Demi Kurangi Aktivitas Warga, Pemkab Tulungagung Matikan Lampu PJU saat Malam Hari

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas Dishub Tulungagung saat mengatur timer lampu PJU.
Petugas Dishub Tulungagung saat mengatur timer lampu PJU.

i

BACASAJA.ID - Pemkab Tulungagung bakal gelapkan sejumlah ruas jalan protokol. Penggelapan dilakukan dengan mematikan lampu penerangan jalan umum (PJU).

Langkah ini diambil mengikuti wilayah lainnya seperti Kediri dan Malang yang sudah mengambil langkah serupa.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung, Galih Nusantoro menjelaskan alasan dibalik langkah ini. Lampu PJU dimatikan untuk mengurangi mobilitas dan aktifitas warga di luar rumah.

“Mulai jam 20.00 PJU di Tulungagung akan dimatikan,” ujar Galih, Senin (5/7/21).

Lampu PJU dimatikan mulai pukul 20.00 hingga 22.00 dan tidak dimatikan hingga pagi. Tindakan ini mulai diterapkan pada hari ini, Senin (5/7/21) malam.

Tindakan ini sudah dikonsultasikan dengan Bupati Tulungagung. Dirinya berdalih dimatikan sementara untuk alasan keamanan.

Waktu 2 jam dirasa cukup untuk mengurangi mobilitas dan aktifitas warga saat PPKM darurat. Jam 20.00 merupakan waktu awal jam malam.

Galih menerangkan saat mematikan lampu PJU bakal ada petugas yang berpatroli menjaga keamanan masyarakat.

“Waktu itu menandakan masyarakat harus beristirahat berada di rumah, dan mengurangi aktifitas di luar rumah,” jelasnya.

Mematikan lampu PJU dilakukan tidak disemua ruas jalan. Ada beberapa jalan protokol yang bakal digelapkan, seperti jalan Diponegoro, Ahmad Yani, Kapten Kasihin, Antasari, Wahidin Sudiro Husodo, seputar alun-alun dan beberapa ruas jalan lainya.

Mulai siang ini pihaknya telah melakukan pengaturan timer lampu PJU. Lampu sudah di set otomatis untuk mati pada pukul 20.00, dan kembali menyala pada pukul 22.00.

Galih melanjutkan, menurut kajian yang dilakukan penularan covid-19 tak hanya terjadi karena pengabaian protokol kesehatan, namun juga interaksi dan mobilitas warga.

“Selain (abai) protokol kesehatan, ternyata mobilitas dan interaksi orang turut menyumbang lonjakan kasus covid 19,” pungkasnya.

Kebijakan ini bakal terus dievaluasi. Jika dirasa kurang efektif bisa saja durasi penggelapan ini diperpanjang hingga pukul 00.00 WIB. (Noyo/JP).

Berita Terbaru

Lapor ke Cak Eri Bongkar Dugaan Pungli SWK Kalijudan

Lapor ke Cak Eri Bongkar Dugaan Pungli SWK Kalijudan

Kamis, 23 Jul 2026 07:22 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 07:22 WIB

SURABAYA - Laporan masyarakat melalui hotline "Lapor Cak Eri" berhasil membongkar dugaan pungutan liar (pungli) terhadap calon pedagang di Sentra Wisata…

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

JOMBANG- Kecelakaan maut terjadi di depan pabrik sepatu PT Pei Hai, Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Selasa (22/7/2026) sekitar pukul 06.30…