Tak Segarang Saat Viral,Pengibar Bendera Putih Minta Maaf.

Redaksi


Tak Segarang Saat Viral,Pengibar Bendera Putih Minta Maaf.

Fahim (tengah) bersama warag ampel usai menurunkan bendera putih.

BACASAJA.ID - Setelah lantang memasang bendera putih sebagai simbol menyerah atas kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang mengatasnamakan masyarakat Ampel viral di media sosial.

Pria yang dalam video tersebut akhirnya memberikan klarifikasi. Bahkan klarifikasi tersebut juga disertai penurunan bendera putih di beberapa tiang jalan Sasak, kawasan Ampel, Surabaya.

Fahim At-Tamimi, nama pria itu, pada Sabtu (24/7) pagi mengunggah video berisi permohonan maaf. Dalam video itu, dia melakukan klarifikasi dan meminta maaf.

"Saya Fahim At-Tamimi memberikan klarifikasi atas video pemasangan bendera yang viral. Saya mohon maaf kepada para elemen masyarakat bilamana video tersebut membuat keresahan di tengah masyarakat,"ujar Fahim dalam video klarifikasi tersebut.

Selain itu, Fahim juga berikrar akan mendukung pemerintah dalam pelaksanaan kebijakan penanggulangan wabah Covid-19 di Indonesia.

"Saya juga mengapresiasi pemerintah terhadap penanganan penanggulangan Covid-19. Saya siap bekerjasama bersama elemen masyarakat untuk Indonesia lebih baik. NKRI Harga Mati," tegasnya.

Beberapa tokoh masyarakat sekitar juga memberikan tanggapan terkait video bendera putih di Jalan Sasak. Salah satunya adalah Umar, Ketua RW III kawasan Ampel.

"Pemasang bendera adalah bukan warga Ampel. Hingga saat ini kondisi wilayah Ampel kondusif," katanya.

Hal senada juga diungkapkan Abdullah, ketua komunitas Arab di Ampel, memastikan jika sampai saat ini kondisi Ampel masih konduaif dan taat aturan PPKM yang dikeluarkan oleh pemerintah.

"Sampai saat ini kondisi masyarakat Ampel sangat kondusif dan hidup rukun berdampingan sekalipun dalam pemberlakuan PPKM," ujarnya. (J1)