BACASAJA.ID - Dua video singkat tentang teror mistis beredar di aplikasi perpesanan WhatsApp. Dalam video berdurasi 1 menit 3 detik dan 1 menit 7 detik itu terlihat seorang pria berbaju kotak-kotak biru dan abu-abu duduk di teras sebuah rumah.
Lalu terdengar suara pria yang mirip suara Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Tulungagung- Trenggalek, Solikin.
Suara pria itu mengatakan pria berbaju kotak-kotak itu sebagai pelaku teror, dengan menyebarkan beras kuning di halaman rumahnya. Suara dalam video juga menyebut jika penyebar beras kuning itu merupakan suruhan seseorang berinisial BG.
Dalam video ini nampak ada warga dan Polisi. Pria itu juga menunjukan beras kuning yang disebar di halaman rumahnya.
Dalam video itu menyebut identitas pria berbaju kotak-kotak itu bernama Heru, warga Kelurahan Karangwaru Kecamatan Tulungagung Kota.
Lalu dalam video kedua terlihat Heru sedang menyapu halaman rumah berpagar merah yang disebar beras kuning.
Heru menyapu dengan disaksikan oleh warga dan Polisi. Berbekal video itu awak media mencoba mengklarifikasi kepada Solikin.
Solikin yang dihubungi via telepon langsung mengiyakan suaranya di video viral tersebut.
Solikin juga mengiyakan jika yang ada dalam video itu adalah rumahnya di sebuah perumahan di Desa Sobontoro Kecamatan Boyolangu.
Solikin mengatakan saat Heru menyebar beras kuning itu, dirinya sedang tak berada di rumah. Menurut Solikin, Heru diamankan oleh warga, dan dirinya dihubungi tetangganya.
"Masyarakat yang mengetahui, saya pas enggak ada dirumah," ujar Solikin, Jum'at (24/9/21) siang.
Solikin melanjutkan, kejadian itu terjadi pada Kamis (23/9/31) malam sekitar pukul 19.30.
Saat diinterogasi, Heru mengaku disuruh seseorang berinisial BG.
Heru dijanjikan oleh BG akan diberikan sebuah sepeda motor setelah melakukan tugasnya menyebar beras kuning.
"Enggak ngaku kalau dibayar, tapi ngakunya dijanjikan sepeda motor," kata Solikin.
Warga yang geram hendak main hakim sendiri, namun dicegah oleh Solikin.
Disinggung masalah antara dirinya dengan BG, Solikin mengaku tak punya masalah dengan BG. Selama ini dirinya tak pernah berhubungan dengan BG.
Tak mau ambil pusing dengan masalah ini, Solikin memilih menyelesaikannya dengan jalan kekeluargaan.
Sementara itu menurut warga sekitar, Latif sudah mengetahui Heru mondar-mandir di sekitar rumah Solikin.
Lalu Heru menyebar beras kuning di depan rumah Solikin. Aksi Heru terpergok tetangganya dan ojek online yang melintas.
"Pas nyebar ketahuan warga dan grab yang lewat," terang Latif. (JP/t.ag/RG4)
Editor : Redaksi