Lagi, Aparat Gabungan TNI AL, BNNP, dan Bea Cukai Tangkap Kapal Diduga Bawa Sabu Dalam Jumlah Besar

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi narkoba
Ilustrasi narkoba

i

BATAM – Setelah TNI Aangkatan Laut menangkap kapal asing penyelundup 2,06 ton sabu-sabu di perairan Tanjung Balai Karimun, kini tim gabungan mengamankan lagi satu kapal berbendera Indonesia yang diduga mengangkut sabu dalam jumlah besar.

Kapal bernama MT Sea Dragon Tarawa itu beserta enam krunya, juga diamankan dari perairan Tanjung Balai Karimun, tepatnya dekat wilayah selatan Tanjung Piai, Malaysia.

Tim gabungan dalam operasi ini melibatkan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau, Bea Cukai Batam, dan TNI AL.

Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Kepri, Kombes Pol Bubung membenarkan penangkapan itu. “Informasinya benar, tetapi untuk jumlah pastinya masih dalam proses penghitungan. Kami menunggu rilis resmi dari Kepala BNN,” kata Kombes Pol Bubung seperti dilansir BatamNow.com, Rabu (21/05/2025).

Pihak Bea dan Cukai Batam juga belum bisa memberikan keterangan lengkap.

“Kami belum bisa memastikan jenis dan jumlah barang karena penyelidikan masih berlangsung,” kata Humas Bea dan Cukai Batam, Evi Octavia.

Dari hasil pelacakan BatamNow.com menggunakan aplikasi pelayaran Findship, kapal dengan panjang 27 meter dan lebar 7 meter itu terakhir berada di perairan sekitar dermaga milik Bea dan Cukai Batam di kawasan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji.

Penangkapan ini memicu perhatian serius dari berbagai pihak karena kapal ini disinyalir merupakan bagian dari jaringan internasional penyelundupan narkotika.

Kronologi Penangkapan

Awalnya, pada Kamis (15/05), diperoleh informasi bahwa MT Sea Dragon Tarawa diduga mengangkut narkotika.

Informasi tersebut ditindaklanjuti oleh BNN RI bekerja sama dengan BAIS TNI, Bea & Cukai, dan TNI AL.

Lalu pada Selasa (20/05) pukul 23.30 WIB, tim gabungan menindak MT Sea Dragon Tarawa di wilayah perairan Laut Natuna Selatan, dekat Tanjung Balai Karimun.

Operasi ini dipimpin oleh Direktur Penindakan dan Pengamanan BNN RI, Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan.

Di atas kapal yang berhasil dikuasai tersebut, tim gabungan mengamankan enam awak kapal, yang terdiri dari empat warga negara Indonesia (WNI), dan dua WN asing.

Pukul 24.00 WIB, kapal bersama seluruh awak diamankan dan tiba di Pelabuhan Bea dan Cukai di Tanjung Uncang pada Rabu (21/05) pukul 05.00 WIB.

Berdasarkan infomasi, kapal itu mengangkut sekitar 60 kardus yang diduga berisi narkotika jenis sabu-sabu, disembunyikan di bagian haluan kapal dan ruang mesin. Barang tersebut diangkut dari Thailand, dengan tujuan perairan Indonesia. (*)

Berita Terbaru

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

SURABAYA- Pemkot Surabaya terus melanjutkan program normalisasi Ruang Sungai Kalianak yang kini memasuki tahap ketiga, Senin (20/7/2026). Program ini merupakan…

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

JAKARTA- DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menjadi undang-undang dalam agenda Rapat…

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

JAKARTA– KPK mengisyaratkan peluang mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di Kementerian Kehutanan (…

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Oleh: Lujeng Lutvia, S.Pd, Gr  Di tengah berbagai tantangan penyelenggaraan pendidikan inklusif di Indonesia, SMP Negeri 3 Probolinggo menunjukkan bahwa …

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

SURABAYA- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan bahwa penarikan iuran atau …

Menhut Raja Julo Berpeluang Jadi Tersangka Gratifikasi Amplop Kuansing

Menhut Raja Julo Berpeluang Jadi Tersangka Gratifikasi Amplop Kuansing

Selasa, 21 Jul 2026 11:48 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 11:48 WIB

JAKARTA- Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni berpeluang ditetapkan sebagai tersangka apabila Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan bukti adanya…