Kasus Narkoba Meningkat di Tulungagung, Polisi Sulit Tangkap Bandarnya

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kasat Reskoba Polres Tulungagung AKP Andri Setya Putra.
Kasat Reskoba Polres Tulungagung AKP Andri Setya Putra.

i

BACASAJA.ID - Kasus penyalahgunaan narkoba di Tulungagung alami peningkatan hingga 40 persen, dibanding kurun waktu yang sama pada tahun 2020 lalu.

Terhitung sejak Januari hingga Mei, sudah ada 46 kasus dengan 47 tersangka. Peredaran narkoba didominasi dengan jenis sabu, sebanyak 80 persen.

Menurut Kasat Reskoba Polres Tulungagung AKP Andri Setya Putra, peredaran sabu bisanya dikontrol oleh bandar dari dalam lapas. Pihaknya kesulitan untuk mengungkap bandar sabu yang berada dalam lapas.

“Ini klasik, yang mengendalikan dari dalam lapas, seperti Lapas Porong, Madiun dan Blitar,” ungkap Kasat.

Sebenarnya pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak lapas untuk bisa menangkap pengendali peredaran narkoba di dalam lapas. Pengendalian narkoba dari dalam lapas menggunakan sarana telepon seluler.

“Saat kita razia disana (lapas), itu (HP) selalu tidak ada (ditemukan),” jelasnya.

Selain faktor diatas, sulitnya memberantas peredaran narkoba adalah jaringan yang dilakukan pengedar.

Dirinya mencontohkan, saat ada pengedar yang tertangkap, maka akan ada lagi orang yang direkrut oleh bandar untuk mengedarkan narkoba.

“Maka ini akibatkan lidiknya kita tidak terfokus,” jelasnya.

Khusus untuk Tulungagung, dari pemetaan yang dilakukan, peredaran narkoba terbagi atas 2 wilayah, yaitu wilayah barat dan timur.

Kedua wilayah ini sering bersaing untuk mendapat pasar untuk peredaran narkoba. Hal ini dimanfaatkan oleh Polisi untuk mendapatkan informasi dan tangkapan.

“Ini menjadi salah satu keuntungan kita,” tuturnya.

Pengguna tertinggi narkoba masih berada di 5 Kecamatan, Kecamatan Ngunut, Rejotangan, Kota, Boyolangu dan Sumbergempol. (Noyo/JP).

Berita Terbaru

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

SURABAYA– Persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 menjadi perhatian serius Komisi D DPRD Surabaya. Dalam rapat bersama Dinas Pendidikan (…

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

JAKARTA – Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, menyerahkan diri ke Gedung Merah Putih KPK, Rabu, 3 Juni 2026. Diketahui, KPK m…

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

JAKARTA- Kejaksaan Agung menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, Rabu, 3 Juni 2026. Selain Dadan, dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony…

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

SURABAYA- Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) anak di bawah umur kembali mencuat. Praktik ini diduga melibatkan seorang pria bernama FR alias FRA,…

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

SURABAYA- Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat dua orang…

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

SURABAYA – Pelayanan publik yang berkualitas tidak selalu diukur dari seberapa cepat sebuah persoalan terselesaikan. Bagi masyarakat, perhatian dan komunikasi y…