BACASAJA.ID - Aktris lawas Yurike Prastika terkenal sebagai pemain peran yang berani tampil buka-bukaan semasa mudanya. Bahkan, ketika masih berusia 18 tahun, dia sudah menyandang status bom seks setelah film Pembalasan Ratu Pantai Selatan (1989) ramai ditonton di pasaran.
Memang, dalam film Pembalasan Ratu Pantai Selatan itu, peran yang dilakoni Yurike Prastika terlampau vulgar. Lantaran aksi beraninya itu, karirnya meroket hingga dijuluki salah satu bomseks nusantara pada era 1990-an.
Ketika menghadiri program televisi Rumpi No Secret, Yurike membeberkan bagaimana perlakuan lingkungan, termasuk orang-orang terdekatnya, mengetahui dia menjadi bintang film panas.
"Memang tahun 1989 itu film gue rame. Judulnya Pembalasan Ratu Pantai Selatan. Dan emang di film itu adegan-adegannya berani. Karena itu dibilanglah bomseks, gitu deh," ungkap Yurike Prastika, Selasa (27/7/2021).
Lantas, Yurike Prastika membeberkan pula bagaimana lingkungan terdekatnya memperlakukan dirinya. Bahkan, dirinya pernah diminta untuk meminta maaf lewat media massa. Yang lebih ngeri, keluarnya sempat diteror surat kaleng dan diancam disiram air keras.
"Waktu itu keluarga gue diteror. Ada yang ngirim surat kaleng isinya kalau gue gak minta maaf di surat kabar, gue bakal disiram air keras. Beneran itu, aku digituin," beber Yurike.
Kendati begitu, ancaman demi ancaman tak lantas membuat tekad Yurike Prastika bermain film pudar. Dia tetap melanjutkan berperan dalam film-film yang menampilkan adegan dewasa.
Yurike sendiri mengakui, ketika itu dirinya berlaku cuek terhadap ancaman-ancaman lantaran usianya yang masih sangat muda. Dia mengaku tidak mempunyai pikiran buruk yang berpotensi terjadi padanya waktu itu.
"Gue waktu itu cuek aja. Umur 17 atau 18 gitu. Jadi, ya, bodo amat dengan yang begituan, gitu loh," sebut Yurike.
Meski begitu, tekad keras Yurike Prastike menjadi bintang film harus dibayar mahal dengan tidak ikhlasnya sang ibunda. Menurut Yurike, sang ibunda tidak mau menonton film apa pun yang diperankan oleh putrinya.
"Ibu nggak mau nonton film gue," tutur Yurike Prastika. (rg4)
Editor : Redaksi