Kakek di Tulungagung Meninggal setelah Makan Umbi Gadung

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Umbi yang dimakan oleh korban.
Umbi yang dimakan oleh korban.

i

BACASAJA.ID - Nasib malang menimpa Bejo (78) warga Dusun Bago Desa Sidem Kecamatan Gondang. Betapa tidak, Bejo harus meregang nyawa setelah menikmati umbi yang dimasak oleh menantunya Karyati (49).

Kejadian ini berawal saat anak Bejo, Soyin (55) mencari umbi jenis gembolo. Lantaran kurang teliti, umbi itu bercampur dengan umbi gadung yang beracun.

Kapolsek Gondang, AKP Suwancono di lokasi kejadian menuturkan Bejo meninggal setelah memakan umbi gadung.

“Hasil olah TKP ditemukan umbi jenis Gembolo dan gadung yang letaknya bersebelahan,” jelas Kapolsek, Kamis (10/6/21).

Soyin mencari umbi gembolo sekitar pukul 11 siang. Setelah itu, umbi yang dikumpulkan dibawa pulang untuk dimasak oleh istrinya.

Selang satu jam, umbi yang dimasak dinikmati oleh Tejo, Karyati dan tetangganya bernama Supandi.

Selepas menikmati umbi yang telah dimasak, Tejo alami mual dan pusing yang berujung kematian.

Sedang Karyati dan Supandi alami mual dan pusing selang 15 menit memakan umbi tersebut.

“Yang meninggal pak Tejo, sedang Karyati dan Supandi masih bisa tertolong,” jelasnya.

Sepintas kedua umbi ini nampak mirip. Jika tak terbiasa, maka akan sulit membedakan kedua umbi tersebut.

Umbi gadung biasanya lebih kecil dengan rambut (akar) yang lebih banyak. Sedang gembolo berukuran lebih besar dengan rambut lebih sedikit.

Perbedaan lainya terletak pada pohon kedua umbi ini. Pohon gadung batangnya lebih besar dengan duri-duri kecil.

Sedang umbi gembolo batangnya lebih kecil, seukuran batang lidi dengan duri yang lebih besar. Biasanya kedua tanaman ini tumbuh berdampingan.

Dari pemeriksaan awal yang dilakukan antara Polisi dan Puskesmas Gondang, tidak ditemukan unsur kekerasan.

Sementara itu menurut Karyati, dirinya sudah sering memakan umbi gembolo. Hampir tiap tahun mencari gembolo di pekarangan milik adiknya, Purwanto. Namun dirinya mengakui gembolo kali ini rasanya agak aneh.

“Kan dibelah dua, yang atas itu agak manis, tapi yang bawah rasanya pahit,” jelas Karyati.

Selang 15 menit memakan umbi yang pahit itu, dirinya merasakan pusing dan mual. Untungnya umbi yang dimakan bisa dimuntahkan. Umbi ini belum sempat dibagikan ke anak dan cucunya.

Pihak keluarga menganggap ini sebagai musibah. Jenazah Bejo langsung dikebumikan. (Noyo/JP).

Berita Terbaru

Dua Tahun Prabowo, Politisi Gerindra Ini Dorong Birokrasi Surabaya Lebih Responsif dan Berintegritas

Dua Tahun Prabowo, Politisi Gerindra Ini Dorong Birokrasi Surabaya Lebih Responsif dan Berintegritas

Rabu, 21 Okt 2026 14:43 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:43 WIB

SURABAYA – Dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dinilai menjadi momentum untuk memperkuat kepastian hukum sekaligus mendorong reformasi birokrasi d…

Pastikan Kesiapan Sarana Dinas, Biro Logistik Polda Sulbar Supervisi ke Polres Majene

Pastikan Kesiapan Sarana Dinas, Biro Logistik Polda Sulbar Supervisi ke Polres Majene

Rabu, 21 Okt 2026 14:24 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:24 WIB

MAJENE – Memastikan pengelolaan perlengkapan dinas berjalan tertib, aman, dan sesuai ketentuan menjadi fokus Tim Bidang Logistik Tahun Anggaran 2026 dari Biro L…

Wakapolda Sulbar Pimpin Anev Penguatan Program Prioritas Kapolri

Wakapolda Sulbar Pimpin Anev Penguatan Program Prioritas Kapolri

Rabu, 21 Okt 2026 14:22 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:22 WIB

POLDA SULBAR- Wakapolda Sulbar, Brigjen Pol Hari Santoso, memimpin langsung rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) penguatan program prioritas Kapolri di Polda…

Kapolda Sulbar dan Pengadilan Tinggi Sulbar Komitmen Tingkatkan Penegakan Hukum

Kapolda Sulbar dan Pengadilan Tinggi Sulbar Komitmen Tingkatkan Penegakan Hukum

Rabu, 21 Okt 2026 14:20 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:20 WIB

POLDA SULBAR - Memperkuat fondasi penegakan hukum yang bermartabat di wilayah Sulawesi Barat, Kapolda Sulbar Irjen Pol Totok Suharyanto terus mempererat…

Angkat Isu Jaminan Fidusia, Dosen UIN Alauddin Makassar dan Anggota Polri Polda Sulbar Siapkan Buku Hukum Pidana

Angkat Isu Jaminan Fidusia, Dosen UIN Alauddin Makassar dan Anggota Polri Polda Sulbar Siapkan Buku Hukum Pidana

Rabu, 21 Okt 2026 10:04 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 10:04 WIB

MAMUJU— Semangat Polisi Peduli Pendidikan diwujudkan melalui kolaborasi di bidang akademik. Tri Suhendra Arbani, S.H., M.H., dosen Universitas Islam Negeri (…

Kabid Humas Polda Sulbar Imbau Masyarakat Waspada Modus Penipuan Online, Kenali Ciri-cirinya!

Kabid Humas Polda Sulbar Imbau Masyarakat Waspada Modus Penipuan Online, Kenali Ciri-cirinya!

Rabu, 21 Okt 2026 09:50 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 09:50 WIB

POLDA SULBAR– Merespons fenomena kejahatan siber dengan modus penipuan online yang mengintai siapa saja di dunia digital. Polda Sulbar menerbitkan panduan e…