Bupati Tulungagung Pantau Pelaksanaan SKD CPNS

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Tulungagung saat memantau pelaksanaan ujian SKD CPNS Tulungagung.
Bupati Tulungagung saat memantau pelaksanaan ujian SKD CPNS Tulungagung.

i

BACASAJA.ID - Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo memantau pelaksanaan ujian SKD (Seleksi Kemampuan Dasar) CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) tahun 2021 di Hotel Crown Victoria Hotel, Senin (20/9/21).

Jumlah peserta sekitar 2500 orang, yang bakal memperebutkan 171 formasi. Jumlah ini masih jauh dari kebutuhan ASN di Kabupaten Tulungagung.

Tiap tahun ada 250-300 ASN yang pensiun di Kabupaten Tulungagung.

"Kita tahu banyak yang pensiun, tapi belum ada formasi baru," jelas Maryoto.

Maryoto menyebut saat ini anggaran belanja untuk ASN di Tulungagung sudah mencapai 45 persen dari total APBD.

Dengan tes ini, Maryoto berharap dengan tenaga yang muda dan menguasai teknologi bisa mempercepat dan bekerja lebih efisien, sehingga jumlah ASN yang dibutuhkan lebih sedikit.

Dirinya juga berpesan agar peserta tes tak percaya dengan oknum-oknum yang bisa menjanjikan memuluskan diterima sebagai ASN.

"Enggak bisa, sistemnya adalah CAT, jawaban komputer langsung mengakses salah benar," katanya tegas.

Untuk mengikuti tes ini, peserta harus menyiapkan beberapa alat dan dokumen. Peserta diwajibkan memakai dobel masker dan face Shield. Lalu dokumen yang harus disiapkan adalah swab negatif antigen, sertifikat vaksin, keterangan sehat dari dokter dan aplikasi peduli lindungi.

"Tahun ini karena ada Covid-19 kita prokes, aula isinya 200," jelas Koordinator SKD Titik Lokasi Tulungagung, Yuli Witanta.

Peserta yang datang langsung di periksa suhu tubuhnya dan diwajibkan mencuci tangan.
Khusus untuk sertifikat vaksin jika yang bersangkutan mempunyai penyakit bawaan, sebagai penyintas Covid-19, atau di wilayahnya belum ada vaksinasi Covid-19.

"Itu harus dibuktikan dengan surat dari dokter," terangnya.

Untuk peserta yang suhunya diatas 37 derajat Celcius dan penyintas yang kurang dari 3 bulan, disediakan tempat khusus, lantaran masih berpotensi menularkan. Namun itu didasarkan ijin dari Satgas Penanganan Covid-19 setempat.

Yuli melanjutkan selain Tulungagung tes SKD juga dilakukan di 13 kabupaten/kota lainya.

Disinggung antisipasi kecurangan, Yuli menuturkan ada face detektor.
Sebelum masuk, semua peserta diperiksa menggunakan detektor logam.

Seluruh perhiasan seperti anting, kalung, cincin, gelang ataupun benda logam harus dilepas.
Kecurangan lain yang ada adalah menggunakan joki ujian.

"Alhamdulillah Tulungagung belum ada," jelasnya.

Untuk peserta yang sedang positif Covid-19, akan dijadwal ulang. Pelaksanaan SKD dilakukan hingga 5 hari kedepan. Dalam sehari ada 3 sesi yang diikuti oleh 200 peserta. (JP/t.ag/RG4)

Berita Terbaru

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

SURABAYA- Pemkot Surabaya terus melanjutkan program normalisasi Ruang Sungai Kalianak yang kini memasuki tahap ketiga, Senin (20/7/2026). Program ini merupakan…

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

BATAM— Mobil pikap bernomor polisi BP 8640 DM yang melansir belasan jeriken BBM jenis Pertalite di SPBU 13.294.704 Kodim, Batam, tercatat atas nama PT Latitude …

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

JAKARTA- DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menjadi undang-undang dalam agenda Rapat…

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

JAKARTA– KPK mengisyaratkan peluang mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di Kementerian Kehutanan (…

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Oleh: Lujeng Lutvia, S.Pd, Gr  Di tengah berbagai tantangan penyelenggaraan pendidikan inklusif di Indonesia, SMP Negeri 3 Probolinggo menunjukkan bahwa …

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

SURABAYA- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan bahwa penarikan iuran atau …