Pedagang Pasar Pronojiwo Lumajang Mengeluhkan Retribusi tanpa Bukti

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Beni staf pasar Pronojiwo, dan Didik Wahyudi Mantri Pasar Pronojiwo.
Beni staf pasar Pronojiwo, dan Didik Wahyudi Mantri Pasar Pronojiwo.

i

BACASAJA.ID - Keluhan sejumlah pedagang di luar lokasi Pasar Pronojiwo yang mengungkap adanya penarikan retribusi tanpa diberi bukti pembayaran (karcis) oleh oknum petugas Dinas Perdagangan Kabupaten Lumajang, santer menjadi perbincangan warga.

Pasalnya para pedagang yang hanya menggelar dagangannya mulai tengah malam sampai pagi hari, menjelaskan bahwa lokasi tersebut bukan milik Dinas Pasar.

"Pedagang yang berjualan depan warung Mugojoyo dan sepanjang jalan itu sering diminta retribusi pajak, namun tidak diberi karcis, lagi pula seingat kami itu kawasan lingkungan bukan kawasan dinas pasar," ujar salah seorang pedagang yang enggan identitasnya dipublikasikan, Senin (8/3/2021).

Besaran retribusi yang dipungut oleh oknum petugas dinas pasar tersebut sebesar Rp 2 ribu sekali jualan.

Diakui pula tidak semuanya tidak diberi karcis, namun menurutnya aktifitas pasar saat dini hari sangat ramai dan pedagang kadang tidak memperdulikan diberi karcis atau tidak, karena kesibukannya melayani pembeli.

"Ya tidak semuanya, tapi kebanyakan tidak diberi karcis, karena dinihari pengawasan kurang, dan para pedagang sibuk mengurus dagangannya masing-masing, soalnya jam 6 pagi sudah harus bubar," tambahnya.

Lain retribusi pedagang pasar dini hari, kenaikan pajak bulanan tukang parkir informasinya juga diberlakukan, meski kesepakatan dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lumajang hanya Rp 200 ribu/bulan.

Namun kebijakan Dinas Pasar Pronojiwo menaikkan hingga 300% yang menurut informasi, pengelola parkir diwajibkan menyetorkan uang setiap hari sebesar Rp 20 ribu, sehingga jika dikalkulasi sebulan bisa mencapai Rp 600 ribuan.

Guna memastikan kebenaran informasi tersebut, Didik Wahyudi Mantri Pasar Pronojiwo membenarkan adanya kenaikan nominal terhadap pengelolaan parkir di Pasar Pronojiwo.

Lebih rinci, Didik menjelaskan, meski MoU dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lumajang tidak ada perubahan nominal tetap Rp 200 ribu per bulan, namun Ia menjelaskan untuk kenaikan tersebut menyiasati pembayaran tukang sampah, keamanan pasar, serta untuk pembayaran lain-lain.

"Ya untuk membayar tukang sampah, untuk beli kopi semisal ada tamu, uang kemanan pasar dan lain-lain," jelasnya.

Disinggung soal pembayaran keamanan pasar, Didik langsung melakukan klarifikasi bukan kemanan pasar tapi untuk beli kopi dan rokok jika kedapatan tamu.

Selain itu Didik Wahyudi juga tidak percaya soal keluhan warga pasar yang tidak diberi karcis retribusi.

Dirinya menegaskan bahwa itu tidak benar, karena dirinya sudah sering kali menekankan kepada bawahannya dilapangan untuk tidak bermain curang.

"Untuk teman-teman yang biasa menarik retribusi dilapangan selalu saya tekankan untuk memberikan karcis, karena sobekan karcis itulah yang nantinya masuk ke BPRD untuk PAD," terangnya.

Untuk memastikan, Didik juga menghadirkan Beni staf Dinas Pasar Pronojiwo yang ditugaskan untuk melakukan penarikan retribusi pedagang dini hari.

Dalam penjelasnnya, Beni juga tidak mengakui bahwa dirinya dalam menarik retibusi tidak memberikan bukti pembayaran.

"Selalu saya kasih karcis, namun terkadang para pedagang itu sendiri yang tidak mau diberi karcis, tapi tetap saja saya beri karcis," paparnya.

Sementara itu Abdul Aziz, Sekertaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lumajang, melalui sambungan telephone genggamnya, menjelaskan belum berani berkomentar banyak.

Pasalnya belum ada laporan yang masuk kepada dinas terkait, namun dirinya mengatakan bakal melakukan klarifikasi kepada yang bersangkutan.

"Coba nanti kita cek kelapangan dan klarifikasi kepada yang bersangkutan, karena informasi itu baru kami dengar," pungkasnya. (bas/)

Berita Terbaru

Jamin Perjalanan Aman dan Selamat, Satgas Operasi Patuh Marano 2026 Cek Menyeluruh Kendaraan dan Kesehatan Supir

Jamin Perjalanan Aman dan Selamat, Satgas Operasi Patuh Marano 2026 Cek Menyeluruh Kendaraan dan Kesehatan Supir

Sabtu, 31 Okt 2026 21:05 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 21:05 WIB

POLDA SULBAR - Memastikan setiap penumpang berangkat dengan aman dan pulang dengan selamat, Polda Sulbar bersama Dinas Perhubungan dan Jasa Raharja…

Deni Wicaksono Desak Keberpihakan Anggaran Riset Jatim, Perda Ditargetkan Rampung 2026

Deni Wicaksono Desak Keberpihakan Anggaran Riset Jatim, Perda Ditargetkan Rampung 2026

Sabtu, 31 Okt 2026 20:35 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 20:35 WIB

SURABAYA – Pengembangan riset dan inovasi di Jawa Timur dinilai belum mendapat perhatian maksimal dari pemerintah provinsi. Minimnya dukungan anggaran menjadi s…

Stay.vie Dinoyo Prime Hadirkan Konsep Pernikahan Praktis, Tiga Venue dan Paket Lengkap dalam Satu Lokasi

Stay.vie Dinoyo Prime Hadirkan Konsep Pernikahan Praktis, Tiga Venue dan Paket Lengkap dalam Satu Lokasi

Sabtu, 31 Okt 2026 15:33 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 15:33 WIB

SURABAYA, BacaSaja.id – Mempersiapkan pernikahan bukan perkara sederhana. Selain menentukan konsep acara, calon pengantin juga harus mengatur berbagai k…

Resmob Polda Sulbar Sisir Tiga TKP Curanmor di Mamuju, Penyelidikan Ditingkatkan

Resmob Polda Sulbar Sisir Tiga TKP Curanmor di Mamuju, Penyelidikan Ditingkatkan

Sabtu, 31 Okt 2026 15:10 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 15:10 WIB

MAMUJU – Tim Opsnal Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Barat bergerak melakukan penyelidikan kasus pencurian kendaraan bermotor (…

Subuh Keliling, Polda Sulbar Merawat Kedekatan dengan Rakyat

Subuh Keliling, Polda Sulbar Merawat Kedekatan dengan Rakyat

Sabtu, 31 Okt 2026 10:31 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 10:31 WIB

POLDA SULBAR - Kapolda Sulbar, Irjen Pol Totok Suharyanto, kembali melaksanakan kegiatan Subuh Keliling (Suling), didampingi para Pejabat Utama dan personel…

Polda Sulbar Perkuat Kepercayaan Publik, Penegakan Hukum dan Pelayanan Humanis Berjalan Beriringan

Polda Sulbar Perkuat Kepercayaan Publik, Penegakan Hukum dan Pelayanan Humanis Berjalan Beriringan

Sabtu, 31 Okt 2026 08:34 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 08:34 WIB

POLDA SULBAR– Kinerja Polda Sulawesi Barat beserta jajaran dalam sepekan terakhir menunjukkan upaya penguatan pelaksanaan tugas kepolisian melalui penegakan h…

Operasi Patuh Marano 2026, Ditlantas Polda Sulbar Terobos Pelosok Desa dengan Program Pelayanan SIM

Operasi Patuh Marano 2026, Ditlantas Polda Sulbar Terobos Pelosok Desa dengan Program Pelayanan SIM

Sabtu, 31 Okt 2026 08:26 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 08:26 WIB

POLDA SULBAR– Terobosan humanis dilakukan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Barat dalam gelaran Operasi Patuh Marano 2026. Demi menjangkau m…

KPK Tetapkan Dedi Congor sebagai Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

KPK Tetapkan Dedi Congor sebagai Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Jumat, 30 Okt 2026 20:57 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 20:57 WIB

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Ahmad Dedi alias Dedi Congor, pegawai DJBC, sebagai tersangka baru. Ia ditetapkan dalam pengembangan …

Roadshow Film Piye To Kih? Sampai di Nganjuk, Bersatunya Tawa dan Kesedihan

Roadshow Film Piye To Kih? Sampai di Nganjuk, Bersatunya Tawa dan Kesedihan

Jumat, 30 Okt 2026 19:00 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 19:00 WIB

Sutradara hingga para pemeran film Piye To Kih menyapa penonton di Nganjuk.…

Tertibkan 35 PKL Embong Blimbing, Pemkot Surabaya Siapkan Relokasi agar Pedagang Tetap Berjualan

Tertibkan 35 PKL Embong Blimbing, Pemkot Surabaya Siapkan Relokasi agar Pedagang Tetap Berjualan

Jumat, 30 Okt 2026 14:22 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 14:22 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menertibkan 35 bangunan pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Embong Blimbing, Kelurahan Embong Kaliasin, Kecamatan…