Jual Obat Penggugur Kandungan di Facebook, 7 Orang Ditangkap

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tujuh tersangka sindikat pengedar obat-obatan penggugur kandungan yang diamankan Unit Reskrim Polres Mojokerto
Tujuh tersangka sindikat pengedar obat-obatan penggugur kandungan yang diamankan Unit Reskrim Polres Mojokerto

i

BACASAJA.ID - Selain menangkap pelaku aborsi, Polres Mojokerto juga meringkus tujuh pelaku sindikat penjualan obat penggugur kandungan. Ini terungkap setelah pelaku aborsi membeber obat aborsinya itu dibeli secara online.

Penangkapan pengedar obat penggugur kandungan itu dari hasil pemeriksaan kasus makam misterius di Dusun Sugihwaras, Desa Sampangagung, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto dengan tersangka Nungki Merinda Sari asal Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri.

"Tersangka NM melakukan aborsi dengan meminum obat-obatan yang berjenis dan bermerek Cytotec. Dia mendapat obat-obatan itu dari pembelian online," kata Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander, Senin (8/3/2021).

BACA JUGA:

Pelaku Aborsi yang Kubur Orok Bayi di Makam Mojokerto Ditangkap

Mantan Kapolres Pasuruan Kota ini menambahkan, dari keterangan tersangka NM, anggota Satreskrim Polres Mojokerto berhasil menangkap 7 pelaku lain. Para pelaku yakni Zulmi Auliya asal Kota Tangerang, Banten. Mochamad Ardian Rachman dan Rohman, keduanya warga asal Matraman, DKI Jakarta.

Tersangka lain yakni Suparno warga asal Kecamatan Klampis, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Lalu Supardi asal Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur; Ernawati asal Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur; dan Jong Fuk Liong asal Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Ketujuh tersangka ini sudah mengedarkan obat penggugur kandungan sebanyak 10 kali tak hanya di Jatim, tapi di wilayah Jawa Tengah dan Sumatera.

"Dari hasil ini memang sudah bersifat sindikat menjual belikan obat-obatan yang bersifat akan menggugurkan kandungan," beber Dony.

Dari hasil penangkapan, polisi menyita 2.292 butir obat-obatan yang ditemukan di beberapa lokasi tempat kejadian penangkapan dari beberapa pelaku. Ada juga mobil sebagai sarana para pelaku melarikan diri.

"Kami masih dalami tahapan proses penyidikan apa ini masuk tppu ya juga mungkin hanya sebagai sarana ini akan kami cek dalam proses penyidik. Obat-obatan impor adalah obat-obatan berasal dari Australia," pungkasnya.

Tersangka Zulmi menyebut, dirinya memperjualbelikan obat penggugur kandungan itu lewat media sosial Facebook karena banyak yang mencari. Zulmi mengaku hanya menjualnya saja, dia juga mengetahui cara pemakaiannya dengan seringnya membaca aetikel di media sosial dan Google.

"Saya memang tidak ada di bidang kesehatan, tetapi saya sering membaca artikel di media sosial seperti Google yang lain foto orang cara pemakaian obat tersebut membaca dari tutorial," jelasnya. (ads/L1)

Berita Terbaru

Rangkaian Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, Ini Makna Filosofi Tari Bedhaya Ketawang

Rangkaian Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, Ini Makna Filosofi Tari Bedhaya Ketawang

Sabtu, 05 Sep 2026 17:39 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:39 WIB

SURAKARTA — Karaton Surakarta Hadiningrat melaksanakan salah satu rangkaian penting menuju Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, yakni latihan p…

Karhutla Mengintai, Kapolres Mateng Minta Warga Tak Bakar Lahan

Karhutla Mengintai, Kapolres Mateng Minta Warga Tak Bakar Lahan

Sabtu, 05 Sep 2026 17:23 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:23 WIB

MAMUJU TENGAH – Menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kapolres Mamuju Tengah (Mateng) AKBP Ari P…

Antisipasi El Nino, Kapolres Mamasa Imbau Warga Waspada Karhutla

Antisipasi El Nino, Kapolres Mamasa Imbau Warga Waspada Karhutla

Sabtu, 05 Sep 2026 16:39 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 16:39 WIB

MAMASA – Menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kapolres Mamasa AKBP Ariantony Utama Bangalino, S…

Di SMAN 2 Mamuju, Polantas Hadir Melayani dan Tanamkan Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas Sejak Dini

Di SMAN 2 Mamuju, Polantas Hadir Melayani dan Tanamkan Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas Sejak Dini

Sabtu, 05 Sep 2026 13:25 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 13:25 WIB

POLDA SULBAR  - Komitmen Polantas Polda Sulbar hadir melayani masyarakat terus dilakukan. Kali ini, perhatian tertuju pada generasi pelajar di SMAN 2 Mamuju, …

Bidik Tersangka Baru dari DPR? Korupsi Kuota Haji, KPK Telaah Dugaan Permintaan Uang Panja Komisi VIII

Bidik Tersangka Baru dari DPR? Korupsi Kuota Haji, KPK Telaah Dugaan Permintaan Uang Panja Komisi VIII

Sabtu, 05 Sep 2026 11:47 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 11:47 WIB

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan seluruh fakta dalam persidangan dugaan korupsi kuota haji tambahan 2023-2024 akan ditelaah. Salah satu…

Kejaksaan Negeri Magetan Sita Uang Rp1,1 Miliar dari 3 Tersangka Kasus Pokir DPRD

Kejaksaan Negeri Magetan Sita Uang Rp1,1 Miliar dari 3 Tersangka Kasus Pokir DPRD

Sabtu, 05 Sep 2026 11:40 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 11:40 WIB

MAGETAN- Penyidikan dugaan korupsi anggaran Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Magetan tahun anggaran 2020-2024 memasuki tahap akhir. Kejaksaan Negeri (Kejari)…