Dugaan Penipuan CPNS, Anak Nia Daniaty dan Suaminya bakal Diperiksa Polisi Besok

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Nia Daniaty dan anaknya, Olivia Nathania. (Instagram @niadaniatynew)
Nia Daniaty dan anaknya, Olivia Nathania. (Instagram @niadaniatynew)

i

BACASAJA.ID - Putri artis Nia Daniaty, Olivia Nathania dan suaminya Rafly N Tilaar, dijadwalkan diperiksa oleh penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya sehubungan dengan dugaan penipuan perekrutan CPNS pada Selasa (5/10) besok.

"Hari Selasa dipanggilnya," ungkap pengacara Olivia, Susanti Agustina saat dikonfirmasi, Senin (4/10).

Susanti mengungkapkan, pemeriksaan kliennya akan dimulai pada pukul 10.00 WIB. Hanya saja, dirinya tidak menyebutkan apakah bakal terdapat bukti tambahan yang akan diserahkan ke penyidik esok hari.

Dia hanya menjamin kedua kliennya itu siap memenuhi undangan pemeriksaan dari kepolisian tersebut.

Sebelumnya, Olivia Nathania dan suaminya, Rafly N Tilaar atau Raf dilaporkan terkait dugaan penipuan perekrutan PNS.

Laporan tersebut terdaftar dengan nomor LP/B/4728/IX/SPKT/Polda Metro Jaya. Pasal yang dijeratkan antara lain Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan atau Pasal 263 KUHP.

Pelapor dan beberapa saksi sudah diperiksa lebih dulu oleh polisi. Salah satu saksi korban mengungkapkan, dirinya mengaku pernah diundang untuk mengikuti agenda pelantikan PNS virtual (diduga rekayasa). Pada agenda tersebut itu, terdapat sebuah video Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, seolah tengah mengukuhkan peserta.

Menurut saksi tersebut, acara itu adalah tipu muslihat Olivia demi menipu korbannya. Seakan-akan, korban turut dilantik sebagai seorang PNS. Ia juga menilai bahwa Olivia bisa saja sengaja menyertakan video Anies untuk meyakinkan para korbannya.

"Bisa jadi (menjual namaAnies). Saya enggak tahu. Dia sudah cangih lah. Sudah merekap atau bagaimana," kata Fulan, Jumat (1/10) malam.

Terkait tudingan penipuan yang menerpa dirinya, Olivia menyangkal semua tuduhan tersebut. Dia mengatakan, yang dilakukannya cuma membuka tempat kursus atau les untuk menghadapi seleksi CPNS.

"Saya menyelenggarakan les untuk masuk CPNS. Les ya kita bicaranya. Bisa dicek nanti tempatnya ada" ujar Olivia.

Olivia mengaku bahwa dirinya mematok biaya sebesar Rp25 juta per orang. Namun, lanjutnya, biaya itu digunakan untuk membayar staf dan pengajar. (HIB/RG4)

Berita Terbaru

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

SURABAYA- Pemkot Surabaya terus melanjutkan program normalisasi Ruang Sungai Kalianak yang kini memasuki tahap ketiga, Senin (20/7/2026). Program ini merupakan…

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

BATAM— Mobil pikap bernomor polisi BP 8640 DM yang melansir belasan jeriken BBM jenis Pertalite di SPBU 13.294.704 Kodim, Batam, tercatat atas nama PT Latitude …

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

JAKARTA- DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menjadi undang-undang dalam agenda Rapat…

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

JAKARTA– KPK mengisyaratkan peluang mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di Kementerian Kehutanan (…

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Oleh: Lujeng Lutvia, S.Pd, Gr  Di tengah berbagai tantangan penyelenggaraan pendidikan inklusif di Indonesia, SMP Negeri 3 Probolinggo menunjukkan bahwa …

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

SURABAYA- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan bahwa penarikan iuran atau …