Pengusaha RHU Surabaya Keluhkan Penyediaan Rapid Test

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi
Ilustrasi

i

BACASAJA.ID - Para pengusaha Rekreasi Hiburan Umum (RHU) mengaku senang dengan kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya yang telah memberikan lampu hijau untuk kembali membuka RHU.

Dari hasil asesmen yang telah dilakukan oleh Pemkot Surabaya, sebanyak 61 RHU dinyatakan lolos dan dipersilahkan untuk kembali buka, asalkan mereka juga harus menyediakan alat rapid test kepada pengunjung.

Ketua Himpunan Pengusaha Rekreasi dan Hiburan Umum (Hiperhu) Kota Surabaya, George Handiwiyanto mengaku, bila anggotanya telah juga sudah menyiapkan alat tersebut.

"Ada juga tempat hiburan sudah membeli GeNose seharga ratusan juta yang nantinya pengunjung bisa menggunakan layanan itu dan tentunya biaya akan dibebankan kepada pengunjung," kata George saat dihubungi, Selasa (18/5/2021).

"Tapi yang lain juga ada yang tidak membeli, karena memang alat juga mahal jadi tergantung tempat hiburan mau menyediakan layanan bebas Covid-19 seperti apa. Lalu penyaring udara juga sudah ada yang membeli dan memang harganya juga mahal," sambungnya.

Namun, George juga mengaku bila anggotanya juga ada yang tidak lolos asesmen dan tengah melakukan pembenahan agar bisa lolos.

"Jadi kemarin sudah ada anggota saya yang sudah di assesmen dan ada sebagian yang persyaratannya kurang, tapi sekarang persayaratan yang kurang sudah dipenuhi dan sudah ada yang buka.Lalu yang lain sedang persiapan buka (yang sudah mendapat assesmen, red)," ungkapnya.

Sementara itu, Direktur PT. Imperium Happy Puppy Santoso Setyadji mengaku, bila RHU miliknya tidak lolos karena tidak memiliki alat penyaring udara atau air purifier.

“Nah ini susah kita nyarinya. Jadi masih nunggu. Mungkin dua minggu lagi baru datang alatanya,” ujar Santoso saat dihubungi.

Rencananya, Santoso akan membuka RHU miliknya pada pertengahan bulan ini. Tetapi ia kesulitan untuk memenuhi persyaratan asesmen dari Pemkot Surabaya.

Meski demikian, ia akan mengikuti peraturan yang berlaku dan tidak mau tempat usahanya bermasalah karena melanggar prokes.

Disisi lain, ia juga mengeluhkan permintaan Satgas Covid-19 Pemkot Surabaya yang meminta menyediakan alat rapid test. Ia mencontohkan, seperti alat GeNose yang jumlahnya juga terbatas.

“Biaya operasionalnya juga tinggi. Kami harus mendatangkan ahli juga. Tidak cocok ya untuk bisnis karaoke keluarga,” ungkapnya.

Menurutnya aturan prokes yang bisa dipakai, yaitu seperti di mall. Seperti cuci tangan, temperatur suhu maupun satgas mandiri.

Selain itu, semua pengunjung wajib mengisi identitas diri. Seperti nama maupun nomor telepon. Ini menjadi upaya pihak RHU untuk melakukan tracing apabila ada pengunjung yang terpapar covid-19.

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Covid-19 Irvan Widyanto mengatakan ada 147 RHU yang sudah di asesmen. Tetapi, hanya 86 RHU belum lolos asesmen.

Semua RHU yang lolos wajib menandatangani pakta integeritas. Bila tidak, pihaknya akan memberi sanksi tegas kepada pemilik RHU yang bandel.

Irvan mengatakan setiap pengunjung RHU wajib rapid tes antigen. Perubahan standard operational procedure (SOP) ini sesuai instruksi Wali Kota Surabaya. Menurutnya rapid tes tersebut bisa bekerja sama dengan klinik swasta. Serta biayanya dibebankan kepada pengunjung.

“Jadi tidak boleh main-main, karena ada standart khusus yang nantinya akan kami sampaikan lebih lanjut. Ini penting karena menyangkut kewaspadaan kita bersama dan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Surabaya,” tegasnya. (byta)

Berita Terbaru

Granat Kuno Ditemukan di Keraton Surakarta, Diduga Masih Aktif, Simak Kronologi dan Penanganannya

Granat Kuno Ditemukan di Keraton Surakarta, Diduga Masih Aktif, Simak Kronologi dan Penanganannya

Selasa, 20 Okt 2026 17:44 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 17:44 WIB

Sebuah granat kuno diduga aktif ditemukan saat pembersihan Panti Pidana Karaton Surakarta Hadiningrat. LDA langsung berkoordinasi dengan Tim Jihandak Polri.…

Kunjungan ke Kantor DPRD, Kapolda Sulbar Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Sebagai Sarana Penyampaian Pendapat

Kunjungan ke Kantor DPRD, Kapolda Sulbar Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Sebagai Sarana Penyampaian Pendapat

Selasa, 20 Okt 2026 17:41 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 17:41 WIB

POLDA SULBAR - Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendengarkan suara rakyat, Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol Totok Suharyanto…

Kawal Agenda Presiden dan Prioritas Kapolri, Polda Sulbar–Korem 142/Tatag Perkuat Sinergi untuk Masyarakat

Kawal Agenda Presiden dan Prioritas Kapolri, Polda Sulbar–Korem 142/Tatag Perkuat Sinergi untuk Masyarakat

Selasa, 20 Okt 2026 15:40 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 15:40 WIB

MAMUJU — Polda Sulawesi Barat dan Korem 142/Tatag memperkuat sinergi untuk menjaga keamanan daerah, mendukung agenda pembangunan Presiden, serta menghadirkan m…

Selaraskan Program Prioritas Kapolri, Kapolda Sulbar Perkuat Sinergi dengan Pemprov untuk Hadirkan Pelayanan yang Dirasa

Selaraskan Program Prioritas Kapolri, Kapolda Sulbar Perkuat Sinergi dengan Pemprov untuk Hadirkan Pelayanan yang Dirasa

Selasa, 20 Okt 2026 15:36 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 15:36 WIB

MAMUJU — Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol Totok Suharyanto memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk menyelaraskan pelaksanaan Program …

Semarak HUT Humas Polri ke-75, Bid Humas Polda Sulbar Salurkan Bantuan ke Rumah Tahfiz Qur’an Manakarra

Semarak HUT Humas Polri ke-75, Bid Humas Polda Sulbar Salurkan Bantuan ke Rumah Tahfiz Qur’an Manakarra

Selasa, 20 Okt 2026 13:05 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 13:05 WIB

POLDA SULBAR- Semarak peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 Humas Polri diwujudkan dalam aksi sosial yang tulus dan sederhana namun penuh makna yang digelar oleh…

Gandeng Pendamping PKH, Dinsos PPPA Kota Probolinggo Cegah Kekerasan dan Bullying Anak dalam Keluarga 

Gandeng Pendamping PKH, Dinsos PPPA Kota Probolinggo Cegah Kekerasan dan Bullying Anak dalam Keluarga 

Selasa, 20 Okt 2026 11:24 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 11:24 WIB

PROBOLINGGO — Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kota Probolinggo memperkuat edukasi keluarga untuk mencegah kekerasan t…