspirasi Armuji.

“Lebih dari 70 persen korban warga Surabaya. Kalau sampai 17 Mei tidak ada iktikad baik dari pelaku, kami akan melaporkan kasus ini ke kepolisian,” kata Yudistira.

Menurutnya, pelaku juga sempat mengakui dalam grup percakapan bahwa arisan tersebut memang fiktif dan hanya mengandalkan perputaran uang anggota.

“Pelaku menawarkan arisan dengan iming-iming keuntungan 20 persen sampai 50 persen dalam waktu singkat,” pungkasnya. (dim)

Berita Terbaru

Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Banding

Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Banding

Selasa, 30 Jun 2026 22:05 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 22:05 WIB

JAKARTA- Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim divonis 10 tahun penjara dalam perkara dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management…

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

Selasa, 30 Jun 2026 21:55 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 21:55 WIB

JAKARTA- Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat menjatuhkan vonis 10 tahun penjara kepada mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim. Vonis tersebut…

Periksa Ketum Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno, KPK Dalami Dugaan TPPU

Periksa Ketum Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno, KPK Dalami Dugaan TPPU

Selasa, 30 Jun 2026 13:30 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 13:30 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Ketua Umum Pemuda Pancasila, Japto Soerjosoemarno, sebagai saksi. Japto diperiksa terkait dugaan g…

KPK Dalami Aliran Dana dalam Kasus Dugaan Suap Impor Ilegal

KPK Dalami Aliran Dana dalam Kasus Dugaan Suap Impor Ilegal

Selasa, 30 Jun 2026 13:26 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 13:26 WIB

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi terus mengembangkan penyidikan kasus dugaan suap impor ilegal di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Pendalaman…

Prediksi Skor Prancis vs Swedia Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Mbappe-Dembele Jadi Momok Menakutkan!

Prediksi Skor Prancis vs Swedia Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Mbappe-Dembele Jadi Momok Menakutkan!

Selasa, 30 Jun 2026 12:41 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 12:41 WIB

EAST RUTHERFORD– Turnamen akbar Piala Dunia 2026 kini telah memasuki fase gugur yang menegangkan. Salah satu laga panas yang paling dinantikan di babak 32 b…

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Duel Sengit Diallo vs Haaland!

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Duel Sengit Diallo vs Haaland!

Selasa, 30 Jun 2026 10:09 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 10:09 WIB

TEXAS- Babak gugur Piala Dunia 2026 kini memasuki fase krusial. Salah satu duel sengit yang menarik perhatian di babak 32 besar adalah pertemuan antara Pantai…