Wanita Tewas Dengan Mulut Berbusa, Polisi Temukan Obat Keras

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
ilustrasi
ilustrasi

i

 

 

BACASAJA.ID- Seorang wanita, Puji Utami (71) warga Dusun Krajan, Desa Kaliwungu Kecamatan Ngunut ditemukan meninggal dalam posisi terlentang di kamarnya, Jum’at (9/7/21) pagi. Di sekitar korban ditemukan berbagai jenis obat-obatan, salah satunya obat keras.

 

Kasubag Humas Polres Tulungagung, Iptu Trisakti Saiful Hidayat menerangkan korban ditemukan dalam keadaan mulut berbusa.

 “Korban ditemukan pertama kali oleh adiknya, Mujiarti (62) yang hendak mengirimkan makanan,” katanya.

 Mengetahui korban sudah terlentang, Mujiarti lalu memanggil anaknya, Andi Mariki (40), yang selanjutnya mendatangi rumah korban bersama warga lainya.

 “Lalu kejadian ini oleh Andi dilaporkan ke pihak berwajib,” terangnya.

 Selama ini korban diketahui hidup sebatang kara. Untuk keperluan hidup sehari-hari, korban menggantungkan pada tetangga dan saudaranya.

 Menurut penuturan Mujiarti, kakaknya mempunyai riwayat sakit darah tinggi dan jantung. Korban tak bisa beraktivitas jauh.

 “Untuk jalan saja dibantu menggunakan tongkat,” jelasnya.

 Pihak berwajib lalu melakukan pemeriksaan pada jasad dan di rumah korban.

 Hasilnya ditemukan beberapa obat keras di meja milik korban. Kuat dugaan korban meninggal setelah menenggak obat sesak nafas.

 “Dari pemeriksaan Pihak Medis berkesimpulan bahwa korban mengalami gagal nafas sehingga pada saat diketemukan meninggal dunia pada bagian hidung korban mengeluarkan busa,” paparnya.

 Adapun obat yang ditemukan di rumah korban antara lain 2 (dua) Lembar neo Napacin, 3 (tiga) bungkus Bejo Herbal, 2 (dua) lembar Captopril, 1 (satu) lembar Amlodipine Besilate, 1 (satu) lembar Sulfadiacine, 1 (satu) lembar Interbat, 1 (satu) lembar CTM, dan 1 (satu) lembar Vecom-Zet.

 Selanjutnya jenazah Puji Utami dibawa ke RSUD Dr. Iskak Tulungagung untuk dilakukan pemeriksaan di kamar Jenazah.

 Keluarga korban menerima atas  meninggalnya Puji Utami dan membuat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi (Noyo/JP).

Berita Terbaru

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Event kali ini menargetkan peserta 4.500 orang.…

Mantan Dirut KBS Jadi Ditahah Kejati Jatim Usai Jadi Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Mantan Dirut KBS Jadi Ditahah Kejati Jatim Usai Jadi Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Rabu, 22 Jul 2026 08:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 08:54 WIB

SURABAYA- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menetapkan mantan Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PD TS KBS) Choirul Anwar…

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

SURABAYA- Pemkot Surabaya terus melanjutkan program normalisasi Ruang Sungai Kalianak yang kini memasuki tahap ketiga, Senin (20/7/2026). Program ini merupakan…

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

BATAM— Mobil pikap bernomor polisi BP 8640 DM yang melansir belasan jeriken BBM jenis Pertalite di SPBU 13.294.704 Kodim, Batam, tercatat atas nama PT Latitude …

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

JAKARTA- DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menjadi undang-undang dalam agenda Rapat…

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

JAKARTA– KPK mengisyaratkan peluang mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di Kementerian Kehutanan (…