Polemik Lahan 19,1 Hektar, Kejari Karimun Usut Dugaan Korupsi PT Saipem Kian Menguat

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kejaksaan Negeri Karimun mulai melakukan langkah penyelidikan penggunaan lahan seluas 19,1 hektar milik Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun yang dipakai oleh PT Saipem Karimun Branch tersebut.
Kejaksaan Negeri Karimun mulai melakukan langkah penyelidikan penggunaan lahan seluas 19,1 hektar milik Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun yang dipakai oleh PT Saipem Karimun Branch tersebut.

i

KARIMUN – Kasus penggunaan lahan dumping area seluas 19,1 hektar oleh PT Saipem Karimun Branch kini semakin panas dan menyita perhatian publik.Berita

Polemik yang selama ini jadi perbincangan masyarakat akhirnya resmi masuk ke ranah aparat penegak hukum.

‎‎Kejaksaan Negeri Karimun dikabarkan telah mulai melakukan langkah penyelidikan awal terkait penggunaan lahan milik Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun tersebut.

‎Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Karimun, Dedi Januarto Simatupang membenarkan bahwa, pihaknya saat ini tengah melakukan proses Pengumpulan Bahan dan Keterangan (Pulbaket).

‎”Ya benar, proses lidik Pulbaket masih berjalan,” ungkap Dedi singkat saat dikonfirmasi, Sabtu (16/5/2026).

‎‎Informasi yang dihimpun, sejumlah pihak juga telah dipanggil dan dimintai keterangan oleh penyidik Kejaksaan Negeri Karimun.

‎Masuknya persoalan ini ke meja aparat penegak hukum semakin memperkuat dugaan adanya praktik korupsi maupun maladministrasi dalam pemanfaatan lahan daerah tersebut.

‎Publik pun mulai mempertanyakan bagaimana sebenarnya status penggunaan lahan tersebut.

Apakah PT Saipem telah mengantongi izin lengkap? Bagaimana bentuk perjanjian awal penggunaan aset daerah tersebut, serta yang paling disorot, kemana aliran potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) selama bertahun-tahun.

‎Jika ditaksir, nilai sewa lahan seluas 19,1 hektar tersebut diperkirakan dapat menghasilkan miliaran rupiah per tahun bagi daerah.

Namun hingga kini, persoalan kontribusi terhadap kas daerah masih menjadi tanda tanya besar.

‎Sorotan tajam masyarakat pun terus mengarah pada dugaan adanya kelalaian pengawasan hingga potensi kerugian daerah yang nilainya tidak sedikit.

‎Sementara itu, pihak PT Saipem Karimun Branch belum banyak memberikan tanggapan terkait polemik yang terus bergulir.

‎Saat dikonfirmasi, Sustainability Facilitator PT Saipem Indonesia Karimun Branch, Dahlia Manalu hanya memberikan jawaban singkat.

‎‎”Saya melihat dan meneruskan ke manajemen berkaitan soal ini, karena bukan ranah saya untuk memberikan konfirmasi apapun,” tulis Dahlia melalui pesan singkat.

‎‎Kasus ini kini menjadi perhatian luas masyarakat Karimun Bumi Berazam dan terus berkembang seiring proses Pulbaket yang masih berjalan di Kejaksaan Negeri Karimun.

Tag :

Berita Terbaru

Dua Tahun Prabowo, Politisi Gerindra Ini Dorong Birokrasi Surabaya Lebih Responsif dan Berintegritas

Dua Tahun Prabowo, Politisi Gerindra Ini Dorong Birokrasi Surabaya Lebih Responsif dan Berintegritas

Rabu, 21 Okt 2026 14:43 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:43 WIB

SURABAYA – Dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dinilai menjadi momentum untuk memperkuat kepastian hukum sekaligus mendorong reformasi birokrasi d…

Pastikan Kesiapan Sarana Dinas, Biro Logistik Polda Sulbar Supervisi ke Polres Majene

Pastikan Kesiapan Sarana Dinas, Biro Logistik Polda Sulbar Supervisi ke Polres Majene

Rabu, 21 Okt 2026 14:24 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:24 WIB

MAJENE – Memastikan pengelolaan perlengkapan dinas berjalan tertib, aman, dan sesuai ketentuan menjadi fokus Tim Bidang Logistik Tahun Anggaran 2026 dari Biro L…

Wakapolda Sulbar Pimpin Anev Penguatan Program Prioritas Kapolri

Wakapolda Sulbar Pimpin Anev Penguatan Program Prioritas Kapolri

Rabu, 21 Okt 2026 14:22 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:22 WIB

POLDA SULBAR- Wakapolda Sulbar, Brigjen Pol Hari Santoso, memimpin langsung rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) penguatan program prioritas Kapolri di Polda…

Kapolda Sulbar dan Pengadilan Tinggi Sulbar Komitmen Tingkatkan Penegakan Hukum

Kapolda Sulbar dan Pengadilan Tinggi Sulbar Komitmen Tingkatkan Penegakan Hukum

Rabu, 21 Okt 2026 14:20 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:20 WIB

POLDA SULBAR - Memperkuat fondasi penegakan hukum yang bermartabat di wilayah Sulawesi Barat, Kapolda Sulbar Irjen Pol Totok Suharyanto terus mempererat…

Angkat Isu Jaminan Fidusia, Dosen UIN Alauddin Makassar dan Anggota Polri Polda Sulbar Siapkan Buku Hukum Pidana

Angkat Isu Jaminan Fidusia, Dosen UIN Alauddin Makassar dan Anggota Polri Polda Sulbar Siapkan Buku Hukum Pidana

Rabu, 21 Okt 2026 10:04 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 10:04 WIB

MAMUJU— Semangat Polisi Peduli Pendidikan diwujudkan melalui kolaborasi di bidang akademik. Tri Suhendra Arbani, S.H., M.H., dosen Universitas Islam Negeri (…

Kabid Humas Polda Sulbar Imbau Masyarakat Waspada Modus Penipuan Online, Kenali Ciri-cirinya!

Kabid Humas Polda Sulbar Imbau Masyarakat Waspada Modus Penipuan Online, Kenali Ciri-cirinya!

Rabu, 21 Okt 2026 09:50 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 09:50 WIB

POLDA SULBAR– Merespons fenomena kejahatan siber dengan modus penipuan online yang mengintai siapa saja di dunia digital. Polda Sulbar menerbitkan panduan e…