Aroma Politisasi dan Kriminalisasi di Balik Penetapan Tersangka Bupati Sitaro?

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Kepulauan Sitaro, Chyntia Ingrid Kalangit
Bupati Kepulauan Sitaro, Chyntia Ingrid Kalangit

i

SITARO- Penetapan status tersangka terhadap Bupati Kepulauan Sitaro, Chyntia Ingrid Kalangit, SKM, kini tidak hanya bergulir di ranah hukum, tetapi juga meledak menjadi bola panas politik yang memantik berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Aroma politisasi dan dugaan kriminalisasi mulai menyeruak, seiring menguatnya persepsi publik bahwa proses hukum ini tidak berdiri dalam ruang yang steril dari kepentingan kekuasaan.

Di tengah dinamika politik daerah yang sedang rapuh, langkah hukum terhadap kepala daerah aktif itu memunculkan pertanyaan besar. Apakah ini murni penegakan hukum demi keadilan, atau bagian dari skenario untuk melemahkan kekuatan politik tertentu di Sitaro?

Perdebatan itu bukan tanpa alasan. Publik melihat momentum penetapan tersangka terjadi di saat persaingan politik daerah sedang memanas, hubungan elit mulai retak, dan pertarungan pengaruh semakin terbuka. Situasi tersebut membuat sebagian masyarakat sulit memisahkan antara proses hukum dan kepentingan politik.

Di ruang-ruang publik, suara dukungan dan penolakan terus beradu. Ada yang menilai aparat penegak hukum sedang menjalankan tugas secara profesional. Namun tak sedikit pula yang melihat adanya aroma tebang pilih, bahkan dugaan bahwa hukum sedang diarahkan menjadi alat penekan terhadap lawan politik dan kekuatan yang dianggap tidak lagi sejalan.

Jika persepsi itu terus berkembang tanpa penjelasan yang terang dan transparan, maka dampaknya tidak sederhana. Bukan hanya citra pemerintah daerah yang terguncang, tetapi juga kepercayaan masyarakat terhadap institusi hukum bisa ikut runtuh.

Penetapan tersangka terhadap seorang kepala daerah tentu harus dihormati sebagai bagian dari proses hukum. Namun dalam negara demokrasi, penegakan hukum juga wajib bebas dari bayang-bayang kepentingan politik. Sebab ketika hukum mulai dipersepsikan memiliki keberpihakan, maka publik akan sulit percaya bahwa keadilan benar-benar sedang ditegakkan.

Hari ini, masyarakat Sitaro sedang menyaksikan satu babak penting dalam perjalanan politik daerahnya. Dan publik akan menilai, apakah kasus ini benar-benar berdiri di atas fakta hukum yang kokoh, atau justru menjadi potret bagaimana hukum bisa berubah menjadi alat pertarungan kekuasaan.

Karena ketika hukum mulai kehilangan netralitas, demokrasi sesungguhnya sedang berada dalam ancaman yang paling sunyi namun mematikan. (sumber: bintangbhayangkaraindonesia.id)

Berita Terbaru

Dalami Dugaan Penyalahgunaan Dana Insentif Kerohanian dan Jamkesda, Tipidkor Polda Sulbar Geledah Kantor Bupati Polman

Dalami Dugaan Penyalahgunaan Dana Insentif Kerohanian dan Jamkesda, Tipidkor Polda Sulbar Geledah Kantor Bupati Polman

Selasa, 03 Nov 2026 19:16 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 19:16 WIB

POLDA SULBAR- Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulbar melakukan penggeledahan di lingkungan Kantor Bupati Polewali Mandar, Selasa …

Gerindra Pecat Tiga Anggota DPRD Terseret Pesta Narkoba di Surabaya

Gerindra Pecat Tiga Anggota DPRD Terseret Pesta Narkoba di Surabaya

Selasa, 03 Nov 2026 16:28 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 16:28 WIB

SURABAYA – Majelis Kehormatan Partai Gerindra akhirnya menjatuhkan sanksi tegas terhadap tiga kadernya yang terjerat kasus pesta narkoba di sebuah hotel k…

Pedagang Tanjungsari Soroti Dugaan Tebang Pilih Penegakan Perda, Pengawasan Pasar Lain Dipertanyakan

Pedagang Tanjungsari Soroti Dugaan Tebang Pilih Penegakan Perda, Pengawasan Pasar Lain Dipertanyakan

Selasa, 03 Nov 2026 12:39 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 12:39 WIB

SURABAYA – Dugaan tebang pilih dalam penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Surabaya Nomor 1 Tahun 2023 dan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 51 Tahun 2023 m…

Bermain Sambil Belajar, Polisi Sahabat Anak Polda Sulbar Tanamkan Kesadaran Keselamatan Sejak Dini

Bermain Sambil Belajar, Polisi Sahabat Anak Polda Sulbar Tanamkan Kesadaran Keselamatan Sejak Dini

Selasa, 03 Nov 2026 12:32 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 12:32 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat kembali menyambut hangat kehadiran anak-anak TK dalam kegiatan Polisi Sahabat Anak, Selasa (3/11/26),…

Dipimpin Kepala Daerah Perempuan, Ponorogo Perkuat Pengarusutamaan Gender

Dipimpin Kepala Daerah Perempuan, Ponorogo Perkuat Pengarusutamaan Gender

Selasa, 03 Nov 2026 10:41 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 10:41 WIB

PONOROGO – Kabupaten Ponorogo memiliki keistimewaan tersendiri dalam implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG). Di tengah catatan bahwa hanya ada 36 bupati p…

Jangkau Masyarakat Lebih Luas, Polantas Polda Sulbar Sosialisasikan Operasi Patuh Demi Keselamatan Berlalu Lintas di RRI

Jangkau Masyarakat Lebih Luas, Polantas Polda Sulbar Sosialisasikan Operasi Patuh Demi Keselamatan Berlalu Lintas di RRI

Selasa, 03 Nov 2026 10:37 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 10:37 WIB

POLDA SULBAR - Untuk memperluas jangkauan sosialisasi sekaligus memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat dalam rangkaian pelaksanaan Operasi Patuh …

URC Polda Sulbar Sisir Kota Mamuju, Premanisme dan Balap Liar Jadi Sasaran!

URC Polda Sulbar Sisir Kota Mamuju, Premanisme dan Balap Liar Jadi Sasaran!

Selasa, 03 Nov 2026 10:19 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 10:19 WIB

MAMUJU – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda S…

Polri Mutasi Tiga Pamen, Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Geledah Pondok Pesantren

Polri Mutasi Tiga Pamen, Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Geledah Pondok Pesantren

Selasa, 03 Nov 2026 09:46 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 09:46 WIB

JAKARTA- Polri melakukan mutasi terhadap tiga Perwira Menengah (Pamen). Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2463/XI/KEP./2026…

Polri Mutasi Lima Pati dan Pamen, Kapusdokkes dan Kapuskeu Berganti

Polri Mutasi Lima Pati dan Pamen, Kapusdokkes dan Kapuskeu Berganti

Selasa, 03 Nov 2026 09:42 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 09:42 WIB

JAKARTA- Polri melakukan mutasi terhadap lima perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2414/X/KEP./2026…

Realisasi APBD Ponorogo Tembus Rp1,67 Triliun, Capaian Pendapatan Naik Pesat

Realisasi APBD Ponorogo Tembus Rp1,67 Triliun, Capaian Pendapatan Naik Pesat

Selasa, 03 Nov 2026 09:34 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 09:34 WIB

PONOROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mencatatkan kinerja keuangan daerah yang positif hingga kuartal ketiga tahun ini. Berdasarkan data Pemkab P…