Pelaku Pembunuhan Mayat JLS Terungkap, Rupanya Berawal dari Judi

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto mendengar keterangan SW saat memperagakan pembunuhan yang dilakukan.
Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto mendengar keterangan SW saat memperagakan pembunuhan yang dilakukan.

i

BACASAJA.ID- Satreskrim Polres Tulungagung berhasil mengungkap tersangka pembunuhan Said Lupriadi, mayat yang ditemukan membusuk di JLS Desa Keboireng Kecamatan Besuki pada Selasa (27/4/21) lalu.

Tersangka itu adalah kawan sekaligus tetangga korban, Sugeng Widodo (SW) warga Desa Dusun Kulonkali RT. 55/RW. 15 Desa Sumbermanjing Kulon Kecamatan Pagak, Malang.

Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto dalam rilis resminya di Mapolres Tulungagung, mengatakan awalnya korban dan SW pergi ke wilayah Prigi, Trenggalek untuk berjudi klethek pada Jum’at (23/4/21).

Dalam judi tersebut, korban mengalami kerugian sebesar 1 juta rupiah. Dalam perjalanan pulang pada Sabtu sekitar pukul 2 dinihari, korban ngomel-ngomel lantaran kalah judi. SW yang dibonceng juga menjadi sasaran omelan korban.

“Karena tersinggung dikatai kasar, tersangka membunuh korban,” kata Kapolres.

Selepas dikatai kasar oleh korban, SW selanjutnya meminta pada korban untuk berhenti sebentar di JLS dengan alasan hendak kencing. Saat berhenti itulah, SW memukul leher korban sebanyak 3 kali. Tak siap dengan serangan SW, korban jatuh tersungkur.

Korban lalu hendak melawan, namun keburu dihantam batu seberat 20 kilo oleh SW, mengenai kepala kanan korban. Tak puas, SW kembali menghantam korban dengan batu di bagian dada.

“Korban alami luka di bagian leher dan dada. Dalam autopsi, beberapa tulang rusuk korban patah," terang Kapolres.

Sementara itu AW dihadapan petugas mengakui semua perbuatannya. Pria bertato berusia 31 tahun itu memperagakan pembunuhan terhadap korban.

“Saya pukul pakai batu,” kata SW.

Batu seberat 20 kilo itu diperolehnya saat memukul korban. Saat itu dirinya tersandung batu besar itu dan digunakan untuk memukul kepala korban. Selepas memastikan korban tewas, SW lalu menyeret tubuh korban ke semak-semak, berharap jejaknya tertutupi.

Uang sebesar 1,1 juta rupiah, HP dan sepeda motor korban lalu dibawa kabur. HP dijual di wilayah Malang sedang motor dibawa pulang, dicat dan diganti nomor polisinya.

Dalam rilis ini terungkap jika SW merupakan residivis kasus pencurian. SW pernah dipenjara di wilayah Jawa Tengah lantaran kedapatan mencuri tabung gas. Lalu juga pernah dipenjara di Malang karena mencuri HP.

Akibat perbuatannya, SW diancam dengan pasal 339 sub 338 KUH Pidana, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. (Noyo/JP).

Berita Terbaru

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

JAKARTA – Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, menyerahkan diri ke Gedung Merah Putih KPK, Rabu, 3 Juni 2026. Diketahui, KPK m…

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

JAKARTA- Kejaksaan Agung menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, Rabu, 3 Juni 2026. Selain Dadan, dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony…

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

SURABAYA- Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) anak di bawah umur kembali mencuat. Praktik ini diduga melibatkan seorang pria bernama FR alias FRA,…

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

SURABAYA- Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat dua orang…

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

SURABAYA – Pelayanan publik yang berkualitas tidak selalu diukur dari seberapa cepat sebuah persoalan terselesaikan. Bagi masyarakat, perhatian dan komunikasi y…

Ir Sudarmadji : Lelang Calon Pengelolah Bandug Zoo Tidak Bermanfaat

Ir Sudarmadji : Lelang Calon Pengelolah Bandug Zoo Tidak Bermanfaat

Rabu, 03 Jun 2026 15:19 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 15:19 WIB

BANDUNG- Pembentukan Tim Pengelolah Sementara (TPS) Bandung Zoo yang digaungkan APECSI harus segera direalisasikan oleh Kementerian Kehutanan, bukan justru…