Pemula Jangan Takut Berinvestasi, Ini Tips dari Pakar Unair

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dr. Wisudanto, SE., MM, CFP, ASPM (Unair)
Dr. Wisudanto, SE., MM, CFP, ASPM (Unair)

i

BACASAJA.ID - Banyaknya instrumen investasi kerap membuat bingung bagi pemula. Mereka takut gagal dan merugi. Belum lagi investasi bodong yang kerap menyeruak di media massa. Nah, apa yang harus dilakukan bagi pemula?

Pakar dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Dr. Wisudanto, SE., MM, CFP, ASPM punya pandangan menarik. Menurutnya, mudahnya akses pada informasi dan maraknya edukasi mengenai perencanaan keuangan dan investasi membuat tidak sedikit pemuda yang tertarik mempraktikannya di dunia nyata.

Memperhatikan euphoria tersebut,  Wisudanto memberikan beberapa tips kepada pemula dan mahasiswa dalam memulai investasi.

Pilih Instrumen Investasi yang Sesuai

Terdapat berbagai macam bentuk dan produk investasi. Terdapat investasi di sektor real seperti tanah, rumah, dan apartemen. Atau investasi melalui per-bank-an dan pasar modal.

Investasi melalui perbankan bentuknya bisa berupa deposito. Sementara untuk pasar modal asetnya bisa berupa sekuritas.

“Apabila ingin investasi di pasar modal, maka perlu belajar lebih banyak terlebih terkait risikonya baik risiko dalam dimensi waktu, return, atau asset,” terang Wisudanto, pakar manajemen dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB) Unair) yang dikutip dari laman resmi Kominfo Jatim, Kamis (1/4/2021).

Namun apabila ingin berinvestasi di pasar modal, uang yang digunakan haruslah uang yang tidak akan digunakan dalam kurang dari satu tahun. Jangan menggunakan uang jangka pendek, seperti uang untuk membayar kuliah.

Investasi di pasar modal sifatnya tidak liquid. Tidak ada yang bisa menggaransi bahwa dengan membeli saham hari ini, harganya akan tetap di esok hari.

“Perlu diperhatikan bahwa jika berinvestasi di pasar modal sifatnya jangka panjang, lebih dari satu tahun bahkan bisa seumur hidup perusahaan karena dengan berinvestasi artinya kita memiliki sebagian dari perusahaan,” jelasnya.

Wisudanto juga tidak merekomendasikan praktik trading bagi seseorang yang menganut prinsip syariah. Hal tersebut karena trading mentransaksikan sesuatu tanpa dasar yang jelas dan sifatnya spekulasi.

Sementara transaksi harus memiliki dasar yang jelas baik dari sisi keilmuan ataupun kebutuhan.

Pahami Produk

Sebelum memutuskan untuk membeli instrument investasi, seseorang juga perlu memahami produk yang akan dibeli tersebut.

Sebagai contoh, apabila investasi di pasar modal, seseorang harus paham sebelum membeli sebagian saham dari suatu perusahaan atau emiten yang ada di pasar modal tersebut. Seperti mengetahui produk apa saja yang dijual oleh perusahaan tersebut, atau dari mana saja sumber pemasukan perusahaan, serta bagaimana proses bisnisnya.

Terlebih apabila ingin berinvestasi secara syariah di pasar modal. Selain mengetahui sumber pemasukan perusahaan juga perlu dicari tahu apakah perusahaan atau emiten tersebut terdaftar dalam Daftar Efek Syariah (DES) OJK.

Untuk menghindari investasi bodong, perlu banyak literasi. “Jangan terburu-buru investasi, perbanyak literasi, pahami asset dan produk, ikut seminar yang diselenggarakan oleh lembaga yang sesuai agar lebih jelas,” lanjutnya

Cek Keabsahan Lembaga

Kemudian, sangat penting melakukan cek keabsahan lembaga untuk berinvestasi. Pastikan lembaga tersebut memiliki izin oleh pihak yang berwenang sebagaimana diatur dalam undang-undang.

Sebagai contoh, apabila ingin membeli tanah maka sebaiknya pergi ke notaris agar dibantu dalam memastikan keabsahan kepemilikan tanah. Jika ingin investasi di pasar modal, maka serahkan pada ahli pasar modal seperti Bursa Efek Indonesia.

“Untuk cek keabsahan izin lembaga, pergi ke instansi yang berwenang untuk minta petunjuk sesuai aspek legal dari lembaga untuk investasi,” ucap Wisudanto.

Analisis Jangka Panjang

Sebelum berinvestasi di pasar modal, analisis dulu beberapa hal terkait emiten yang akan dibeli sahamnya. Terdapat banyak rasio yang harus dianalisis, diantaranya adalah return of investment (ROI) dan return of equity (ROE).

Sederhananya, ROE dan ROI adalah tingkat keuntungan yang bisa diperoleh dari satuan rupiah yang ditanamkan dalam perusahaan.

“Selain itu, yang paling penting ketika membeli saham perusahaan adalah mempertimbangkan future value,” jelasnya.

Future value adalah nilai atau potensi perusahaan di masa depan. Sebagai contoh, mungkin saat ini harga saham dari perusahaan yang memperdagangkan nikel masih murah, missal 2.800 per lembarnya.

Namun karena banyaknya kebutuhan pembuatan baterai seperti untuk laptop, ponsel, dan mobil listrik, beberapa tahun kemudian harga saham dari perusahaan yang memperdagangkan nikel menjadi 8.000 per lembarnya.

Perbanyak Belajar, Perbanyak Membaca

Wisudanto menegaskan bahwa hal yang paling berharga adalah waktu. Maka ketika masih muda investasikan waktu untuk masa depan yang lebih baik. Manfaatkan waktu dengan baik, dengan banyak membaca untuk bekal dimasa mendatang.

“Manfaatkan waktu yang sekarang dimiliki, usia tidak akan kembali lagi, banyak belajar, banyak membaca khususnya hukum-hukum Allah untuk kemaslahatan umat dimasa mendatang adalah investasi yang paling berharga,” pungkasnya. (*)

Berita Terbaru

Hari Primata Se Dunia 1 September

Hari Primata Se Dunia 1 September

Minggu, 06 Sep 2026 11:01 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 11:01 WIB

Oleh : Singky Soewadji Hari Primata Sedunia Menjadi Pengingat Akan Keanekaragaman Hayati Yang Ada di Indonesia.  Mari Kita Sama-sama Saling Menjaga Hutan & …

Patroli Blue Light Polantas Polda Sulbar: Bangun Kedekatan Akrab, Pastikan Malam yang Aman dan Penuh Kehangatan

Patroli Blue Light Polantas Polda Sulbar: Bangun Kedekatan Akrab, Pastikan Malam yang Aman dan Penuh Kehangatan

Minggu, 06 Sep 2026 08:44 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 08:44 WIB

POLDA SULBAR - Sorotan lampu biru kendaraan patroli Polantas Polda Sulbar kembali menyisir ruas jalan Kota Mamuju, Sabtu (5/9/26) malam. Dalam program rutin…

Rangkaian Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, Ini Makna Filosofi Tari Bedhaya Ketawang

Rangkaian Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, Ini Makna Filosofi Tari Bedhaya Ketawang

Sabtu, 05 Sep 2026 17:39 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:39 WIB

SURAKARTA — Karaton Surakarta Hadiningrat melaksanakan salah satu rangkaian penting menuju Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, yakni latihan p…

Karhutla Mengintai, Kapolres Mateng Minta Warga Tak Bakar Lahan

Karhutla Mengintai, Kapolres Mateng Minta Warga Tak Bakar Lahan

Sabtu, 05 Sep 2026 17:23 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:23 WIB

MAMUJU TENGAH – Menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kapolres Mamuju Tengah (Mateng) AKBP Ari P…

Antisipasi El Nino, Kapolres Mamasa Imbau Warga Waspada Karhutla

Antisipasi El Nino, Kapolres Mamasa Imbau Warga Waspada Karhutla

Sabtu, 05 Sep 2026 16:39 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 16:39 WIB

MAMASA – Menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kapolres Mamasa AKBP Ariantony Utama Bangalino, S…

Di SMAN 2 Mamuju, Polantas Hadir Melayani dan Tanamkan Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas Sejak Dini

Di SMAN 2 Mamuju, Polantas Hadir Melayani dan Tanamkan Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas Sejak Dini

Sabtu, 05 Sep 2026 13:25 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 13:25 WIB

POLDA SULBAR  - Komitmen Polantas Polda Sulbar hadir melayani masyarakat terus dilakukan. Kali ini, perhatian tertuju pada generasi pelajar di SMAN 2 Mamuju, …