Banjir Rendam Akses Ke Wisata Gemah

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Banjir di sekitar SPBU Ngentrong yang menjadi akses ke sejumlah tempat wisata di selatan Tulungagung
Banjir di sekitar SPBU Ngentrong yang menjadi akses ke sejumlah tempat wisata di selatan Tulungagung

i

BACASAJA.ID- Air masih menggenang di jalan raya Ngentrong, tepatnya di depan SPBU Ngentrong, Desa Ngenteong Kecamatan Campurdarat, Jum’at (25/6/21).

Genangan ini disebabkan oleh hujan yang turun deras pada Kamis (24/6/21) sore kemarin. Akibatnya, akses menuju sejumlah tempat wisata di selatan Tulungagung harus dialihkan.

Polisi harus berjaga disekitar SPBU, mencoba mengatur dan mengalihkan arus lalu lintas. Peringatan juga dipasang di kedua ujung jalan yang tergenang banjir.

Sebab banyak kendaraan kecil dan motor yang nekat menerjang banjir dan beberapa diantaranya mogok di tengah genangan.

“Kami alihkan melingkar ke jalan perkampungan supaya tidak ada yang mogok,” terang Kapolsek Campurdarat, Iptu Triyanto, saat di lokasi banjir.

Kendaraan besar seperti truk juga sempat dilarang lewat oleh warga lantaran menimbulkan ombak yang masuk ke rumah warga.

Salah satu warga, Juwit (49) mengatakan hujan yang terjadi Kamis sore menjadi penyebab banjir ini. Air mulai menggenang sekitar pukul 20.00. Genangan ini berasal dari air di pegunungan yang mengalir deras sambil membawa lumpur.

“Masalahnya memang hutannya gundul, air dari pegunungan sangat deras,” ujarnya.

Kondisi ini diperparah dengan jebolnya tanggul sungai, sehingga air langsung masuk ke permukiman. Selain itu, sungai desa mengalami pendangkalan, sehingga tak mampu luapan air.

“Solusinya memang sungainya harus dikeruk, karena pendangkalannya sudah parah,” sambung Juwit.

Wilayah terparah yang terdampak banjir ini adalah dusun Tegir. Di dusun ini air dan lumpur meluap hingga masuk ke permukiman warga. Warga harus membersihkan lumpur yang tertinggal di dalam rumah, setelah air surut.

“Warga sebenarnya sudah membuat tanggul di depan rumahnya. Tapi air meluber terlalu banyak hingga masuk rumah,” tutur salah satu warga Dusun Tegir, Ali Bahrum (40).

Ali melanjutkan, banjir di dusunnya sudah beberapa kali terjadi, setidaknya 3 tahun terakhir ini. Apalagi jika wilayah pegunungan hujan, maka dapat dipastikan air bakal menggenangi rumah warga.

Ali berharap ada upaya pengerukan sungai, agar banjir tidak lagi terjadi di permukiman warga. “Kalau tidak dikeruk sungainya, banjir akan terus terjadi,” tanda Ali (Noyo/JP).

Berita Terbaru

Lapor ke Cak Eri Bongkar Dugaan Pungli SWK Kalijudan

Lapor ke Cak Eri Bongkar Dugaan Pungli SWK Kalijudan

Kamis, 23 Jul 2026 07:22 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 07:22 WIB

SURABAYA - Laporan masyarakat melalui hotline "Lapor Cak Eri" berhasil membongkar dugaan pungutan liar (pungli) terhadap calon pedagang di Sentra Wisata…

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

JOMBANG- Kecelakaan maut terjadi di depan pabrik sepatu PT Pei Hai, Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Selasa (22/7/2026) sekitar pukul 06.30…