Reses Ajeng Wira Wati, Warga Keluhkan SPMB dan Pelayanan Kesehatan

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ajeng Wira Wati
Ajeng Wira Wati

i

SURABAYA— Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Surabaya, Ajeng Wira Wati, menggelar kegiatan serap aspirasi masyarakat dengan menerima berbagai keluhan dan curhatan warga terkait persoalan di lingkungan mereka. 

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah isu menjadi perhatian warga mulai dari Penerangan Jalan Umum (PJU), program rumah tidak layak huni (Rutilahu), Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), hingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.

Ajeng yang juga anggota Komisi D DPRD Surabaya menjelaskan, pelaksanaan SPMB tingkat SD dan SMP saat ini menggunakan skema berdasarkan usia dan jarak domisili melalui sistem desil 1 hingga 5.

Banyak warga mempertanyakan mekanisme penentuan desil serta peluang anak-anak mereka untuk mendapatkan akses pendidikan di sekolah negeri.

“Sekolah swasta juga bisa menjadi alternatif bagi siswa yang belum tertampung di sekolah negeri. Pemerintah juga memiliki peluang bantuan pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Ajeng saat berdialog dengan warga.

Dalam sesi curhat warga, sejumlah pertanyaan turut disampaikan terkait Program Indonesia Pintar (PIP), program tebus ijazah bagi keluarga kurang mampu, hingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah-sekolah yang belum mendapatkan jatah program tersebut.

Selain menyerap aspirasi masyarakat, Ajeng juga mensosialisasikan sejumlah Program Strategis Nasional (PSN) yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto. Program tersebut di antaranya Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih, program swasembada pangan, hingga layanan cek kesehatan gratis bagi masyarakat.

Menurut Ajeng, kegiatan reses dan serap aspirasi menjadi momentum penting untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat diperjuangkan melalui kebijakan pemerintah daerah maupun pusat.

“Kami ingin memastikan suara warga benar-benar tersampaikan dan menjadi perhatian bersama, terutama persoalan pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” katanya. (dim)

Berita Terbaru

Gempa NTT Berdampak ke Mahasiswa di Surabaya, PDI Perjuangan Turun Tangan

Gempa NTT Berdampak ke Mahasiswa di Surabaya, PDI Perjuangan Turun Tangan

Sabtu, 22 Agu 2026 20:41 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 20:41 WIB

SURABAYA – Kepedulian terhadap mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tengah menempuh pendidikan di Kota Surabaya ditunjukkan DPC PDI Perjuangan Kota S…

Geger! Tangisan Bayi dari Kamar Kos Gubeng Bongkar Kematian Tragis

Geger! Tangisan Bayi dari Kamar Kos Gubeng Bongkar Kematian Tragis

Sabtu, 22 Agu 2026 20:37 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 20:37 WIB

SURABAYA – Tangisan bayi dari sebuah kamar kos di kawasan Gubeng Kertajaya, Surabaya, pada Rabu (5/8/2026), mengungkap kasus kematian bayi yang baru d…

Sulbar Kondusif, Polda dan Jajaran Perkuat Respons Karhutla serta Pelayanan Masyarakat

Sulbar Kondusif, Polda dan Jajaran Perkuat Respons Karhutla serta Pelayanan Masyarakat

Sabtu, 22 Agu 2026 15:13 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 15:13 WIB

MAMUJU— Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Sulawesi Barat dalam sepekan terakhir secara umum aman dan kondusif. Polda Sulbar b…

Persempit Ruang Gerak Kejahatan, Tim URC Polda Sulbar Intensifkan Patroli Malam

Persempit Ruang Gerak Kejahatan, Tim URC Polda Sulbar Intensifkan Patroli Malam

Sabtu, 22 Agu 2026 13:20 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 13:20 WIB

POLDA SULBAR - Memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif serta meminimalkan potensi gangguan kriminalitas saat malam hari, Tim Unit…

Musancab PKB Surabaya, Gus Thoriq Turut Perkuat Konsolidasi

Musancab PKB Surabaya, Gus Thoriq Turut Perkuat Konsolidasi

Sabtu, 22 Agu 2026 13:13 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 13:13 WIB

SURABAYA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Surabaya menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di Kantor DPC PKB Surabaya, S…

DPRD Surabaya Soroti 109 Bozem, Sistem Pengendali Banjir Diminta Terintegrasi

DPRD Surabaya Soroti 109 Bozem, Sistem Pengendali Banjir Diminta Terintegrasi

Sabtu, 22 Agu 2026 07:10 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 07:10 WIB

SURABAYA – Sebanyak 109 bozem eksisting di Kota Surabaya dinilai menjadi modal penting dalam mengendalikan banjir. Namun, DPRD Surabaya menilai keberadaan b…