100-an Anak di Gresik Menikah Usia Dini, MUI dan PA Lakukan ini

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua MUI Gresik, KH Mansoer Shodiq (kiri) bersama Ketua PA, Sugiri Permana di acara MoU konseling pernikahan, Kamis (8/4/2021).
Ketua MUI Gresik, KH Mansoer Shodiq (kiri) bersama Ketua PA, Sugiri Permana di acara MoU konseling pernikahan, Kamis (8/4/2021).

i

BACASAJA.ID - Prihatin dengan meningkatnya pernikahan usia dini di Kabupaten Gresik membuat Majelis Ulama Indonesia (MUI) melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Pengadilan Agama (PA).

Nota kesepahaman tentang pernikahan usia dini itu dimaksud untuk menekan angka pernikahan serta perceraian dini. Untuk itu, program konseling pernikahan ini sebagai upaya menyiapkan mental bagi pasangan sebelum menikah.

Ketua Pengadilan Agama Sugiri Permana mengatakan karena adanya perubahan UU perkawinan dari 16 tahun usia pernikahan bagi perempuan menjadi 19 tahun, jadi ada perubahan signifikan sekitar 300 persen pernikahan usia dini.

Tercatat, pada tahun 2020 lalu, ada sekitar 100 orang melangsungkan pernikahan usia dini padahal sebelumnya tidak sampai 50 orang.

"Proses konseling ini dalam upaya pencegahan adanya pernikahan dini. Tahun 2020 lalu ada sekitar 100 orang yang belum cukup umur melangsungkan pernikahan. Padahal sebelumnya tidak sampai 50 orang," ujar Sugiri dikutip Jumat (9/4/2021).

 Ia melanjutkan nanti sidang perkara diska itu akan dilakukan pada hari Kamis dan Jumat di Pengadilan Agama. Teknisnya bagi pasangan yang akan melakukan pernikahan dini dilakukan konseling, apakah itu sebelum persidangan atau setelah persidangan berlangsung.

"Harapannya setelah mendapatkan konseling, mereka mungkin akan berpikir ulang, apakah benar akan melanjutkan pernikahan atau menunda sampai usia yang sudah ditentukan undang-undang," ungkap Sugiri.

Kemudian, Sugiri menambahkan konseling ini bersifat sukarela, tapi semua pendaftar persidangan dispensasi kawin yakin mereka mengikuti ini karena Gresik itu kota santri, juga konselornya banyak dari Bu Nyai.

"Konseling ini sukarela dan tidak wajib. Kita yakin mereka akan mengikuti program ini, karena Gresik kota santri dan konselornya banyak dari Bu nyai," ucapnya.

Untuk itu, pihaknya bersama MUI melakukan MoU ini lebih didorong karena prihatin banyaknya pernikahan usia dini. "Pihak alim ulama disini memiliki rasa prihatin, bagaimana ingin melibatkan diri supaya masyarakat jauh lebih paham bahwa pernikahan usia matang itu lebih baik dan bagus dari pernikahan usia dini. Untuk di wilayah Jawa timur konseling ini menjadi yang pertama," ujar Sugiri.

Di tempat yang sama Ketua MUI Gresik KH Mansoer Shodiq menyambut baik MoU dari program konseling bagi pasangan usia dini yang hendak menikah. Hal ini sangat baik untuk membimbing dan menjaga umat. Juga sangat penting agar setelah menikah memiliki komitmen dalam membangun rumah tangga.

"Ini sangat penting pemahaman bagi mereka yang ingin menikah usia dini (usia yang masih dibawah 16 atau 19 tahun). Di mana banyak problem saat menikah usia dini, mulai dari mental, ekonomi juga akidah agama," ujarnya. (TBK)

Berita Terbaru

Kampung Pancasila Antar Surabaya jadi Kota Terbaik Nasional dalam PPD 2026

Kampung Pancasila Antar Surabaya jadi Kota Terbaik Nasional dalam PPD 2026

Jumat, 02 Okt 2026 07:56 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:56 WIB

SURABAYA- Kota Surabaya kembali meraih penghargaan bergengsi di tingkat nasional. Kali ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meraih Penghargaan Pembangunan…

Aksi 5 Bandit Residivis Ganjal ATM, Dicokok Subdit Jatanras Polda Jatim

Aksi 5 Bandit Residivis Ganjal ATM, Dicokok Subdit Jatanras Polda Jatim

Jumat, 02 Okt 2026 07:44 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:44 WIB

SURABAYA — Para pelaku pengganjal kartu Anjungan Tunai Mandiri ( ATM) di daerah rest area harus menyesali perbuatannya. Pasalnya, aksi mereka berhenti karena d…

Pemkot Surabaya Tertibkan Aktivitas Pengelolaan Sampah Ilegal di 7 Tanah Aset

Pemkot Surabaya Tertibkan Aktivitas Pengelolaan Sampah Ilegal di 7 Tanah Aset

Jumat, 02 Okt 2026 07:31 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:31 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menertibkan aktivitas pengelolaan sampah ilegal di kawasan Keputih, Kecamatan Sukolilo, Kamis (1/10/2026).…

Resmi Dilantik, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Siap Eksekusi 7 Program Prioritas 2026-2029

Resmi Dilantik, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Siap Eksekusi 7 Program Prioritas 2026-2029

Jumat, 02 Okt 2026 05:36 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 05:36 WIB

JAKARTA – Presiden telah resmi melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) yang baru. Mengawali m…

Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan kepada Jenderal Polisi Listyo dan Komjen Polisi Dedi

Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan kepada Jenderal Polisi Listyo dan Komjen Polisi Dedi

Kamis, 01 Okt 2026 20:16 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 20:16 WIB

JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Adipurna kepada Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Bintang…

Kapolri Suyudi Prioritaskan Pelayanan Publik, Penegakan Hukum yang Adil, dan Kedekatan dengan Masyarakat

Kapolri Suyudi Prioritaskan Pelayanan Publik, Penegakan Hukum yang Adil, dan Kedekatan dengan Masyarakat

Kamis, 01 Okt 2026 20:13 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 20:13 WIB

JAKARTA- Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menegaskan komitmennya untuk memperkuat pelayanan publik,…